Thursday, July 18, 2019

[REVIEW] Dorama: Three Star Lunch


[Review Dorama Three Star Lunch] - Makan siang sekolah di Jepang adalah salah satu hal yang saya sukai dari sistem pendidikan disana. Karena itulah, saya memutuskan menonton dorama satu ini, soalnya tentang masak-masak di sekolah! Iya, penasaran nggak sih bagaimana proses mereka mengerjakan menu makan siang buat satu sekolah? πŸ€” 

Masak-masak biasa mungkin gak seru ya, tapi yang ini beda. Suer deh, saya sampai bikin review berarti saya beneran terkesan.  Ceritanya sama sekali nggak bikin bored. Sepanjang episode saya selalu diberi kejutan-kejutan kecil yang seru, dan saya nonton yang kedua kalinya di 2019 ini. (saya pertama kali nonton 2017 kalau nggak salah, pas masih Hot di Viu). 

Wow, saya jarang-jarang nonton sesuatu sampai dua kali! Haha. 

Terakhir saya nonton dorama dua kali adalah saat nonton dorama 5 to 9 yang saya review juga. 

Oke, cukup ya soal impresi saya. Langsung ke reviewnya!

Resensi dorama Three Star Lunch/Mitsuboshi No Kyushoku.




Resensi:


Mitsuko Hoshino (Yuki Amami) adalah seorang jenius memasak, passion dan egonya di dunia kuliner membuatnya sanggup melakukan apapun, mulai dari meninggalkan keluarganya hingga mengikuti tracking memasak yang keras di Perancis.

Berkat kerja keras dan bakatnya, dia pun lulus dan juga memenangkan banyak kontes memasak. di Jepang, dia bekerja di restoran Perancis terkenal “La Cuisine de La reine” in Ginza, Tokyo. 

Saking enaknya, tempat ini menjadi sangat ramai, bahkan  menerima penghargaan Three Stars Michellin.

Mitsuko Hoshino sebagai chef kepala pun menjadi sangat terkenal. Mitsuko merasa diatas angin. Meskipun jago masak, karakternya beneran ngeseliiin abis. Sudahlah alpha Female yang dominan, ditambah lagi dengan sifatnya yang songong dan super kepedean itu.

Episode pertama beneran kita akan diajak kesel berjamaah sama yang namanya Chef Mitsuko ini.

Suatu hari, Mitsuko kena batunya, Mitsuko bermasalah dengan pemilik restoran La Reine, Shogo Shinoda (Kotaro Koizumi). Buntut dari perselisihan tersebut adalah Mitsuko dipecat. Dan intrik dari orang-orang yang tidak menyukainya membuat gelar Mitsuko tercoreng hitam, Yap, sekarang Mitsuko terkenal dengan sebutan "Chef Keracunan" karena kasus kritikus masakan keracunan setelah memakan masakannya.


Akibat hal tersebut, Mitsuko menjadi sulit mencari pekerjaan baru. Padahal udah mulut besar dong tinggal memilih doang mau bekerja di restoran yang mana.

Disini saya gemes tapi kasian karena Mitsuko kena fitnah tapi tetap belagu. HAHAHA 


Akhirnya salah satu stasiun televisi mengundangnya untuk menjadi bintang di sebuah program TV yang membahas tentang makan siang sekolah. 

Dan, ini ternyata jua berkaitan dengan sesumbar Mitsuko yang mengatakan kalau penyebab makan siang banyak bersisa di sekolah adalah karena makanannya tidak enak.



BOOM! Bisa dibayangkan nggak gimana situasinya? Wah gila sih ini, seru banget! πŸ˜‚ πŸ˜‚ 

Di dapur sekolah yang jadi setting acara TV tadi, cuma ada satu orang yang bisa dibilang 'waras', yakni sang nutrisionis sekolah, Heisuke Araki (Kenichi Endo). Dan, pak Araki ini ternyata punya trauma dengan Perancis karena ternyata ditinggal bininya pergi belajar fashion kesana, sedangkan si Mitsuko ini kan track recordnya mirip sama si mantan istri. Jadi bibit-bibit ketidaksukaan sudah ada di awal.



Kru masak yang lainnya seperti Minoru Komatsu sang jago hotpot sumo, Masataka Hidaka si flamboyan, Shoichi Baba sang mantan bankir, Toshiko Inohara sang kalap belanja kehadirannya membuat sisi kocak drama ini semakin kental. πŸ˜†

Haruko Takayama, gadis muda karyawan dapur yang baru ini masih misterius. 

Siapa sebenarnya gadis ini? Kenapa dia memiliki tertarik namun sentimen dengan Mitsuko? 

Nah, nonton lah. Dikau kan terkedjoet. Diriku tak mau spoiler disini. #apeeeu



Kesimpulan 


Drama ini sangat bagus ditonton bersama keluarga disaat suntuk, semangat turun dan juga tidak nafsu makan karena bisa jadi hack untuk ketiga hal tersebut.

Banyak komedi segar, banyak kata nasehat, dan juga berlimpah menu masakan Perancis yang namanya kutaktau tapi kelihatannya lezat. πŸ˜‹

Dari 
Friday, July 12, 2019

5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Buku Baru

[5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Buku Baru]

[5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Buku Baru] 

Kemarin, pas balik ke rumah Mama di Rantau, saya menemukan beberapa koleksi buku saya saat masih SMK, ada setumpuk komik dan juga beberapa teenlit yang tersusun rapi di atas meja ruang keluarga. Rupanya, Mama membongkar beberapa kotak kardus penyimpanan saya untuk disortir.

Melihat buku-buku itu, saya seperti diajak untuk nostalgia kembali dengan hal-hal yang dulu saya lakukan tiap kali membeli buku baru. Yang mana sekarang kayanya udah jarang banget saya praktekin karena jarang beli buku (saya orangnya lebih sering membaca online). 😁 

Lho, emang tiap beli buku baru ngapain aja? Nah, ini yang saya lakukan:

1.| Mengupas plastik pembungkus dengan penuh rasa bahagia. πŸ˜†


Entah itu bungkus kado atau bungkus buku, saya selalu membuka pembungkusnya dengan hati-hati. 

Padahal plastik pembungkus buku itu warnanya bening ya, jadi isinya apa juga sudah kelihatan, tapi entah kenapa sensasinya menurut saya tetep kayak membuka hadiah. Bikin seneng. Hehe... Adakah yang sama seperti saya? *nyari temen 😢

Nah, mungkin karena alasan itu, saya bisa gusar kalau ada yang membuka kado dan buku saya pakai acara robek-robek.
*lirik paksu penuh arti 😏*

Kalau kertas pembungkus kado yang saya buka dengan hati-hati tadi kondisinya masih layak pakai, biasanya saya simpan lagi buat kapan-kapan bungkus kado. Hemat beb, dan ramah lingkungan juga kan? HEHEHE. 😝

Plastik pembungkus buku? Dulu saya simpen juga, tapi karena nggak tahu mau digunakan untuk apa, jadi saya buang deh.

2. | Memindahkan Label Harga yang ada di plastik pembungkus.


Nah, yang ini biasanya saya lakukan sehabis beli buku di Gramedia. Inget kan label harga yang biasanya nempel di plastik pembungkus itu?

Setelah melakukan hal pertama diatas, saya juga hobi banget ngletekin label harga buku.

