EbMBK9LV3U2J5pqb5aBuXdjmVrgXJ3azcHngXLqi
EbMBK9LV3U2J5pqb5aBuXdjmVrgXJ3azcHngXLqi

Bagian dari Komunitas:

Bookmark

[Review] Kematian adalah Akhir Sang Antagonis/Villains Are Destined to Die. Otome Game dengan Taruhan Nyawa


Nothing worth having comes easy

Kira-kira itu adalah kesan yang saya dapatkan setelah marathon membaca 2 season manhwa Kematian adalah Akhir Sang Antagonis / Agyeogui Ending Jugeumppun / 악역의 엔딩은 죽음뿐 di Kakaopage. Konsep manhwanya menarik karena menggunakan tema permainan route Otome, yang endingnya rada ekstrim: hidup bahagia atau mati mengenaskan.

***

Sinopsis Manhwa Kematian adalah Akhir Sang Antagonis

 
Novelis: Gwon Gyeoul (권겨을)
Ilustrator sampul: 매진, 무트
Penerbit: D&C Media (디앤씨미디어)
Ilustrator webtoon: SUOL (수월)
279 bab

Sinopsis: 

" Penelope Eckart adalah tokoh atagonis dalam game dating simulation Princess Love Love Project yang akhir-akhir ini terkenal. Di setiap akhir cerita mode normal, tokoh Penelope selalu berakhir dengan kematian di tangan satu dari 5 tokoh pria. 

Tiba-tiba saja, seorang gadis Korea masuk ke dalam game itu sebagai Penelope Eckart, anak angkat keluarga Duke yang dibenci dan direndahkan semua orang. Dari pengetahuannya di masa lalu, Penelope tahu bahwa ia akan mati dengan mudah jika ia tidak segera mendapatkan hati dari salah satu tokoh pria. Sayangnya, semua tokoh itu adalah orang yang membenci Penelope dan akan membunuhnya jika dia salah langkah. Pilihannya pun terbatas pada Derrick Eckart si kakak angkat yang dingin, Reynold Eckart si kakak angkat yang sering menghina Penelope, Vinter Berdandi si Marquess yang memiliki banyak rahasia, Iklies si budak yang memiliki kemampuan pedang, atau Kallisto Regulus si putra mahkota yang menganggap nyawa orang lain sebagai debu. 

Reputasi Penelope yang buruk dan status di rumahnya sebagai anak angkat yang diabaikan membuat perjalanan hidupnya makin sulit. Mampukan Penelope mengubah pandangan orang terhadapnya dan bertahan hidup? "

***

Dengan mengusung konsep permainan Otome Game, ternyata ada alasan kenapa manhwa satu ini dilihat 8,6M kali di KKP. 

Kalau untuk saya pribadi, manhwa ini memenuhi apa yang saya cari :
Female Lead (FL) yang badass. Mampu berpikir jernih dan menganalisis keadaan serta mengambil keputusan yang menguntungkan. Bisa menangis tapi kuat. Emosional juga, jadi rasanya manusiawi karena keputusan yang diambilnya pun beberapa juga ada yang salah. 

Memangnya manusia sestabil apa yang bisa kuat berpikir dan bertindak sendirian dibawah tekanan dan lingkungan asing dengan ancaman bisa dibunuh sewaktu-waktu? Wajar dong sesekali galau. Uhuk.

Jujur, manhwanya rada kering dan serius karena minim komedi jadi beberapa kali saya stop membaca karena lebih memilih selingan yang lebih segar, tapi karena penasaran akhirnya saya balik lagi membacanya, dan... wow, endingnya oke juga. Tidak terlalu buruk lah meskipun teteup, nggak yang happy banget juga. :D

Alur Kematian adalah Akhir Sang Antagonis/Villains Are Destined to Die. 

