Sunday, December 04, 2016

[WEDDING] Seserahan Adat Banjar, Apa Aja Isinya?



Seserahan Adat Banjar, Apa Aja Isinya? - Assalamualaikum^^ Ngomongin wedding alias pernikahan dan tetek bengeknya mungkin akan terasa sangat seru. Persiapannya cukup kompleks dan tentunya setiap pasangan menginginkan hari bahagianya berjalan dengan sempurna.

Banyak point penting yang perlu mendapatkan perhatian dalam acara pernikahan, salah satunya adalah adat istiadat daerah masing-masing.

Tahu sendiri kan, kalau Indonesia itu budayanya luar biasa beragam?
Dari timur ke barat, masing-masing daerah punya adat istiadat yang khas.

Aku sendiri dua tahun yang lalu melangsungkan perkawinan dengan memakai adat Banjar.

Secara nih, baik suami ataupun aku sendiri memang berdarah asli Kalimantan, terus sama-sama dari banua lima (dari Tapin dan Hulu Sungai Selatan), kebetulan tinggalnya satu kota pula :D 

Meskipun begitu, kami nggak melangsungkan rangkaian adatnya dengan lengkap karena keterbatasan waktu, dana dan tempat, seandainya ketiga poin itu dapat dilakukan, tentunya akan kami tuntaskan ^^

Menurutku pribadi, prosesi adat perkawinan Banjar itu kalau diadakan secara lengkap memang lumayan rumit.

Ya relatif sih, karena pastinya masih ada adat yang lebih rumit lagi daripada adat banjar, tapi yang ini aja udah panjang prosesnya dan udah fix nggak bisa dilaksanakan.

Apa kabar kalau lebih panjang lagi? 😁

🌹🌹🌹

Karena menikah di usia yang relatif muda, aku bikin rekor masuk dalam daftar 10 orang yang pertama kali kawin sesudah lulus SMK, dan praktis, menjadi senior di dunia pasutri (ceilehhh, bahasanyaa... hahaha)

Mungkin karena itu ya, begitu ada beberapa teman deket pas SMK yang ketika dilamar dan berencana melangsungkan pernikahan, mereka pun langsung ngejapri lewat BBM atau WhatsApp dan nanya seputar nikahan.

"Leha, kemaren jujuranmu berapa? aku minta xxx kira-kira kebanyakan nggak ya?"

"Leha kemaren bikin kebaya dimana? Berapa ya kira-kira biayanya?"

"Eh, mahar uangnya berapa baiknya?

Hmmm.... malau kuingat-ingat lagi sepertinya 3 pertanyaan itu adalah pertanyaan yang paling sering diajukan. 

Mungkin seandainya aku punya akun ask.fm kalian bisa baca chatnya sendiri. Pertanyaannya panjang-panjang. hahaha...

Well, sebenarnya aku merasa hepi-hepi aja kok kalau ditanya dan dicereweti tentang hal-hal seperti itu. 😊

Soalnya sehabis menjawab pertanyaan dari orang-orang yang membutuhkan (membutuhkan? πŸ˜‚) itu rasanya dapat pahala yang guedeeeee bangett. 

Ya hitung-hitung bantuin orang menuju halal kan ya? :D

Aku paham dan mengerti bahwa menuju pernikahan bukanlah hal yang gampang. Paham dan mengerti karena dulu aku juga pernah menjadi seperti mereka, dan lebih bingung lagi karena nggak punya teman yang bisa ditanyai dengan semena-mena.

Iya, soalnya nggak punya kontak siapa-siapa euy. πŸ˜‘πŸ˜‚

Makanya, sekarang kalau aku ditanya-tanya seputar sasarahan, maka aku selalu berusah menjawab setiap pertanyaan dengan sememuaskan (?) mungkin, karena ya aku nggak mau ada yang merasakan bingung seperti aku yang dulu.

"Tergantung daerahnya sih, ditempatku xxx udah jadi patokan. Kalau di kota besar nggak tau ya berapa hehe"

"Ada beli, nggak bikin tapi kemaren pas acara nikahannya nyewa, pas nyambut tamu aja pakainya, nyewanya habis xxx semuanya"


"Mmmm.. mahar ya? katanya lebih kecil nominalnya lebih mulia, aku aja nyesel dulu kebanyakan mintanya. Tau gitu mending dananya dialihkan ketempat lain."

