Sunday, May 19, 2019

Belajar Asyik dan Teratur Melalui Aplikasi Ruang Guru

Belajar untuk saya pernah jadi hal yang sangat menyenangkan, dan pernah juga jadi hal yang sangat menyebalkan. Menyenangkan kalau saya bisa memahami konsepnya secara keseluruhan dan menyebalkan saat saya tidak bisa mengikuti tempo belajar yang cepat dari pengajar. 

Saya sadar kalau saya sepenuhnya tipe slow learner, alias lamban. Selain itu, saya juga tipe introvert sehingga kurang nyaman belajar dengan banyak orang, karena itulah saat saya menghadapi UN SMA dulu, saya lebih memilih privat mata pelajaran Matematika dengan tiga teman saya. Jadi les saya seakan ekslusif karena yang jadi murid cuma bertiga saja.

Padahal? Itu karena kami berempat sama-sama introvert. Ya, betul, guru les saya waktu itu juga introvert. :D

Dulu saya pernah berpikir, alangkah nyamannya kalau di dunia ini bisa ada tutor online. Tutor yang bisa saya jadikan tempat bertanya kapan saja tidak harus menunggu hari tertentu dan durasinya belajarnya bisa mengikuti kemauan saya. (saya waktu itu les jam 8:30 sampai jam 10 malam).

Tapi kalaupun ada, sudah pasti mahal sekali. Iya nggak?


Ruangguru Sebagai Solusi Belajar Masa Kini


Nah, khayalan saya tentang tutor online itu ternyata sekarang sudah hadir. Dan harganya juga lebih besahabat daripada perkiraan saya dulu. Nama tutor online itu (atau lebih tepatnya bimbingan belajar online) adalah Ruangguru.

Ruangguru pastinya bukanlah sebuah hal yang baru kalau kamu berasal dari generasi millennial, apalagi kalau kamu fansnya Iqbaal Ramadhan atau Gitasav, yang merupakan ambassador dari Ruang guru.



Kalau kamu masih belum familiar RuangGuru, sini saya ajak berkenalan dulu deh!


Tentang Ruang Guru


Ruang guru adalah startup Indonesia berbasis edukasi yang didirikan sejak tahun 2014 oleh Belva Devara dan Iman Usman, yang keduanya berhasil masuk dalam jajaran pengusaha sukses dibawah 30 tahun melalui Forbes 30 under 30 untuk teknologi konsumen di Asia.

Ruangguru ini telah berkembang pesat dan menjadi perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki lebih dari 6 juta pengguna serta telah mengelola lebih dari 150.000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran. 

Jadi, nggak perlu atau khawatir ya, Insya Allah trusted.

Cara Belajar di Ruangguru 


Untuk bisa belajar di Ruangguru juga menurut saya gampang banget. Kalian cukup masuk ke website Ruangbelajar for dekstop pada gawai atau komputer kalian.

Apa? Komputer?



Yup, RuangGuru ini nggak cuma bisa diakses melalui gadget tapi juga melalui PC atau laptop sehingga mempermudah kita untuk bisa konsentrasi karena nggak ada notifikasi dari aplikasi lain dan layar computer yang lebih lebar pastinya lebih eye friendly, nggak perlu memicingkan mata lagi kalau ada tulisan yang kecil. :D 

Fitur-fitur yang ada di Ruangbelajar for desktop.


Nah, bicara soal fitur, maka di ruangbelajar tersedia 3 macam fitur yang menarik, yaitu:

>> Video Belajar 

Pertama, kita akan diajak belajar dengan fun melalui video belajar beranimasi dan juga pembahasan soal untuk SD, SMP, SMA bersama Master Teacher dengan durasi 10-15 menit.

Nah, kalau kamu termasuk tipe visual sepertinya cara belajar melalui video animasi ini akan sangat cocok denganmu.




>> Latihan Soal dan Pembahasan

Naini! Practice make perfect

Setelah memahami dasar-dasar pelajaran dari video tadi maka kita bisa maju ke step berikutnya dengan mengerjakan soal. Tipe soal yang disediakan disini ada belasan ribu, jadi bisa disesuaikan dengan kemampuan kita, misalnya dari yang mudah dulu deh, baru beranjak menuju soal dengan tingkat kerumitan yang lebih tinggi.

Layaknya tes CPNS, disini nilai juga akan langsung keluar begitu kita selesai mengerjakan. Bedanya, disini juga bisa lihat pembahasannya sehingga kita akan bisa memahami dimana letak kesulitan kita dimana dan bisa langsung memperbaikinya. 



>> Rangkuman/Infografis Modul Bimbel

Misalnya kita sudah selesai nonton video belajar, sudah selesai mengerjakan soal dan melihat pembahasan juga. Kita bisa refresh kembali materi yang sudah dipelajari dengan rangkuman yang bisa di download. Jadi pelajaran bisa lebih ‘nempel’ di otak. 


***


Ah, gimana? menarik sekali bukan si Ruangbelajar ini? 

Seandainya dulu sudah ada ruangguru maka saya mungkin akan memilih belajar disini saja karena fitur yang ditawarkan begitu menarik. Saya nggak perlu belajar sampai larut malam di luar dan bisa belajar asyik serta teratur dengan memanfaatkan gadget. 

Menurut saya, ruang guru bisa menjadi solusi belajar untuk anak yang introvert, kalaupun tidak introvert, pada dasarnya fitur di ruangguru sangat mempermudah untuk memahami pelajaran, jadi aplikasi ini sebenarnya cocok untuk semua pelajar SD-SMP-SMA. Jadi nggak ada alasan lagi, daripada main pabji seharian di gadget, lebih baik kita manfaatkan teknologi itu untuk belajar untuk masa depan yang lebih gemilang.

Setuju atau setuju banget?



Saturday, May 18, 2019

Rencana Mengikuti Bimbel Online Futuristik Bersama Ruangguru

Pendidikan Indonesia tertinggal 128 tahun!

Salah satu hal yang dikemukakan di video youtube Agung Hapsah membuat saya sebagai ibu satu anak terhenyak. Video itu merupakan kali pertama saya mengenal lebih dalam tentang Ruangguru, sebuah aplikasi yang dikatakan Agung Hapsah boleh jadi menjadi solusi dari sistem pendidikan Indonesia yang masih belum sempurna.



Tapi, tapi, tapi nih, apa hubungannya si Ruangguru dengan Pendidikan di Indonesia yang ketinggalan 128 tahun? 🤔 

Nah, sebelum saya membahas itu, kita harus tau dulu dong...


Bagaimana bisa sih Indonesiaku tercinta ini dikatakan ketinggalan 128 tahun?


Nah, jadi sebutan "tertinggal 128 tahun" ini datang dari riset yang diadakan oleh Lant Prichette, seorang Profesor dari Oxford University dengan target riset anak usia 15 tahun dan berlokasi di Jakarta, hasil penelitian beliau menyebutkan bahwa pendidikan anak di Jakarta ternyata tertinggal sekitar 128 tahun jika dibandingkan dengan negara lain. Dengan kata lain, dibutuhkan waktu 128 tahun untuk bisa sejajar dengan rata-rata negara berkembang dan maju dalam sistem pendidikan.

Ngomong-ngomong, Jakarta lho, ibukota kita. Bisa lah dibayangkan bagaimana kalau di daerah-daerah? 🙂



Riset tersebut kalau dipikir-pikir tentu juga berkorelasi dengan riset lainnya yang diadakan oleh PISA atau Programme for International Student Assesment yang mengurutkan Indonesia pada peringkat 62 dari 70 negara dalam hal kualitas sistem pendidikan sedunia. Peringkat ini diukur berdasarkan kemampuan belajar di bidang matematika, sains, dan literasi.

Dalam video yang di unggah oleh Agung Hapsah ke channelnya itu, dia juga sedikit menyinggung bagaimana performa guru di Indonesia saat tes UKG yang memiliki nilai rata-rata hanya 53,02. 

Nah, dari poin diatas itu bukan berarti kita harus mencari kambing hitam atas ketertinggalan kita. Menyalahkan murid atau menyalahkan guru sama-sama tidak akan menghasilkan apapun. Setuju?

Terus apa dong?

Ya untuk saat ini kita harus improve bagaimana sistem belajar kita sendiri.

Dalam hal ini, saya sebagai emak-emak (meskipun Nuy nanti Juni baru masuk PAUD :p) juga harus memperhatikan anak-anak saya belajarnya bagaimana nantinya, misalnya nih:

✔️Kapan waktu dan suasana yang paling dia sukai untuk belajar?
✔️Bagaimana cara dia nyaman untuk belajar?
✔️Apakah anak kita tipe audio? visual? kinestik?
✔️ Bagaimana agar dia memahami konsep? 
✔️dan lain-lain yang semacam itu, intinya sama: belajar pada anak-anak harus FUN!

Toh kita tahu sendiri nggak semua anak daya tangkapnya sama. Kalau saya dulu pribadi lamban, kakak-kakak saya cepet. Saya introvert suka belajar di perpustakaan, kakak saya tipe audio kalau tampil presentasi bagus.

Dibandingin? wah, saya tahu banget bagaimana rasanya. Jadi pas saya jadi emak begini saya bertekad untuk tidak menyamaratakan kemampuan anak-anak saya, karena setiap anak pasti dilahirkan istimewa di jalannya masing-masing. 😉

Seperti kata kakek Einstein:

“Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid.”

Intinya nih, setiap orang sebenarnya cerdas dan dunia ini luas, banyak banget peluang baru yang terbuka setiap hari. Oleh karena itu, belajar adalah sebuah kewajiban untuk bisa sukses di masa depan, tidak peduli di kondisi apapun dan bagaimanapun keadaanmu, mau di kampung, ataupun hidup lingkungan nggak mendukung, jangan jadikan dirimu 'tertinggal' secara mental dan juga intelektual. ✨ 

Apalagi kalau cuma sekedar biaya bimbel yang mahal? 

Seperti yang Agung Hapsah bilang, banyak kok alternatif yang bisa kita coba untuk mengatasi kesemrawutan pendidikan yang saat ini ada di Indonesia, salah satunya seperti menggunakan aplikasi Ruangguru tadi.

Yup, kalau ketertinggalan kita di aspek pendidikan masih belum bisa dikejar, kita bisa dong mencari jalan sendiri. Saya percaya 100% Indonesia itu sebenarnya adalah bangsa yang hebat dan cerdas.

gausah bingung ya!

Mencoba Aplikasi Ruangguru


Saya? oh, saya sudah coba dong, survey dulu... :p.

Caranya mudah sekali, cukup dengan mengunduh aplikasi Ruangguru yang tersedia di playstore. Install, kemudian login deh. Loginnya juga nggak ribet, kita bisa masuk ke menu dengan menggunakan akun Facebook atau Google. Tinggal klik dan approve, udah deh, kita sudah masuk.


Begitu masuk di aplikasi, maka kita bisa melihat fitur belajar yang tersedia. Fitur ini ada yang gratis, dan ada juga yang berbayar. Kalau ingin membuka fitur berbayar maka kita harus berlangganan terlebih dulu.

Tapi jangan buru-buru skeptis dulu, biaya berlangganan bisa dikatakan terjangkau lho! Ada berbagai paket yang bisa dipilih, ada yang 700.000/semester, ada yang 900.000/tahun, atau yang 1.450.000/2 tahun. Bisa dipilih yang mana yang cocok dengan kondisi kita, yang jelas kalau bimbel diluar pasti lebih mahal daripada hal itu


Fitur-fitur yang ada di aplikasi RuangGuru:

1. RoboGuru
Roboguru merupakan robot yang dapat menjawab soal latihan Ujian Nasional (UN) dan SBMPTN. Caranya dengan mengirimkan soal/ upload yang dirasa sulit dalam bentuk foto, kemudian roboguru akan memperlihatkan lima soal dan jawaban yang paling relevan dengan pertanyaan tersebut. Keren ya?

2. Ruang Baca
Seperti namanya, ruang ini ditujukan untuk membaca materi pelajaran.

3. Ruang Les Online
Nah, disini kita bisa bertemu dengan tutor belajar kita secara online dan personal, bener-bener memudahkan!

4. Ruang Les
Nggak suka online, jangan khawatir karena ada juga les offline. Jadi fitur ini merupakan fasilitas untuk tempat mencari guru privat yang bisa datang ke rumah. Wilayahnya masih terbatas tapi pasti nantinya akan semakin luas ya ;)

5. Digital Boot Camp
Belajar sendirian koq sepi dan bikin nggak semangat yaaa? Nah, kalau begitu mungkin kamu harus mencoba kelas kolektif online ini. Jadi kamu bisa belajar rame-rame disini. Wah, asik banget nih!

6. Ruang Uji
Sudah belajar sepenuh hati, sekarang saatnya untuk menguji kepahaman kita melalui fitur satu ini. Are you ready?

Fitur yang menurut saya paling menarik adalah Live Chat. Apa itu live chat?

Jadi, jika anak merasa kesulitan untuk menjawab soal atau memahami materi, di aplikasi ini kita bisa bertanya langsung pada tutor melalui live chat. Biayanya menurut saya masuk akal dan terjangkau, yakni 20.000 untuk 30 menit. Oh iya, ada audio call-nya juga lho. Mantap djiwa!




Nah, nggak berlebihan rasanya kalau dikatakan kalau Ruangguru ini bisa menjadi alternatif bimbel online yang oke untuk bisa membantu murid mencapai target belajar, materinya saya lihat-lihat mudah dipahami dan juga didukung dengan video yang menjelaskan materi terkait secara jelas dan lugas.

Saya sebagai orangtua juga bisa tenang karena bisa melihat progres anak belajar. Yah, siapa tahu anak saya bisa jadi The next Belva Devara atau bahkan melampauinya kan? Hahaha...

*kebanyakan baca caption ig @mamambisius nih kayanya*

Oh iya, kalau kamu belum tahu siapa itu Belva Devara, beliau adalah CEO Ruangguru.






KAK, GIMANA CARA SUKSES?⁣ ⁣ Pertama, jangan takut mimpi besar. Banyak orang takut duluan dan memenjarakan potensi dirinya hanya dengan pikirannya. Bukan kompetensinya yg membatasi prestasi, tapi mimpinya yg terlalu sempit.⁣ ⁣ Memang, byk orang sekitar psti akan bilang gak mngkin. Tapi, bagi gw, justru karena itu hal yang "gak mungkin", jadinya "worth it" untuk gw kejar.⁣ ⁣ Dulu SMA gw SMA baru. Gw angkatan pertama, seangkatan 30 orang. Belum ada ceritanya ada alumni masuk PTN, apalagi masuk NTU Singapura yg terkenal hanya utk yang menang medali olimpiade sains. Repotnya lagi, gw mimpinya mau msuk jurusan tersulit gelar ganda.⁣ ⁣ Begitu pula ketika bilang ke boss kalo gw mau apply S2 hanya ke Harvard dan Stanford (dan ga mau univ lainnya) hanya dengan 2 thn pengalaman kerja, lalu dia senyum dan bilang "keajaiban kalo sampai diterima".⁣ ⁣ Tapi gw berusaha sekuat gw. Izin bolos sekolah sebulan utk belajar di rumah. Lalu gw belajar mandiri dari bangun tidur, ampe tidur lagi non stop. Sebelum tidur, materi selanjutnya udah ditata di sebelah bantal supaya begitu bangun gak keganggu yg lain2, dan bisa langsung buka buku lagi. Cari buku utk belajar juga dibela2in sampe memburu ke toko loak buku bekas krn mau selengkap dan semurah mungkin. Bisa dibilang, gw waktu itu "terobsesi" terhadap mimpi gw itu.⁣ ⁣ Lalu apa hasilnya?⁣ 1) Gw berhasil jadi org Indonesia pertama yg masuk jurusan gelar ganda di NTU Singapura (Komputer dan Bisnis), dgn beasiswa penuh.⁣ ⁣ 2) Bukan hanya diterima Harvard "atau" Stanford, gw waktu itu kaget banget diterima di dua2nya. Lalu, gw menjadi org Indonesia pertama yg masuk program gelar ganda Harvard dan Stanford, dua universitas paling bergengsi di dunia, dgn beasiswa penuh.⁣ ⁣ Kalo gw dengerin kata org yg sangsi, gw gak akan sampai di sini. Gw percaya butuh org agak "gila" untuk mencapai hasil yang "gila" pula.⁣ ⁣ Gw tidak menjamin akan tercapai, gw jg punya mimpi gila yg masih sedang gw garap kok. Ada banyak faktor lain (gw ceritakan di post lain nanti) untuk sukses, tapi mimpi itu adalah FONDASI awalnya. Mesti kokoh, and u need to believe in it. Intinya, first step, mimpilah dulu segila2nya, tercapai atau nggak itu urusan kedua. Setuju gak? 😁
Sebuah kiriman dibagikan oleh Adamas Belva Syah Devara (@belvadevara) pada


Oke, itu saja dari saya tentang gambaran pendidikan di Indonesia dan juga review singkat tentang aplikasi Ruangguru, sebuah aplikasi bimbel online futuristik yang mudah serta menyenangkan.

Kamu pengen berlangganan Ruangguru juga? Yuk!

Friday, May 17, 2019

Tips Belanja Online di Marketplace untuk Beginner Agar Tidak Tertipu Toko Kaleng-kaleng

Tips Belanja online, tips memilih toko online terpercaya

[Tips Belanja Online di Marketplace Agar Tidak Tertipu Toko Kaleng-kaleng]


Saya hampir nggak pernah kena zonk saat berbelanja di marketplace dari tahun 2012 sampai sekarang. Bangga? Oh, iya donk, soalnya saya kan tinggalnya di kota kecil di Kalimantan dan otodidak dalam hal belanja online. Rasanya bener-bener berasa keren waktu pertama kali bisa belanja online waktu itu. Mana baru lulus SMK, baru bisa kerja dan belanja dari uang sendiri juga, jadi maklumi sajalah, masih rada-rada norak. Ahahaha

Eh, sempat dong kena zonk belanja online, tapi bukan di marketplace, waktu belanja di instagram. Ceritanya waktu itu pengen beli sepatu custome size buat pernikahan Abang saya dan udah mepet banget waktunya sekitar sebulan atau 3 mingguan gitu. Intinya saya kira sepatunya nanti bakalan oke dan datang dalam beberapa hari menjelang hari H.

Dateng barangnya? Oh, dateng... Tapi jahitannya alamakjang parah banget sizenya.... bikin kesel aseli. Orang pesan setara size 10, yang datang malah size 12. Iya kaki saya gede, tapi kok rasanya ini seperti terhina ya karena dilebihin 2 nomor. Badan saya emang melar, tapi gak begini juga kali, bambank! 

(Bambang: Kok lo nyalahin gw? Salah gw apaaaaa)

Yah, intinya saya kapok belanja di Instagram. Itu kali terakhir saya belanja di IG. Cukuplah dua ratus lima puluh ribu melayang, saya udah terlanjur kesel sampai tawaran si seller memperbaiki sepatu 1x saya cuekin dan endingnya si sepatu Aladdin itu berdebu di sudut rumah. Saya suruh suami pun masih longgar sama dia, dan... buat apa juga dia pakai itu iya kan? lol.

Nah, berangkat dari pengalaman buruk itu praktis saya jadi tim marketplace sampai sekarang, saya pernah membeli baju, smartphone, kerudung, tas, dan lain-lain via marketplace dan nggak pernah zonk kena toko kaleng-kaleng dong, kasus sepatu Aladdin nggak pernah terullang meski saya sampe sekarang masih trauma beli sepatu online.

Oke, kali ini saya mau share tips memilih toko online supaya nggak mudah tertipu dalam belanja online:

  1. Lihat Ratingnya, rating tinggi seperti juragan atau star seller berarti toko tersebut sudah diverifikasi dan merupakan toko resmi yang menjual dalam jumlah besar.
  2. Lihat statistik pembelian, biasanya semakin tinggi semakin trusted.
  3. Lihat Komentar yang diberikan oleh buyer (feedback). Meski kadang ada komentar bayaran tapi cara ini bisa mengecek pendapat orang lain.
  4. Lihat foto yang dikirimkan sebagai testimonial (tagged photo), apakah sesuai display?
  5. Periksa forum diskusi, bagaimana cara seller menanggapi calon buyer. Judes atau ramah

Nah, itu dia hal-hal yang saya pastikan sebelum memutuskan checkout dari sebuah marketplace. Memang nggak ada yang bisa memastikan kondisi barang saat sampai nanti sesuai ekspektasi atau nggak. Tapi tips ini bisa kamu pakai kalau kamu masih beginner dalam hal belanja online dan bingung memutuskan belanja dimana. Kalau kamu agak paranoid, bisa juga pilih yang toko yang menyediakan garansi supaya kalau nggak sesuai kamu bisa retur/tukar barang. 

Selamat belanja dan semoga sukses!





Let's be friends on:

Wednesday, May 15, 2019

Wishlist Skincare Routine untuk Kulit Kering dan Kusam

Skincare Routine untuk Kulit Kering dan Kusam

Saya sudah lama bermasalah dengan kulit kering, apalagi sesudah menikah saya menggunakan pil KB, rasanya kadar ketandusan kulit saya semakin menjadi-jadi saja. Untung sekarang banyak skincare yang ditujukan untuk kulit kering, biasanya kan pasar terbanyak itu kulit berminyak atau kulit berjerawat. Lha, saya yang kulitnya ngelopek dulu rasanya sulit sekali bertemu dengan skincare yang pas. Sekali ketemu, eh, formulanya gak cocok. *sight*

Tapi karena sekarang industri kosmetika sudah maju dan variasi produk semakin beragam, plus banyak beauty blogger yang ilmunya mumpuni sering sharing-sharing di sosial media, maka saya juga semakin mudah menemukan produk yang nampaknya cocok dengan saya.

1. Facewash oceanfresh


Cara naksir sama facewash ini karena kandungannya yang diklaim alami dan 100% Indonesia. Apalagi dia no microbeads dan no harmful ingridients jadi saya rasa saya bakalan cucok banget pakai ini ^^

2. Toner wardah


Wardah semakin hari semakin kece, saya ngincer salah satu tonernya yang berbahan ekstrak bunga edelwiss ini kapan-kapan.
 

3. Toner avoskin



Wah, ini juga katanya salah satu exfoliator lokal yang kece, saya mupeng banget memabaca reviewnya. Tapi saya masih galau antara mau pakai tonernya atau pakai serumnya soalnya si serum kandungannya lebih nendang. Harganya juga lebih nendang di dompet huhu


4. Hatomugi cream


Kalau lotionnya yang isi 500ml itu sih oke banget hasilnya di kulit saya, calm. Saya pengen nyobain yang versi creamnya, tapi nunggu si 500ml ini habis dulu. Habisnya kapan? Kayanya masih lama hehe

5. Hada labo premium lotion



Wishlist zaman baheula, tapi saya males beli online yang full karena terlanjur mager pakai yang share in jar atau yang reguler produksi lokal di Indonesia.

6. Lipbalm aquilaherb


Kalau baca ingriedients si Aquila ini sih bikin mupeng banget! Alami semua, mana produk lokal, mana sudah halal, mana sudah certified cruelty free, bahan dari petani lokal. Semua yang saya mau ada di Aquila deh pokoknya.

7. Krim pagi dan krim gamat aquilaherb.


Saya cinta berat sama keduanya (dan sama semua produk mereka lol), kayanya yang ini dalam waktu deket bakal di repurchase deh.

8. Wangsajelita face oil 


Face oil ini sempat masuk pertimbangan saya bareng sama Bio oil. Bio oil sudah pernah nyobain pas hamil Nuy dan... efenya nyaris nggak kelihatan. Nggak bisa ngarep banyak sih karena nggak rutin. Tapi itu buat perut, kalau wajah saya naksir si Wangsajelita ini dulu deh.


9. Sensatia botanicals neroli blossom facial C serum 



Serum ini banyak di rave pemilik kulit kering, katanya sih, it works! Jadi saya pengen nyobain juga. Nggak apa deh invest di serum bikinan Bali ini kalau beneran ngefek. Saya pengen banget memperbaiki tekstur kulit saya yang berantakan ini.

Nah, itu dia (wishlist) skincare routine yang cocok untuk pemilik kulit kering dan kusam, kandungannya saya lihat melalui berbagai situs beneran improve banget ke kelembaban kulit. Jadi, kalau tipe kulitmu sama sepertiku mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk mencoba produk-produk diatas.




Tuesday, May 14, 2019

Sikat Gigi Saat Puasa, Boleh Nggak Sih?

sikat gigi saat puasa boleh nggak?

Boleh nggak sikat gigi saat puasa? Bikin batal nggak ya?


Pertanyaan semacam itu dulu pernah singgah dalam kepala saya. Meskipun katanya, bau mulut orang yang berpuasa itu kelak seperti harum misk saat di surga, namun kenyataan kalau mulut orang yang berpuasa bisa menjadi bau terkadang sangat mengganggu, apalagi untuk saya dan mungkin teman-teman lainnya yang bekerja di ranah publik dan harus cuap-cuap pam-pam pada banyak orang sepanjang harinya. Bau mulut pasti menjadi hal yang harus dienyahkan. Iya nggak?

Soalnya kan nggak enak sama orang lain, dan bikin nggak percaya diri juga kalau bau jigong saat ngomong. Meskipun diakui atau nggak, hampir semua teman kondisinya juga sama dengan kita saat lagi berpuasa. HAHA

Nah, perihal menyikat gigi terkadang hadir menjadi solusi karena dengan bantuan pasta gigi (yang sering ditambah menthol ituuuu), maka aroma nafas akan menjadi lebih harum dan segar. Kotoran dan juga sisa makanan yang berada di rongga mulut dan bikin mulut bau juga akan menghilang. Kalau mau nggak bau mulut ya mesti sikat gigi.

Tapi, kan ada yang bilang kalau menyikat gigi itu bikin batal puasa?? Terus ya kudu gimana? Kan, aku sudah bila kalau tidak sanggup menanggung kejigongan ini, rhoma!

Yaaaa... ternyata nggak kudu gimana-gimana :D 

Karena ternyata menyikat gigi itu boleh, dengan catatan, nggak boleh ada partikel yang melewati saluran cerna, entah itu air, pasti gigi, atau helaian sikat gigi yang lepas. Hanya boleh diluar, pada bagian rongga mulut saja.

Jadi, kalau dirasa-rasa biasanya ada air yang netes masuk seger-seger ke kerongkongan sehabis sikat gigi, itu bisa ngebatalin puasa kita lho, seriusan. 

Sekali ya sah-sah aja dianggap rezeki (rezeki opo tho? wkwk), tapi dua kali, tiga kali, ya sebenarnya kita sadar dan tahu dong kalau kita nggak bisa meloloskan dari syarat menyikat gigi. Mending nggak usah sikat gigi.


TERUS, SOLUSI KALAU NGGAK BISA SIKAT GIGI SAAT PUASA?


Jawabannya adalah sikat gigi sesudah imsak, jadi masih  subuh. Jadi masih belum masuk kandang waktu puasa. Karena menyikat gigi itu dua kali sehari, maka jadwal menyikat gigi yang kedua adalah setelah berbuka (setelah maghrib).

Dengan begitu, kita sudah memurnikan makna puasa karena sudah mengeliminasi salah satu faktor yang bisa membatalkan puasa. Hal-hal lainnya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya bau mulut juga jangan lupa kita kerjakan, misalnya nggak memakan makanan yang berbau kuat (misalnya petai, jengkol dan teman-temannya) dan juga menggunakan cairan pencuci mulut seperti gargle/mouthwash supaya mulut segar lebih lama.

Nah, oke deh, sekian dulu. intinya kalau ditanya sikat gigi saat puasa itu boleh atau nggak, jawabannya boleh ya. Tapi, ada syaratnya. Dan kalau nggak bisa atau nggak yakin bisa memenuhi syaratnya lebih baik nggak usah dikerjakan. Sesimpel itu!


Custom Post Signature

Custom Post  Signature