Antagonis yang Kesepian


Adegan dibuka dengan dialog antara Penelope dan salah satu main lead (ML), Reynold. Dan seperti yang sudah di mention sebelumnya, layaknya game otome, setiap ML memiliki bar suka yang bisa ditengok dengan bebas oleh Penelope. Nilainya miris karena semuanya dibawah 30%, tidak seperti mode normal yang semua bar-nya dimulai dari 30%, bahkan ada juga ML yang bar-nya dimulai dari 0%. 

Ini adalah hard route dari permainan Princess Love Love Project. Salah langkah sedikit, bisa mati. (katanya)

Anyway, dalam manhwa ini, pembaca akan dimanjakan dengan taburan ikemen gepeng, yang sayangnya sebagian besar akhlaknya perlu diperbaiki. Ini tuh bikin saya jadi bertanya-tanya di awal membacanya. Serius, apakah main lead redflag sekarang tuh jadi favorit? Ala-ala badboy begitu kah? Nggak pengen apa para author ini sering-sering bikin male lead yang ijo royo-royo?
*pertanyaan penting lol karena barusan berkenalan dengan keluarga Agriche*

EH TAPI SEBENTAR BUND

Menuju chapter puluhan ke atas, ternyata ada lho bendera merah yang ternyata bisa jadi hijau, bahkan jadinya hijau metalik alias bersinar-sinar dan bikin terpesona para readers. Aih! 

Ada yang bisa tebak yang mana?

Karakter di Kematian adalah Akhir Sang Antagonis/Villains Are Destined to Die


Penelope eckart

Ini dia Female Lead (FL) kita. Si anak palsu berambut merah jambu yang jahat dan selalu jadi pembuat onar di keluarga Eckart. Di mode normal, Penelope adalah antagonis yang tersingkirkan secara alami beriringan dengan kehadiran Ivonne, sang FL OG yang merupakan putri satu-satunya Duke Eckart yang asli di kekaisaran Ioka.

Nah, di Hard mode, keduanya menjalani rute yang berbeda karena Penelope lah yang menjadi FL. Mengubah penilaian orang lain yang sudah terlanjur buruk memang syulit, tanya deh dengan Penelope yang beberapa kali mati saat menjalani rute ini.

Derrick Eckart

Meskipun ganteng, tapi serius deh, tokoh Derrick ini juara 1 dalam bikin hati rasanya nggak enak. Secara personal saya pernah loh merasa kalau dia baik dan sepertinya tulus menyayangi Penelope, namun kepribadiannya yang dingin dan kering ternyata mengganggu banget di ending karena orang ini tidak benar-benar peduli dan hanya bergerak atas nama kepentingan. 

Sekilas info tambahan, umurnya 24 tahun dengan tinggi badan 185cm. 

Reynold Eckart

Berbeda 4 tahun dengan sang kakak. Di usianya yang baru 20 tahun Reynold ini meskipun awalnya yang paling ngeselin karena paling berdarah panas, seiring bertambahnya chapter semakin matang dan hangat. Kepedulian yang ditunjukkannya meskipun nampak dangkal dan terkadang penuh gengsi nggak penting itu genuine. Tapi tetap ya, bukan Reynold kalau tidak keras kepala, agresif, bermulut kasar dan suka mencari masalah. 

Kesan tentang orang ini; dengan tinggi 183cm kelakuannya seperti kucing oren yang ajaib tapi lucu tapi juga kadang-kadang ngeselin.

Kallisto Regulus 

Uhuk.
 Ini dia si ijo royo-royo gaesss. Umurnya boleh baru menginjak 22 tahun tapi putera mahkota kekaisaran yang kejam dan konon menganggap hidup orang lain seperti debu ini ternyata berbeda dengan gosipnya. Dia tidak peduli hal-hal kecil yang mengikat dan sifatnya yang membucin plek ketiplek banget dengan the one and only Riftan Calypse. 

Callisto dan Calypse, mirip nggak sih? Jangan-jangan mereka sodaraan *maksa*

Oh iya, Callisto ini tingginya diceritakan 188cm. Paling tinggi diantara ML lainnya seolah menegaskan kalau berdasarkan hierarki atau tinggi badan pun, dia tetap yang nomor satu. 

Winter Berdandi

Kepala keluarga Marquess Berdandi sekaligus penyihir dan pedagang informasi serta barang rahasia. Ini entah kenapa saya terus-menerus salah baca jadi Berdandan lho. 🤭

Mas Winter ini sebenarnya baik dan tipe-tipe filantropis tulus yang memang hidupnya adalah untuk membaktikan diri terhadap umat manusia. Tapi semua orang katanya jadi kejam kalau dihadapkan dengan cinta, dan kalau berdasarkan route utama di Original Game, si Winter ini adalah kartu utama yang menaikkan OG FL ke panggung dan 'mengeksekusi' Penelope Eckart bersama dengan Lady Gloria Kellen secara tidak langsung.


Iklies

Ksatria dari kalangan budak, namun identitas sebenarnya adalah bangsawan dari kerajaan yang telah runtuh. 

Spoiler tentang tokoh ini dan kedekatannya dengan FL kita yang paling banyak diceritakan di awal manhwa membuat penilaian kita merasa kalau Iklies ini sepertinya baik dan tulus.

Nah, penilaian itu tidak salah karena dari awalnya Iklies memang baik dan tulus, tapi karena kebanyakan manipulasi dari Penelope, rasa sayang dan tulus itu perlahan tumbuh menjadi sebuah obsesi.

Mari kita subjektif deh ya, dia ini kebanyakan mendengarkan dan didoktrin oleh Penelope juga agar bertindak sesuai rencana Penelope pada awalnya. Hal ini sedikit banyak berpengaruh dengan perasaan Iklies menjadi seseorang yang terobsesi. Sad sekali deh ya, mungkin kalau Penelope tidak berlebihan dalam berusaha menaikkan skor, Iklies tidak berakhir dengan obsesi tidak masuk akalnya. :')

Ivonne? Is that you?
Ivonne? Is that you?

Kesan Membaca Kematian adalah Akhir Sang Antagonis/Villains Are Destined to Die


Artnya mengingatkan saya dengan Beatrice, salah satu manhwa tipe slow pace yang banyak menggunakan pemilihan warna serupa. Tapi sepertinya illustratornya memang beda deh ya, karena kalau tidak salah keduanya juga berasal dari dua penerbit yang berbeda.

Tentang otome game yang diangkat jadi tema cerita. Meskipun sempat dibuat bingung dengan pemilihan rute di awal karena hampir semuanya zonk, namun pada akhirnya setiap pembaca pasti setuju kalau rute Kallisto Regulus adalah rute yang paling menjanjikan. 👍

Kalau kita buat timeline ceritanya:
🔑Season 1 (eps 1-44)
Bagian endingnya 'menampar' Reynold yang akhirnya mengetahui bagaimana perasaan villain yang sebenarnya menyedihkan. Meski masih jengkel dengan Reynold, tapi ya bolehlah dimaafkan Abang yang satu ini.
🔑Season 2 (eps 45-85)
Kali ini giliran Derrick yang ditampar dengan rasanya tidak dipercaya oleh orang yang kita harapkan bisa memahami kita. Berbeda dengan adiknya, rasanya memaafkan bujang satu ini rada syulit 😄
🔑eason 3 (eps 86-124)
Ivonne / Yvonne muncul! Tapi kali ini apa hubungannya dengan Nation of Laila yang jahat? Apakah Ivonne berubah menjadi karakter antagonis karena Penelope mengambil jatah karakter protagonis? 

Tempat Membaca


Aku membaca manhwa ini di KakaoWebtoon. Ada sebagian eps yang masih free, atau kalau mau, platform ini sering membuat event dengan tiket gratis berjangka waktu, tak ada salahnya berburu siapa tahu kebetulan jackpot dapat judul yang bagus. ^^

Sekian review manhwa Kematian adalah Akhir Sang Antagonis. Selamat membaca~

Post a Comment

Post a Comment

Halo, terimakasih banyak sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^