Dan udah deh, satu malam itu aku dan sang calon mempelai itu pun chat beruntun, sesekali mengobrol dan tanya-tanya dengan suami kalau ada yang kelupaan.

So, dalam rangka itulah aku pengen menulis post ini. Siapa tau nanti tiba-tiba ada temen yang pengen kawin terus tanya-tanya tentang barang hantaran/sasarahan (sama aja ya).

Sok atuh, mampir ke blogku aja ya, udah ditulis kok semuanya. Ehe. πŸ˜†

Langsung aja, aku akan rincikan apa saja seserahan adat Banjar yang ada dalam catatanku saat menikah dulu, ini dia list nya:

DAFTAR SASARAHAN ADAT BANJAR

1. Al-Quran plus tempat mengaji.

Wajib ada hukumnya untuk pasangan muslim, nomor 3 dan seterusnya masih boleh diskip kalau emang nggak bisa diadakan, tapi kalau 1 & 2 udah basic banget karena pernikahan diadakan untuk memenuhi separuh dari dien' maka tentunya di ke hidupan yang baru harus dibekali dengan bibit-bibit ibadah.

2. Mukena + Sajadah.

Karena ini gunanya buat sholat dan beribadah, ini juga sama kaya nomor satu. Boleh juga ditambahin sama baju koko kalau mau memberikan mempelai pria.

Tapi kalau aku kemaren cukup mukena dan sajadah untuk aku sendiri aja karena suami bilang nggak usah beli hantaran untuk barang-barang dia. 

3. Lampu.

Yupps! lampu. 

Bukan lampu bohlam merk phill*ps dan sejenisnya, tapi lampu duduk yang pakai minyak tanah.

Yang sarung api sama wadah minyaknya itu terbuat dari kaca itu loh, biasanya ada sticker perempuan cantik dibelakang pelindung kaca yang membungkus api (apa sih sebutannya yang tepat? Aku pakai bahasa sendiri aja ya disini πŸ˜‚)

Contoh lampu minyak tanah
Sumber: Utuh Lingkun


Tau kan?

Gunanya sih yang pasti buat menerangi malam pertamamu lampu penerangan.

Aku nggak tau kenapa mesti lampu ini yang biasanya dimasukin, mungkin ini mengikuti adat zaman dulu ya, sejak lampu yang dipakai masih pakai minyak tanah, sampe sekarang udah pakai bohlam. 

Sekarang udah lumayan jarang sih ini dimasukin hantaran. 

4. Kosmetika.

Saatnya shopping centil. Hehe

Dibagian ini kalian bisa beli hal-hal yang berkaitan dengan beauty stuff, tapi jangan langsung kalap ya... 

Pertama-tama beli yang penting-penting aja dan yang pasti bakalan dipakai, produk yang kamu pakai sebelum menikah misalnya.

Dan plis, buang jauh-jauh keinginan duniawi buat nyempilin beli berbotol-botol toner SK-II. Belilah sabun mandi, sikat gigi, odol, facewash, bodyscrub dan kosmetika dasar seperti bedak, foundie, lipstick, atau krim wajah. 

Kalau budget yang dialokasikan masih sisa, ya lanjutin beli perintilannya sesuai keinginan.

5. Peralatan Mandi

Jelas dong fungsinya apa, ya buat mandi! 

(Kemudian ditampol para calon pengantin πŸ˜‚).

Peralatan mandi yang dibeli nggak usah muluk-muluk, misalnya aja sepasang handuk sama piyama mandi khusus untuk pengantin. 

Kalau nggak sepasang, buat pengantin perempuannya aja juga nggak apa-apa kok. Yang penting sih buat perempuan, buat yang laki optional aja.

Biasanya piyama mandi sama handuk ini bakalan dibentuk jadi cantik banget pas pengemasan hantaran. Jadi pilih bahannya yang bagus ya 😊

6. Kelambu.

Namanya juga pengantin baru, ya pastilah nanti bakalan sekamar berdua. Iya nggak?