Weit, jangan salah, sulit lho ini! Kalau nggak hati-hati label harganya bisa robek. Setiap sudut label memberikan celah yang rawan robek. Saya sering banget robek, makanya kalau berhasil puas deh 😬

Label harga yang berhasil 'diselamatkan' seringkali saya pindahkan ke cover buku supaya ingat harganya.

3. | Mencantumkan Tanggal dan Tempat Beli Buku


Nah, ini sempet bolong, apalagi untuk komik, saya nggak tulis selama beberapa tahun. Tapi belakangan kalau beli buku saya kembali menuliskan tempat dan tanggal beli. Suami pernah saya suruh menulis, eh, ternyata malah dia yang lebih rajin menulis πŸ˜‚

4. | Memberikan Nama atau Cap Stempel


Nama ini bisa nama alias, bisa nama asli. Intinya sih nama. Kalau punya perpustakaan pribadi dikasih stempel supaya lebih eksklusif seperti buku-buku koleksi kakak saya.

Kalau saya pribadi sih nama doang hahaha... Tapi someday bisa deh, niruin kakak saya pas punya perpustakaan sendiri. Aamiin! πŸ˜„

5. | Membungkus dengan Plastik Agar Cover Buku Tidak Kotor


Poin ini dulu pas masih SD dan MTs nyaris selalu saya lakukan, apalagi buku pelajaran yang saya sukai, biasanya selalu saya bungkus. Sebenarnya di awal-awal perihal membungkus ini dipaksa sama Mama, eh, lama-lama malah jadi kebiasaan.

Tapi nggak lama, setelah meneruskan SMK ke Banjarmasin, buku pelajaran saya rata-rata sudah duluan hardcover atau covernya kokoh duluan dari sononya (misal Farmakope, ISO, OOP, buku terbitan Erlangga) jadinya saya malah jarang ngasih bungkus plastik.

πŸ“š πŸ“š πŸ“š 


Nah, itu dia hal-hal yang biasanya saya lakukan setelah saya membeli buku. Mungkin 5 hal itu juga harus kamu lakukan setiap membeli buku baru, selain menjadi identitas kepemilikan dan merawat fisik buku. 5-10 tahun yang akan datang, atau saat kamu sudah 'kembali', buku-bukumu tetap punya memori siapa yang dahulu membawanya pulang dari toko buku.

Apakah kamu bisa melakukan 5 Hal sederhana ini?
Wednesday, July 10, 2019

Mengatur Waktu Antara Mengurus Diri, Bekerja dan Blogging


Setiap melihat jumlah postingan yang ada di blog, hati saya rasanya menjerit melihat angka (yang jika dibandingkan dengan blogger lain) bisa dibilang kecil itu. 

Terlebih setelah beberapa bulan belakangan saya kembali bekerja (alasannya? nanti tanya saya via japri ya 😜), jeritan itu rasanya makin kencang. Iya, soalnya tulisan makin dikit, apalagi yang berbau curhat begini, nyaris nggak ada lagi kalau dibandingkan sama awal-awal bikin blog ini. 😬

"Woy buk, kamu ngapain aja sik?? Kok blog sendiri nggak diupdate. Tiap hari bayaran jalan, lho!"

Hmm... Saya nggak tau kata-kata semacam itu self talk yang positif atau negatif. Karena kadang saya merasa bisa jadi positif dan kadang juga, saya merasa itu jadi negatif.

Eh, gimana sih maksudnya? πŸ€” 

Jadi, positifnya tuh kalau saya mikir begitu, saya jadi lebih rajin ngumpulin ide untuk ditulis. Saya jadi mikirin gimana 'ngasih makan' blog saya ini. ✨

Negatifnya, seperti yang saya mention tadi di awal, saya kan mulai bekerja lagi, meskipun cuma bantu-bantu tapi kalau dipaksakan ngerjain semua, tetep saya jadi keteteran sendiri. 

Dan dimana-mana, yang namanya keteteran itu nggak enak. Iya nggak?

Terus, nggak sengaja saya kemarin pas jalan-jalan di feed Instagram, ketemu dengan salah satu quote yang cukup menohok. Bunyinya kurang lebih begini :



"You Can Do Anything. But You Can't Do Everything" -  (Heidi Powell) 


Yang kalau saya terjemahin, sadar diri lah kapasitas diri gimana sanggupnya. HAHAHA

Baca ini tuh saya jadi mikir, iya sih, kenapa selama ini saya selalu bilang "ya/oke/inggih" kalau dimintai tolong ya, kalau ujug-ujug malah jadi nggak amanah?

Afterall, kenyataannya saya kan punya prioritas paling penting dalam hidup saya: DIRI SAYA SENDIRI dan KELUARGA.

Mengingat beberapa bulan belakangan saya sampai berobat ke dokter spesialis karena sakit. Saya jadi seakan diberi teguran untuk menjaga kesehatan baik-baik.

Terus, senin depan anak saya sudah siap masuk PAUD juga dong. Jadi, sudah harus adaptasi lagi dengan jadwal menyekolahkan anak. 

Ya Allah, time flies so fast. Udah mau sekolah aja ya si Nuy. Makin tuwir aja ini maknyaaaa *oles antiaging* *tolong ini saya sebenarnya nulis apa*

Kembali ke laptop. 

Soal ngurusin blog, kembali ke ranah domestik, dan juga mengurus diri dan keluarga. Saya akhirnya membuat keputusan besar untuk cut off beberapa hal supaya bisa fokus di 3 hal ini. 

Satu, keluarga (dan tetek banget rumah tangga). 

Sekarang saya masih LDM sama suami, dan satu semester lagi Insya Allah segera bisa serumah lagi, tapi sekarang ya harus strong untuk mengurus anak dan rumah sendirian, yaaa sebenernya ada Mama  di rumah. Tapi saya nggak pengen nyusahin beliau. Kami nggak pernah hire asisten rumah tangga, jadi ya semua cucian, setrika, pel, masak, dan lain-lain dikerjakan sendiri. Dan kebalikan dari saya yang orangnya berantakan dan seadanya, mama tuh orangnya well organizing. Jadi nggak bisa dikerjain seadanya. HEHE 

Dua, pekerjaan. 

Jadi, dalam rangka membangun nuansa keuangan yang lebih dinamis dan juga bisa saving lebih banyak untuk bekal hidup yang akan datang (atau simply, BU πŸ˜‚) saya terjun lagi ke ranah domestik. No komen ya. 

Tiga, blogging. 

Ya, saya sepertinya akan lebih sering lagi menulis tentang cerita hidup saya yang sederhana disini. Menjadikan blog pribadi saya sebagai rumah, bukan sebagai ladang beternak saja. 

Ya, saya akan fokus di tiga hal itu saja. Doakan saya semoga semuanya berjalan dengan lancar ya! 


Monday, June 24, 2019

5 Destinasi Wisata Penuh Kenangan di Lombok



[Destinasi Wisata Penuh Kenangan di Lombok]Lombok , siapa sih yang belum tahu indahnya pulau satu ini? Pasir lembut dan air yang biru, ditambah lagi dengan hijaunya pemandangan dan kulinernya yang memanjakan. Menurut saya Lombok adalah salah satu daerah dengan pantai terindah di Indonesia.

Nggak, saya nggak lebay.

Memori saya tentang Lombok memang indah banget. Saat study tour kampus dulu, kebetulan saya pernah mampir di Gili Trawangan. Dan yah, beneran indahnya tuh bukan kaleng-kaleng kalau kata anak muda zaman sekarang. Sayang ya, karena namanya juga study tour, acara jalan-jalannya juga bukan ‘menu’ perjalanan utama. Rasanya waktu cepat banget berputar saat menikmati setiap jengkal keindahan pulau ini.

Oleh karena itu, kalau punya kesempatan buat balik lagi kesini, saya berjanji untuk memuaskan hasrat saya menjelajahi Lombok dengan lebih detail lagi. Siapa tau kan berangkat kali ini tuh bisa sekalian buat honeymoon di Lombok. Hahaha…. *ngarep*

Nah, untuk itenenary alias jadwal perjalanan, saya iseng-iseng bikin nih, siapa tahu nanti tiba-tiba dapat hadiah kesini atau dapat rezeki nomplok, saya bisa langsung me-recall ingatan saya tentang tempat-tempat cantik di Lombok yang ingin saya datangi.

Oke, Langsung saja, ke nomor pertama:

1. | Makan es krim gelato di pinggir Pantai!


Duh, ini benar-benar tidak terdustakan nikmatnya. Menikmati semilir angin pantai di bawah rindangnya pohon kelapa sampil menikmati es krim gelato favorit. Bukan cuma es krim yang bisa meleleh, tapi rasa penat dan lelah bekerja Insya Allah juga ikutan meleleh~

Pas study tour dulu saya bertemu dengan salah satu stand gelato yang super ramai, tapi saya parno makan es krim gelato karena ragu dengan status halalnya. Pas sudah menuju destinasi berikutnya, baru deh saya tahu kalau gelato yang tadi tuh halal. Kzl gak? Jadi pelajaran banget buat mencari informasi lengkap dan detail sebelum menerima atau menolak makanan.


2. | Snorkeling


Saya tau ini tuh keinginan yang belagu banget, soalnya skill berenang saya aja masih level apalah-apalah tapi pengen snorkeling. hahaha.

Tapi demi apa, Lombok tuh pemandangan bawah airnya super cakep. Ibarat hutan tuh masih rindang dan banyak satwa liarnya. Eksotis abis kalau saya lihat dari gambarnya, ya pastinya bikin mupeng maksimal buat melihat langsung dengan mata kepala sendiri. ^^


3. | Berkunjung ke Desa Sade & Sasak


Nah, kalau destinasi yang satu ini biasanya jadi salah satu tempat wajib untuk dikunjungi jika berkunjung ke pulau Lombok. 

Disini kita bisa melihat rumah tradisional suku tersebut yang dibangun menggunakan tiang kayu sebagai pilar, dinding berbahan bamboo, alang-alang kering sebagai atap. Pun, salah satu perkataan guide saya dulu yang mengatakan bahwa lantainya terbuat dari kotoran kerbau yang sudah dicampur dengan tanah. Bagian terakhir ini diinfokan sambil becanda, jadi saya kira dulu boongan. Entah ya boong apa nggak, yang jelas nggak bau.Dan enak karena bikin hawa jadi dingin. Hehe

Terlepas dari nuansa hidup mereka yang kental dengan tradisi, kain hasil tenunan suku ini sudah saya buktikan kualitasnya bagus. Saya membeli salah sehelai sarung berbahan serat nanas saat berkunjung tahun 2014 kesini, dan sarungnya masih bagus sampai hari ini. 5 tahun cuy!


4. | Pantai Senggigi


Ngomongin Lombok nggak afdhal rasaya kalau nggak masukin pantai sebagai destinasi terbaiknya. Pantai-pantai yang berada di kawasan Lombok memang menawan, diantara beberapa pantai yang saya singgahi, maka Pantai Senggigi meninggalkan kesan yang cukup kuat. Airnya itu persis seperti bayangan pertama kali saya waktu pertama kali membaca deskripsi ‘pantai’ saat masih kecil, biru bening dan bersih!

Saya mengkhayal suatu hari nanti bisa menikmati sunset sambil menyantap hidangan ayam taliwang khas NTB disini. Wadidaw, perfecto abis!

5. | Bersepeda Mengelilingi Gili Trawangan.


Gili atau pulau dalam bahasa Indonesia merupakan bagian dari pulau Lombok. Ada Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, dan Gili-gili lainnya. Tapi yang terkenal adalah Gili Trawangan, Di Gili ini tadi ada gelato dan juga… sewa sepeda!

Dengan harga yang menurut saya sangat terjangkau, kita bisa menggunakan sepeda untuk berkeliling di pulau cantik ini. Kalau dulu saya pertama kali njajal sesepedaan ini bersama dengan teman-teman, maka kali kedua saya pengen njajal bersama bapaknya anak-anak.


Okay, 5 itu cukup untuk saat ini. Next, pastinya bakalan nambah lagi.Tapi sudah cukup lah untuk destinasi main ke Lombok. Nggak bingung lagi mencari dimana tempat terbaik kalau mendadak pengen dolanan. Hehe.

Kamu punya rekomendasi nggak, kalau ke Lombok wajibnya pergi kemana?

Share dong!
Sunday, May 19, 2019

Belajar Asyik dan Teratur Melalui Aplikasi Ruang Guru

Belajar untuk saya pernah jadi hal yang sangat menyenangkan, dan pernah juga jadi hal yang sangat menyebalkan. Menyenangkan kalau saya bisa memahami konsepnya secara keseluruhan dan menyebalkan saat saya tidak bisa mengikuti tempo belajar yang cepat dari pengajar. 

Saya sadar kalau saya sepenuhnya tipe slow learner, alias lamban. Selain itu, saya juga tipe introvert sehingga kurang nyaman belajar dengan banyak orang, karena itulah saat saya menghadapi UN SMA dulu, saya lebih memilih privat mata pelajaran Matematika dengan tiga teman saya. Jadi les saya seakan ekslusif karena yang jadi murid cuma bertiga saja.

Padahal? Itu karena kami berempat sama-sama introvert. Ya, betul, guru les saya waktu itu juga introvert. :D

Dulu saya pernah berpikir, alangkah nyamannya kalau di dunia ini bisa ada tutor online. Tutor yang bisa saya jadikan tempat bertanya kapan saja tidak harus menunggu hari tertentu dan durasinya belajarnya bisa mengikuti kemauan saya. (saya waktu itu les jam 8:30 sampai jam 10 malam).

Tapi kalaupun ada, sudah pasti mahal sekali. Iya nggak?


Ruangguru Sebagai Solusi Belajar Masa Kini


Nah, khayalan saya tentang tutor online itu ternyata sekarang sudah hadir. Dan harganya juga lebih besahabat daripada perkiraan saya dulu. Nama tutor online itu (atau lebih tepatnya bimbingan belajar online) adalah Ruangguru.

Ruangguru pastinya bukanlah sebuah hal yang baru kalau kamu berasal dari generasi millennial, apalagi kalau kamu fansnya Iqbaal Ramadhan atau Gitasav, yang merupakan ambassador dari Ruang guru.



Kalau kamu masih belum familiar RuangGuru, sini saya ajak berkenalan dulu deh!


Tentang Ruang Guru


Ruang guru adalah startup Indonesia berbasis edukasi yang didirikan sejak tahun 2014 oleh Belva Devara dan Iman Usman, yang keduanya berhasil masuk dalam jajaran pengusaha sukses dibawah 30 tahun melalui Forbes 30 under 30 untuk teknologi konsumen di Asia.

Ruangguru ini telah berkembang pesat dan menjadi perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki lebih dari 6 juta pengguna serta telah mengelola lebih dari 150.000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran. 

Jadi, nggak perlu atau khawatir ya, Insya Allah trusted.

Cara Belajar di Ruangguru 


Untuk bisa belajar di Ruangguru juga menurut saya gampang banget. Kalian cukup masuk ke website Ruangbelajar for dekstop pada gawai atau komputer kalian.

Apa? Komputer?



Yup, RuangGuru ini nggak cuma bisa diakses melalui gadget tapi juga melalui PC atau laptop sehingga mempermudah kita untuk bisa konsentrasi karena nggak ada notifikasi dari aplikasi lain dan layar computer yang lebih lebar pastinya lebih eye friendly, nggak perlu memicingkan mata lagi kalau ada tulisan yang kecil. :D 

Fitur-fitur yang ada di Ruangbelajar for desktop.


Nah, bicara soal fitur, maka di ruangbelajar tersedia 3 macam fitur yang menarik, yaitu:

>> Video Belajar 

Pertama, kita akan diajak belajar dengan fun melalui video belajar beranimasi dan juga pembahasan soal untuk SD, SMP, SMA bersama Master Teacher dengan durasi 10-15 menit.

Nah, kalau kamu termasuk tipe visual sepertinya cara belajar melalui video animasi ini akan sangat cocok denganmu.




>> Latihan Soal dan Pembahasan

Naini! Practice make perfect

Setelah memahami dasar-dasar pelajaran dari video tadi maka kita bisa maju ke step berikutnya dengan mengerjakan soal. Tipe soal yang disediakan disini ada belasan ribu, jadi bisa disesuaikan dengan kemampuan kita, misalnya dari yang mudah dulu deh, baru beranjak menuju soal dengan tingkat kerumitan yang lebih tinggi.

Layaknya tes CPNS, disini nilai juga akan langsung keluar begitu kita selesai mengerjakan. Bedanya, disini juga bisa lihat pembahasannya sehingga kita akan bisa memahami dimana letak kesulitan kita dimana dan bisa langsung memperbaikinya. 



>> Rangkuman/Infografis Modul Bimbel

Misalnya kita sudah selesai nonton video belajar, sudah selesai mengerjakan soal dan melihat pembahasan juga. Kita bisa refresh kembali materi yang sudah dipelajari dengan rangkuman yang bisa di download. Jadi pelajaran bisa lebih ‘nempel’ di otak. 


***


Ah, gimana? menarik sekali bukan si Ruangbelajar ini? 

Seandainya dulu sudah ada ruangguru maka saya mungkin akan memilih belajar disini saja karena fitur yang ditawarkan begitu menarik. Saya nggak perlu belajar sampai larut malam di luar dan bisa belajar asyik serta teratur dengan memanfaatkan gadget. 

Menurut saya, ruang guru bisa menjadi solusi belajar untuk anak yang introvert, kalaupun tidak introvert, pada dasarnya fitur di ruangguru sangat mempermudah untuk memahami pelajaran, jadi aplikasi ini sebenarnya cocok untuk semua pelajar SD-SMP-SMA. Jadi nggak ada alasan lagi, daripada main pabji seharian di gadget, lebih baik kita manfaatkan teknologi itu untuk belajar untuk masa depan yang lebih gemilang.

Setuju atau setuju banget?



Saturday, May 18, 2019

Rencana Mengikuti Bimbel Online Futuristik Bersama Ruangguru

Pendidikan Indonesia tertinggal 128 tahun!

Salah satu hal yang dikemukakan di video youtube Agung Hapsah membuat saya sebagai ibu satu anak terhenyak. Video itu merupakan kali pertama saya mengenal lebih dalam tentang Ruangguru, sebuah aplikasi yang dikatakan Agung Hapsah boleh jadi menjadi solusi dari sistem pendidikan Indonesia yang masih belum sempurna.



Tapi, tapi, tapi nih, apa hubungannya si Ruangguru dengan Pendidikan di Indonesia yang ketinggalan 128 tahun? πŸ€” 

Nah, sebelum saya membahas itu, kita harus tau dulu dong...


Bagaimana bisa sih Indonesiaku tercinta ini dikatakan ketinggalan 128 tahun?


Nah, jadi sebutan "tertinggal 128 tahun" ini datang dari riset yang diadakan oleh Lant Prichette, seorang Profesor dari Oxford University dengan target riset anak usia 15 tahun dan berlokasi di Jakarta, hasil penelitian beliau menyebutkan bahwa pendidikan anak di Jakarta ternyata tertinggal sekitar 128 tahun jika dibandingkan dengan negara lain. Dengan kata lain, dibutuhkan waktu 128 tahun untuk bisa sejajar dengan rata-rata negara berkembang dan maju dalam sistem pendidikan.

Ngomong-ngomong, Jakarta lho, ibukota kita. Bisa lah dibayangkan bagaimana kalau di daerah-daerah? πŸ™‚



Riset tersebut kalau dipikir-pikir tentu juga berkorelasi dengan riset lainnya yang diadakan oleh PISA atau Programme for International Student Assesment yang mengurutkan Indonesia pada peringkat 62 dari 70 negara dalam hal kualitas sistem pendidikan sedunia. Peringkat ini diukur berdasarkan kemampuan belajar di bidang matematika, sains, dan literasi.

Dalam video yang di unggah oleh Agung Hapsah ke channelnya itu, dia juga sedikit menyinggung bagaimana performa guru di Indonesia saat tes UKG yang memiliki nilai rata-rata hanya 53,02. 

Nah, dari poin diatas itu bukan berarti kita harus mencari kambing hitam atas ketertinggalan kita. Menyalahkan murid atau menyalahkan guru sama-sama tidak akan menghasilkan apapun. Setuju?

Terus apa dong?

Ya untuk saat ini kita harus improve bagaimana sistem belajar kita sendiri.

Dalam hal ini, saya sebagai emak-emak (meskipun Nuy nanti Juni baru masuk PAUD :p) juga harus memperhatikan anak-anak saya belajarnya bagaimana nantinya, misalnya nih:

✔️Kapan waktu dan suasana yang paling dia sukai untuk belajar?
✔️Bagaimana cara dia nyaman untuk belajar?
✔️Apakah anak kita tipe audio? visual? kinestik?
✔️ Bagaimana agar dia memahami konsep? 
✔️dan lain-lain yang semacam itu, intinya sama: belajar pada anak-anak harus FUN!

Toh kita tahu sendiri nggak semua anak daya tangkapnya sama. Kalau saya dulu pribadi lamban, kakak-kakak saya cepet. Saya introvert suka belajar di perpustakaan, kakak saya tipe audio kalau tampil presentasi bagus.

Dibandingin? wah, saya tahu banget bagaimana rasanya. Jadi pas saya jadi emak begini saya bertekad untuk tidak menyamaratakan kemampuan anak-anak saya, karena setiap anak pasti dilahirkan istimewa di jalannya masing-masing. πŸ˜‰

Seperti kata kakek Einstein:

“Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid.”

Intinya nih, setiap orang sebenarnya cerdas dan dunia ini luas, banyak banget peluang baru yang terbuka setiap hari. Oleh karena itu, belajar adalah sebuah kewajiban untuk bisa sukses di masa depan, tidak peduli di kondisi apapun dan bagaimanapun keadaanmu, mau di kampung, ataupun hidup lingkungan nggak mendukung, jangan jadikan dirimu 'tertinggal' secara mental dan juga intelektual. ✨ 

Apalagi kalau cuma sekedar biaya bimbel yang mahal? 

Seperti yang Agung Hapsah bilang, banyak kok alternatif yang bisa kita coba untuk mengatasi kesemrawutan pendidikan yang saat ini ada di Indonesia, salah satunya seperti menggunakan aplikasi Ruangguru tadi.

Yup, kalau ketertinggalan kita di aspek pendidikan masih belum bisa dikejar, kita bisa dong mencari jalan sendiri. Saya percaya 100% Indonesia itu sebenarnya adalah bangsa yang hebat dan cerdas.

gausah bingung ya!

Mencoba Aplikasi Ruangguru


Saya? oh, saya sudah coba dong, survey dulu... :p.

Caranya mudah sekali, cukup dengan mengunduh aplikasi Ruangguru yang tersedia di playstore. Install, kemudian login deh. Loginnya juga nggak ribet, kita bisa masuk ke menu dengan menggunakan akun Facebook atau Google. Tinggal klik dan approve, udah deh, kita sudah masuk.


Begitu masuk di aplikasi, maka kita bisa melihat fitur belajar yang tersedia. Fitur ini ada yang gratis, dan ada juga yang berbayar. Kalau ingin membuka fitur berbayar maka kita harus berlangganan terlebih dulu.

Tapi jangan buru-buru skeptis dulu, biaya berlangganan bisa dikatakan terjangkau lho! Ada berbagai paket yang bisa dipilih, ada yang 700.000/semester, ada yang 900.000/tahun, atau yang 1.450.000/2 tahun. Bisa dipilih yang mana yang cocok dengan kondisi kita, yang jelas kalau bimbel diluar pasti lebih mahal daripada hal itu


Fitur-fitur yang ada di aplikasi RuangGuru:

1. RoboGuru
Roboguru merupakan robot yang dapat menjawab soal latihan Ujian Nasional (UN) dan SBMPTN. Caranya dengan mengirimkan soal/ upload yang dirasa sulit dalam bentuk foto, kemudian roboguru akan memperlihatkan lima soal dan jawaban yang paling relevan dengan pertanyaan tersebut. Keren ya?

2. Ruang Baca
Seperti namanya, ruang ini ditujukan untuk membaca materi pelajaran.

3. Ruang Les Online
Nah, disini kita bisa bertemu dengan tutor belajar kita secara online dan personal, bener-bener memudahkan!

4. Ruang Les
Nggak suka online, jangan khawatir karena ada juga les offline. Jadi fitur ini merupakan fasilitas untuk tempat mencari guru privat yang bisa datang ke rumah. Wilayahnya masih terbatas tapi pasti nantinya akan semakin luas ya ;)

5. Digital Boot Camp
Belajar sendirian koq sepi dan bikin nggak semangat yaaa? Nah, kalau begitu mungkin kamu harus mencoba kelas kolektif online ini. Jadi kamu bisa belajar rame-rame disini. Wah, asik banget nih!

6. Ruang Uji
Sudah belajar sepenuh hati, sekarang saatnya untuk menguji kepahaman kita melalui fitur satu ini. Are you ready?

Fitur yang menurut saya paling menarik adalah Live Chat. Apa itu live chat?

Jadi, jika anak merasa kesulitan untuk menjawab soal atau memahami materi, di aplikasi ini kita bisa bertanya langsung pada tutor melalui live chat. Biayanya menurut saya masuk akal dan terjangkau, yakni 20.000 untuk 30 menit. Oh iya, ada audio call-nya juga lho. Mantap djiwa!




Nah, nggak berlebihan rasanya kalau dikatakan kalau Ruangguru ini bisa menjadi alternatif bimbel online yang oke untuk bisa membantu murid mencapai target belajar, materinya saya lihat-lihat mudah dipahami dan juga didukung dengan video yang menjelaskan materi terkait secara jelas dan lugas.

Saya sebagai orangtua juga bisa tenang karena bisa melihat progres anak belajar. Yah, siapa tahu anak saya bisa jadi The next Belva Devara atau bahkan melampauinya kan? Hahaha...

*kebanyakan baca caption ig @mamambisius nih kayanya*

Oh iya, kalau kamu belum tahu siapa itu Belva Devara, beliau adalah CEO Ruangguru.






KAK, GIMANA CARA SUKSES?⁣ ⁣ Pertama, jangan takut mimpi besar. Banyak orang takut duluan dan memenjarakan potensi dirinya hanya dengan pikirannya. Bukan kompetensinya yg membatasi prestasi, tapi mimpinya yg terlalu sempit.⁣ ⁣ Memang, byk orang sekitar psti akan bilang gak mngkin. Tapi, bagi gw, justru karena itu hal yang "gak mungkin", jadinya "worth it" untuk gw kejar.⁣ ⁣ Dulu SMA gw SMA baru. Gw angkatan pertama, seangkatan 30 orang. Belum ada ceritanya ada alumni masuk PTN, apalagi masuk NTU Singapura yg terkenal hanya utk yang menang medali olimpiade sains. Repotnya lagi, gw mimpinya mau msuk jurusan tersulit gelar ganda.⁣ ⁣ Begitu pula ketika bilang ke boss kalo gw mau apply S2 hanya ke Harvard dan Stanford (dan ga mau univ lainnya) hanya dengan 2 thn pengalaman kerja, lalu dia senyum dan bilang "keajaiban kalo sampai diterima".⁣ ⁣ Tapi gw berusaha sekuat gw. Izin bolos sekolah sebulan utk belajar di rumah. Lalu gw belajar mandiri dari bangun tidur, ampe tidur lagi non stop. Sebelum tidur, materi selanjutnya udah ditata di sebelah bantal supaya begitu bangun gak keganggu yg lain2, dan bisa langsung buka buku lagi. Cari buku utk belajar juga dibela2in sampe memburu ke toko loak buku bekas krn mau selengkap dan semurah mungkin. Bisa dibilang, gw waktu itu "terobsesi" terhadap mimpi gw itu.⁣ ⁣ Lalu apa hasilnya?⁣ 1) Gw berhasil jadi org Indonesia pertama yg masuk jurusan gelar ganda di NTU Singapura (Komputer dan Bisnis), dgn beasiswa penuh.⁣ ⁣ 2) Bukan hanya diterima Harvard "atau" Stanford, gw waktu itu kaget banget diterima di dua2nya. Lalu, gw menjadi org Indonesia pertama yg masuk program gelar ganda Harvard dan Stanford, dua universitas paling bergengsi di dunia, dgn beasiswa penuh.⁣ ⁣ Kalo gw dengerin kata org yg sangsi, gw gak akan sampai di sini. Gw percaya butuh org agak "gila" untuk mencapai hasil yang "gila" pula.⁣ ⁣ Gw tidak menjamin akan tercapai, gw jg punya mimpi gila yg masih sedang gw garap kok. Ada banyak faktor lain (gw ceritakan di post lain nanti) untuk sukses, tapi mimpi itu adalah FONDASI awalnya. Mesti kokoh, and u need to believe in it. Intinya, first step, mimpilah dulu segila2nya, tercapai atau nggak itu urusan kedua. Setuju gak? 😁
Sebuah kiriman dibagikan oleh Adamas Belva Syah Devara (@belvadevara) pada


Oke, itu saja dari saya tentang gambaran pendidikan di Indonesia dan juga review singkat tentang aplikasi Ruangguru, sebuah aplikasi bimbel online futuristik yang mudah serta menyenangkan.

Kamu pengen berlangganan Ruangguru juga? Yuk!

Friday, May 17, 2019

Tips Belanja Online di Marketplace untuk Beginner Agar Tidak Tertipu Toko Kaleng-kaleng

Tips Belanja online, tips memilih toko online terpercaya

[Tips Belanja Online di Marketplace Agar Tidak Tertipu Toko Kaleng-kaleng]


Saya hampir nggak pernah kena zonk saat berbelanja di marketplace dari tahun 2012 sampai sekarang. Bangga? Oh, iya donk, soalnya saya kan tinggalnya di kota kecil di Kalimantan dan otodidak dalam hal belanja online. Rasanya bener-bener berasa keren waktu pertama kali bisa belanja online waktu itu. Mana baru lulus SMK, baru bisa kerja dan belanja dari uang sendiri juga, jadi maklumi sajalah, masih rada-rada norak. Ahahaha

Eh, sempat dong kena zonk belanja online, tapi bukan di marketplace, waktu belanja di instagram. Ceritanya waktu itu pengen beli sepatu custome size buat pernikahan Abang saya dan udah mepet banget waktunya sekitar sebulan atau 3 mingguan gitu. Intinya saya kira sepatunya nanti bakalan oke dan datang dalam beberapa hari menjelang hari H.

Dateng barangnya? Oh, dateng... Tapi jahitannya alamakjang parah banget sizenya.... bikin kesel aseli. Orang pesan setara size 10, yang datang malah size 12. Iya kaki saya gede, tapi kok rasanya ini seperti terhina ya karena dilebihin 2 nomor. Badan saya emang melar, tapi gak begini juga kali, bambank! 

(Bambang: Kok lo nyalahin gw? Salah gw apaaaaa)

Yah, intinya saya kapok belanja di Instagram. Itu kali terakhir saya belanja di IG. Cukuplah dua ratus lima puluh ribu melayang, saya udah terlanjur kesel sampai tawaran si seller memperbaiki sepatu 1x saya cuekin dan endingnya si sepatu Aladdin itu berdebu di sudut rumah. Saya suruh suami pun masih longgar sama dia, dan... buat apa juga dia pakai itu iya kan? lol.

Nah, berangkat dari pengalaman buruk itu praktis saya jadi tim marketplace sampai sekarang, saya pernah membeli baju, smartphone, kerudung, tas, dan lain-lain via marketplace dan nggak pernah zonk kena toko kaleng-kaleng dong, kasus sepatu Aladdin nggak pernah terullang meski saya sampe sekarang masih trauma beli sepatu online.

Oke, kali ini saya mau share tips memilih toko online supaya nggak mudah tertipu dalam belanja online:

  1. Lihat Ratingnya, rating tinggi seperti juragan atau star seller berarti toko tersebut sudah diverifikasi dan merupakan toko resmi yang menjual dalam jumlah besar.
  2. Lihat statistik pembelian, biasanya semakin tinggi semakin trusted.
  3. Lihat Komentar yang diberikan oleh buyer (feedback). Meski kadang ada komentar bayaran tapi cara ini bisa mengecek pendapat orang lain.
  4. Lihat foto yang dikirimkan sebagai testimonial (tagged photo), apakah sesuai display?
  5. Periksa forum diskusi, bagaimana cara seller menanggapi calon buyer. Judes atau ramah

Nah, itu dia hal-hal yang saya pastikan sebelum memutuskan checkout dari sebuah marketplace. Memang nggak ada yang bisa memastikan kondisi barang saat sampai nanti sesuai ekspektasi atau nggak. Tapi tips ini bisa kamu pakai kalau kamu masih beginner dalam hal belanja online dan bingung memutuskan belanja dimana. Kalau kamu agak paranoid, bisa juga pilih yang toko yang menyediakan garansi supaya kalau nggak sesuai kamu bisa retur/tukar barang. 

Selamat belanja dan semoga sukses!





Let's be friends on:

Wednesday, May 15, 2019

Wishlist Skincare Routine untuk Kulit Kering dan Kusam

Skincare Routine untuk Kulit Kering dan Kusam

Saya sudah lama bermasalah dengan kulit kering, apalagi sesudah menikah saya menggunakan pil KB, rasanya kadar ketandusan kulit saya semakin menjadi-jadi saja. Untung sekarang banyak skincare yang ditujukan untuk kulit kering, biasanya kan pasar terbanyak itu kulit berminyak atau kulit berjerawat. Lha, saya yang kulitnya ngelopek dulu rasanya sulit sekali bertemu dengan skincare yang pas. Sekali ketemu, eh, formulanya gak cocok. *sight*

Tapi karena sekarang industri kosmetika sudah maju dan variasi produk semakin beragam, plus banyak beauty blogger yang ilmunya mumpuni sering sharing-sharing di sosial media, maka saya juga semakin mudah menemukan produk yang nampaknya cocok dengan saya.

1. Facewash oceanfresh


Cara naksir sama facewash ini karena kandungannya yang diklaim alami dan 100% Indonesia. Apalagi dia no microbeads dan no harmful ingridients jadi saya rasa saya bakalan cucok banget pakai ini ^^

2. Toner wardah


Wardah semakin hari semakin kece, saya ngincer salah satu tonernya yang berbahan ekstrak bunga edelwiss ini kapan-kapan.
 

3. Toner avoskin



Wah, ini juga katanya salah satu exfoliator lokal yang kece, saya mupeng banget memabaca reviewnya. Tapi saya masih galau antara mau pakai tonernya atau pakai serumnya soalnya si serum kandungannya lebih nendang. Harganya juga lebih nendang di dompet huhu


4. Hatomugi cream


Kalau lotionnya yang isi 500ml itu sih oke banget hasilnya di kulit saya, calm. Saya pengen nyobain yang versi creamnya, tapi nunggu si 500ml ini habis dulu. Habisnya kapan? Kayanya masih lama hehe

5. Hada labo premium lotion



Wishlist zaman baheula, tapi saya males beli online yang full karena terlanjur mager pakai yang share in jar atau yang reguler produksi lokal di Indonesia.

6. Lipbalm aquilaherb


Kalau baca ingriedients si Aquila ini sih bikin mupeng banget! Alami semua, mana produk lokal, mana sudah halal, mana sudah certified cruelty free, bahan dari petani lokal. Semua yang saya mau ada di Aquila deh pokoknya.

7. Krim pagi dan krim gamat aquilaherb.


Saya cinta berat sama keduanya (dan sama semua produk mereka lol), kayanya yang ini dalam waktu deket bakal di repurchase deh.

8. Wangsajelita face oil 


Face oil ini sempat masuk pertimbangan saya bareng sama Bio oil. Bio oil sudah pernah nyobain pas hamil Nuy dan... efenya nyaris nggak kelihatan. Nggak bisa ngarep banyak sih karena nggak rutin. Tapi itu buat perut, kalau wajah saya naksir si Wangsajelita ini dulu deh.


9. Sensatia botanicals neroli blossom facial C serum 



Serum ini banyak di rave pemilik kulit kering, katanya sih, it works! Jadi saya pengen nyobain juga. Nggak apa deh invest di serum bikinan Bali ini kalau beneran ngefek. Saya pengen banget memperbaiki tekstur kulit saya yang berantakan ini.

Nah, itu dia (wishlist) skincare routine yang cocok untuk pemilik kulit kering dan kusam, kandungannya saya lihat melalui berbagai situs beneran improve banget ke kelembaban kulit. Jadi, kalau tipe kulitmu sama sepertiku mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk mencoba produk-produk diatas.




Tuesday, May 14, 2019

Sikat Gigi Saat Puasa, Boleh Nggak Sih?

sikat gigi saat puasa boleh nggak?

Boleh nggak sikat gigi saat puasa? Bikin batal nggak ya?


Pertanyaan semacam itu dulu pernah singgah dalam kepala saya. Meskipun katanya, bau mulut orang yang berpuasa itu kelak seperti harum misk saat di surga, namun kenyataan kalau mulut orang yang berpuasa bisa menjadi bau terkadang sangat mengganggu, apalagi untuk saya dan mungkin teman-teman lainnya yang bekerja di ranah publik dan harus cuap-cuap pam-pam pada banyak orang sepanjang harinya. Bau mulut pasti menjadi hal yang harus dienyahkan. Iya nggak?

Soalnya kan nggak enak sama orang lain, dan bikin nggak percaya diri juga kalau bau jigong saat ngomong. Meskipun diakui atau nggak, hampir semua teman kondisinya juga sama dengan kita saat lagi berpuasa. HAHA

Nah, perihal menyikat gigi terkadang hadir menjadi solusi karena dengan bantuan pasta gigi (yang sering ditambah menthol ituuuu), maka aroma nafas akan menjadi lebih harum dan segar. Kotoran dan juga sisa makanan yang berada di rongga mulut dan bikin mulut bau juga akan menghilang. Kalau mau nggak bau mulut ya mesti sikat gigi.

Tapi, kan ada yang bilang kalau menyikat gigi itu bikin batal puasa?? Terus ya kudu gimana? Kan, aku sudah bila kalau tidak sanggup menanggung kejigongan ini, rhoma!

Yaaaa... ternyata nggak kudu gimana-gimana :D 

Karena ternyata menyikat gigi itu boleh, dengan catatan, nggak boleh ada partikel yang melewati saluran cerna, entah itu air, pasti gigi, atau helaian sikat gigi yang lepas. Hanya boleh diluar, pada bagian rongga mulut saja.

Jadi, kalau dirasa-rasa biasanya ada air yang netes masuk seger-seger ke kerongkongan sehabis sikat gigi, itu bisa ngebatalin puasa kita lho, seriusan. 

Sekali ya sah-sah aja dianggap rezeki (rezeki opo tho? wkwk), tapi dua kali, tiga kali, ya sebenarnya kita sadar dan tahu dong kalau kita nggak bisa meloloskan dari syarat menyikat gigi. Mending nggak usah sikat gigi.


TERUS, SOLUSI KALAU NGGAK BISA SIKAT GIGI SAAT PUASA?


Jawabannya adalah sikat gigi sesudah imsak, jadi masih  subuh. Jadi masih belum masuk kandang waktu puasa. Karena menyikat gigi itu dua kali sehari, maka jadwal menyikat gigi yang kedua adalah setelah berbuka (setelah maghrib).

Dengan begitu, kita sudah memurnikan makna puasa karena sudah mengeliminasi salah satu faktor yang bisa membatalkan puasa. Hal-hal lainnya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya bau mulut juga jangan lupa kita kerjakan, misalnya nggak memakan makanan yang berbau kuat (misalnya petai, jengkol dan teman-temannya) dan juga menggunakan cairan pencuci mulut seperti gargle/mouthwash supaya mulut segar lebih lama.

Nah, oke deh, sekian dulu. intinya kalau ditanya sikat gigi saat puasa itu boleh atau nggak, jawabannya boleh ya. Tapi, ada syaratnya. Dan kalau nggak bisa atau nggak yakin bisa memenuhi syaratnya lebih baik nggak usah dikerjakan. Sesimpel itu!


Sunday, May 12, 2019

Tutorial Make Up Natural Pakai Produk Lokal

Tutorial Make Up Korea, Tutorial make up Natural Pakai Produk Lokal

Make-up pakai produk lokal sepertinya sudah saya lakukan sejak pertama kali mengenal dunia perlenongan. Iya, saya jarang banget membeli make-up dari brand luar. Hampir semua koleksi produk make-up saya seperti bedak, eyeliner, lipcream, highlighter dan teman-temannya itu produk lokal. 

Kenapa? karena gampang didapat tentunya, saya nggak perlu beli online. Meskipun terkadang pengen juga bikin look pakai produk Korea seperti tutorial yang saya tonton di youtube. Tapi ya balik lagi, rangkaian make-up saya sehari-hari super simple dan sepertinya masih belum butuh-butuh banget karena saya masih pemula. 

Yep, boleh dibilang kalau saya tim skincare dan basic make-up :D

So, kalau temans pengen melihat bagaimana make-up ala korea saya sehari-hari, lets check it out!


Tutorial Make Up Natural Pakai Produk Lokal


1. Cuci muka

Saya menggunakan Hadalabo facial wash gokujyun supaya wajah bersih dan siap untuk menghadapi kejamnya dunia, kalau facewash favorit saya yang satu ini sedang habis saya nggak masalah menggunakan facewash dari brand lain.

2. Pelembab

Saya menggunakan Sariayu Pelembab Mawar dan juga Hada Labo Gokujyun Premium lotion secara bergantian. Biasanya kalau di rumah atau pagi hari saya menggunakan Sariayu, kalau skincare regime malam hari dan pengen hangout saya pakai Hada Labo Gokujyun.

3. Sunscreen

Saya setia menggunakan Wardah sunscreen karena formulanya cocok untuk kulit saya yang kering. Nggak ada whitecast, terserap dengan sempurna sekaligus jadi base.

4. Lip balm.

Melembabkan bibir sebelum dipoles lipen, supaya nggak cracky karena bibir saya sekering buah kurma impor. Saya pakai dari Viva Cosmetics varian chocolate.

5. Tone up cream

Mencerahkan dan mengurangi kekusaman kulit dalam satu langkah mudah. Gunakan secukupnya saja agar tidak pektay ya! 

6. Foundation

Saya menggunakan Sariayu foundation shade kuning langsat, saat memakai ini biasanya saya mix dengan sedikit aloe vera gel dari Wardah agar warnanya mudah saya blend di wajah. Coveragenya sheer dan warnanya sangat cocok dengan skintone kulit saya yang kuning langsat.

7. Set dengan bedak tabur

Saya menggunakan bedak tabur dari Wardah shade beige.  

8. Eye look:

>> Gunakan eyeliner tipis-tipis dan sikat alis agar rapi, saya jarang menulis alis sehari-hari karena menurut saya alis yang ada sudah cukup gondrong.

>>Gunakan eyeshadow berwarna coklat di kelopak mata untuk menciptakan ilusi mata yang nampak dalam. Saya menggunakan eyehadow dari Just Miss.



9. Gunakan blush tipis-tipis sambil tersenyum agar aplikasinya tepat pada apple cheek. Aplikasikan secukupnya agar hasilnya terlihat natural ya.

10. Pulaskan lipcream berwarna merah pada bibir bagian dalam dan blend keluar agar membentuk gradasi. Bisa juga dibantu dengan foundation atau concealer agar lebih rapi.



11. Done!

Selesai, nggak perlu rempong-rempong ya! ^^

Jadi itu dia tutorial untukmu yang pengen make up natural a la Korea. Produk make-up yang saya gunakan semuanya merupakan produk lokal Indonesia yang bisa kamu temui di pasar-pasar atau hypermart. Insya Allah ada di seluruh Indonesia.

Nah, selamat berdandan!
Friday, May 10, 2019

[#FBBKolaborasi] List Film Bertema Keluarga Terbaik Favoritku!

Children of heaven&safe, wolf children, Miracle in Cell no 7, a separation

List Rekomendasi Film Keluarga Terbaik. 


"Harta yang paling berharga, adalah keluarga...
Istana yang paling indah, adalah keluarga.
Puisi yang paling bermakna, adalah keluarga...
Mutiara tiada tara, adalah keluarga."

Penggalan lagu OST. Keluarga Cemara yang dibawakan oleh Bunga Citra Lestari itu benar-benar mencerminkan keluarga sebagai 'rumah', tempat ternyaman untuk kita pulang.

Well, lagu ini nyambung banget nih sama perayaan bulan ini, yup, Hari Keluarga Internasional! 😊

Nah kali ini saya bersama teman-teman dari komunitas Female Blogger of Banjarmasin melakukan FBB kolaborasi tulisan bertema "Keluarga" yang berdasarkan pada perayaan Hari Keluarga Internasional tadi. Kalian bisa membaca tulisan teman-teman saya dengan tema serupa disini.

Ok, jadi ngomongin film bertema keluarga nih, saya punya beberapa judul yang selalu jadi favorit saya. Kebanyakan sih yang bikin terharu. 😬

Langsung saja ya, berikut film bertemakan keluarga yang menjadi favorit saya sepanjang masa untuk FBB kolaborasi :

1. | Children of Heaven



Kalau dihitung-hitung, maka saya sudah nonton ini sekitar... 7x? Dan tetap bikin mata keringetan. 

Iya, film ini semenyentuh itu! 😭

Mungkin karena konfliknya yang sederhana tapi menyentuh, sisi humanis yang diangkat oleh film besutan Iran ini benar-benar luar biasa.

Menceritakan dua bersaudara dari keluarga yang miskin, Laila dan Ali, yang meskipun miskin namun mereka selalu bersemangat sekolah. 

Pada suatu hari, sepatu sekolah butut milik Laila tak sengaja hilang, padahal itu satu-satunya sepatu yang dia miliki. Laila pun bersedih, Ali sang abang tak tega melihat keadaan adiknya, dia mencoba mencari jalan keluar. Solusi pertama, dengan sepasang sepatu sang abang, mereka berdua pun bergantian masuk sekolah. Solusi ini mereka rasa bukan jalan keluar yang nyaman karena Ali selalu terlambat masuk dan mendapat hukuman di kelas. (Tapi Ali sama sekali nggak pernah menyalahkan adiknya lho disini, brother goals!!!) 

Hingga suatu hari Ali melihat pengumuman perlombaan lari yang mana hadiah juara kedua di lomba itu adalah sepasang sepatu. Teringat sang adik, Ali pun bertekad memenangkan juara kedua di perlombaan lari itu.

Tapi apa yang akan terjadi jika Ali malah meraih juara pertama dan gagal mendapatkan sepatu untuk sang adik? 

Tonton, dan rasakan kehangatan keluarga yang sederhana menjalar di dada. 

2. | Miracle in Cell No.7



Salah besar kalau kamu bilang Korea cuma bisa bikin drama dengan oppa-oppa ganteng. Buktinya, film satu ini beneran menguras air mata.πŸ˜€

Menceritakan seorang ayah single parent dengan keterbelakangan mental yang sangat sayang dengan putrinya. Apapun dia lakukan demi kebahagiaan sang anak. Saat dia tahu sang putri sangat menginginkan tas sekolah yang ada di etalase sebuah toko, dia pun berusaha keras untuk memberikan tas itu pada sang putri. Sayangnya, usaha dan kebaikan hatinya justru disalah pahami sebuah keluarga terpandang dan berujung sang ayah masuk ke dalam penjara. Sang putri kecilnya yang tahu ayahnya tak bersalah pun berjuang untuk membebaskannya.

Film ini bikin hati terasa hangat di 15 menit pertama dengan keluguan sang ayah dan putrinya, dilanjutkan dengan 30 menit kelucuan penghuni sel penjara no.7 dan ditutup dengan ending yang bikin bola mata seperti diperesin bawang merah! 😒

Btw, disini ada Park Shin Hye sebagai cameo. πŸ˜‰

3. | Wolf Children



Jangan pernah melupakan seorang Ibu yang mencintai anaknya dalam keadaan apapun. 

Film menceritakan Hana, seorang perempuan modern yang menikahi Ookami, seorang pria serigala. Otomatis, kedua putrinya pun terlahir sebagai manusia serigala. Hidup bersama suami dan dua putrinya, Yuki dan Ame di tengah pegunungan, keluarga kecil mereka sangat bahagia. 

... Hingga suatu hari Ookami sang ayah tewas saat berburu. Langsung klimaks! 😨

Hana sang Ibu yang merupakan manusia pun struggling mengasuh dan melindungi kedua putrinya yang keturunan serigala agar hidup aman dan bahagia. 

Dua anak manusia saja tantangannya begitu besar, apalagi anak serigala? 

Kesulitan demi kesulitan pun datang menghadang, tapi Hana tidak menyerah. Hingga ending, suguhan emosi silih berganti dihadirkan.

Afterall, dari film ini kita tahu bahwa cinta ibu itu sempurna! ❤️❤️❤️

4. | A Separation



Bagi sebagian orang, perceraian adalah jalan menuju hidup yang baru, hidup yang lebih bahagia.

Bagi sebagian yang lain, perceraian artinya kesepian, kesedihan dan kepedihan tanpa ujung.

Film A Separation mengangkat cerita sepasang suami istri yang berpikir kalau perceraian adalah keputusan terbaik untuk mereka berdua. Jalan menuju hidup yang bahagia. 

Namun bagi anak (dan orang tua) mereka, perceraian kedua orangtuanya justru keputusan yang sangat menyedihkan. 

Ada banyak sekali kesalahan campur aduk dalam rumah tangga dan masing-masing tokoh disini tampaknya ingin mementingkan hal yang menjadi prioritasnya. Pengaruh finansial dan intelektual pasutri di film ini pun disorot dengan pas sehingga essensi yang dilihat penonton bervariasi. Ada rasa sedih, marah, kecewa, yah... Nano-nano. Siapa bilang menikah selalu merasa bahagia? Toh, di hidup ini pahit dan manis datangnya kan bergantian.  

(Tsaaaah, ngomong apa ini, bu? Plis jangan dikira curhat colongan. πŸ˜‚) 

Kesimpulannya, dilm ini mewakili permasalahan keluarga modern. Sebagai pasutri dan sebagai orangtua, tak ada salahnya menonton film ini agar tidak sembarangan mengambil keputusan saat tersulut ego, karena amarah sesaat kadang bisa menghancurkan orang lain.  


🌸🌸🌸

Nah, itu dia film keluarga bertema keluarga yang menjadi favorit saya sepanjang masa. 

Kamu sudah pernah nonton yang mana? Share juga dong film keluarga favoritmu 😁