Supaya aktivitas pasutri (bobok maksudnya ✌) nggak terganggu gigitan nyamuk, makanya pasang kelambu dong. Hehe

Selain itu, kalau menurutku kelambu juga berfungsi menambah romantisme. Pokoknya kelambu itu beraura pengantin gitu. πŸ˜†

7. Seprei Set.

Bekal rumah tangga yang selanjutnya adalah seprei dan segala perintilan tempat tidur. Kemaren aku beli yang ada lengkap sama bed cover juga, tapi nggak sekalian sama selimutnya.

Sebenarnya kalau dilihat-lihat sih sekarang ini seprei set udah jadi semacam kado umum buat pengantin, ya?

Tapi kata tetua disekitarku kemarin , seprei set ini masuk list hantaran, jadi aku tetap beli.

8. Pakaian Dalam (Underwear)

Termasuk didalamnya panty, bra, korset, dan teman-temannya. 

Jangan lupa, tentu saja beli lingerie. Beli yang seksi ya, nggak usah pake malu-malu. HAHAHA #apasih πŸ˜‚

9. Sarung (Tapih)

Bisa 2-3 lembar. Tapih bisa jadi alas tidur, alas mandi, alas luluran, alas duduk, sarung darurat peacilan, tangkuluk (topi?) dan banyak lagi, serbaguna lah pokoknya. Jadi juga jangan kelupaan dibeli ya.^^

10. Kain Baju Lengkap.

Misalnya kain brokat lengkap sama furingnya (betul gitu gak sih tulisannya?) 

Bisa juga sepasang baju couple, misalnya baju couple batik dress buat perempuan terus kemeja buat pria. Atau kedua-duanya juga gapapa. Itung-itung investasi buat kondangan, kerudung juga masuk dalam kategori ini. Kalau pengguna gamis tinggi disesuaikan dengan kebutuhan, yang penting nanti harus terpakai.

Jadi untuk poin ini, kalau nggak salah dulu itu aku menyediakan:

1. Brokat sekitar 1-2 M.
2. Kain furing sekitar 2-3 M.
3. Sepasang baju batik couple.
4. Satu lembar gamis.

MA NUUY & BAH NUUY

11. Baju Rumahan. 


Biasanya piyama sama daster. Piyama buat seragam mau tidur, kalau daster buat nginem atau ikutan #mahmudchallange πŸ˜‚

Selembar piyama sama dua potong daster dengan kain yang bagus sudah cukup untuk memenuhi poin no.11 ini.

12. Alas kaki.

Alas kaki ini juga wajib ada. Biasanya barang untuk poin ini adalah selop (high heels). 

Nah, saranku kalau beli sepatu pilihlah yang kualitasnya paling baik. Nggak apa-apa sedikit lebih mahal. 

Kenapa?

Karena sepatu ini akan dipakai dalam waktu lama, dan tampil di tengah orang banyak pula.

Kalau bukan heels, maka flat shoes atau sandal juga bisa buat mengisi poin ini. Intinya, belilah alas kaki yang pasti dipakai

Buat apa beli mahal-mahal kalau nggak ada manfaatnya? #prinsip

13. Tas.


Seperti halnya sepatu, beli tas juga bisa dua macam. Yang pertama tas buat daily use, yang lainnya tas pesta buat waktu-waktu istimewa (buat kondangan misalnya).

Waktu itu aku cuma beli tas buat sehari-hari, karena aku sudah punya clutch sebelumnya. Dipakainya jarang-jarang jadi menurutku nggak usah punya double lah.

14. Sepasang ayam (jantan dan betina)

Ayam kampung, bukan ayam buras ya.

Cara membawa ayamnya, cukup dimasukin dalam tas yang terbuat dari anyaman purun yang sudah diberi lubang buat si ayam bernafas.

Ngomongin hantaran yang ada ayamnya ini jadi ingat sama sebuah peristiwa lucu.

Jadi dulu pas kakak tertua (si abang) kawin dan membawa set hantaran yang ada ayamnya ini kerumah mempelai perempuan. Si bungkusan isi ayam ini diletakkan dihadapan calon pengantin, dan sehabis ijab qobul selesai, ruangan tempat set hantaran ditaruh ini 'kebanjiran' tamu yang datang banyak sekali.

Ternyata si ayam kekurangan oksigen karena berebut dengan puluhan orang dalam ruangan kecil. Mana kipas angin letaknya jauh pula. Jadi habis acara selesai kedua ayam ini akhirnya teler dan semaput.

Maafkan kami ya, Ayam :(

15. Kayu Bakar

Kayu gunanya buat memasak. Karena slogan dari pernikahan adalah 'memulai hidup baru', maka disinilah maknanya.

Menurutku kayu bakar adalah lambang dari kesanggupan suami untuk memberikan rezeki yang halal untuk sang istri serta keluarganya kelak.

Dulu di dalam kotak sasarahan disempilin juga korek api sama minyak tanah oleh para tetua.

16. Buah-buahan

Jeruk, mangga, apel, anggur, kedondong, kelengkeng, nanas, dan kawan-kawan. Free aja bagian ini.

Toh buahnya juga bakalan dimakan kok nanti habis acara selesai 😁

17. Pohon Nyiur 

Maksudnya bukan disuruh bawa kelapa yang batang pohonnya gede dan tinggi itu ya, bukan.

Tapi cukup membawa buah kelapa yang udah keluar tunasnya dan siap ditanam, yang kayak lambang pramuka gitu.

19. Pohon Pisang

Pohon pisangnya juga cukup bawa anakannya doang, buat bekal hidup berdua. #eak

19. Beras Ketan dan Beras biasa

Nggak ada kaitannya sama sekali dengan hal-hal mistis, beras disini juga mungkin perlambang dari bekal menuju hidup yang baru.

Untuk berasnya sendiri nggak usah banyak-banyak. Secukupnya saja dan boleh digabung dengan poin no.20 supaya nggak makan tempat.

20. Bumbu Dapur.

Tulisannya sih cuma dua kata : Bumbu sama dapur, tapi barangnya banyakkkkk bingit!

Ada bawang merah, bawang putih, asam jawa, minyak goreng, gula, garam, kunyit, kencur, serai, lengkuas, dan sederet bumbu rempah serta keperluan dapur yang lainnya.

Ya, nggak susah sih, tinggal pergi ke pasar tradisional aja sebentar, semuanya ada disana. 😊

πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•Š

Hmmm... Panjang juga ya ternyata daftar seserahan adat Banjar ini.  Mungkin sekian aja dariku. Silakan drop komentar ya kalau ada tambahan lagi 😁

14 comments on "[WEDDING] Seserahan Adat Banjar, Apa Aja Isinya?"
  1. halo mba leha, maapkeun daku baru bisa kunjungan balik :). kalo buat seserahan tu dari pihak laki laki juga biayanya? *bukan mau nikah* *cuma penasaran*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Nurul, kemarin pas aku belanja biaya seserahan emang dari pihak laki-lakinya :D
      Siapa tau ntar postnya ini berguna ya, hehe

      Delete
  2. Aku dulu suka banget baca blog2 brode to be sebelum kawinan hihi, syka ngexekin apa aja sih seserahannya hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kudet dulu mak pas mau kawin, gak tau kalau ada blog bride-to-be gitu-gitu.
      Padahal kalau dulu tau pastinya membantu banget.

      Delete
  3. Ngakak nih baca detailan celana dalam :D

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Hihi itu bisa jadi belum lengkap semuanya lho :D

      Delete
  5. Wew banyak amat 😁 lingerie seksi ada, trus piyama buat tidur. Lingerie buat apaan, mba? πŸ˜‚

    ReplyDelete
  6. Lengkap banget deh ini mba seserahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa tau berguna mbak buat calon pengantin dimanapun berada. Hehee
      ini kayaknya juga belum lengkap soalnya kalau adatnya masih ada tambahan perintilan ini itu mba :D

      Delete
  7. Umaak, ternyata pian ni urang banjar jualah? Sama wan ulun mak ai, ^^v
    Waktu kmrn aku nikah aku cuma minta duit tok trus aku yg beli semua seserahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya banar. Han, hanyar ja tahu ulun nah... ^^
      kemarin itu juga dikasih uang terus beli sendiri sama keluarga ke pasar. Tapi pas beli kain baju barengan, soalnya belum tau ukuran baju masing-masing, sekaligus perdana beli baju couple :D

      Delete

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature