Sunday, October 14, 2018

Bolehkah Ibu Hamil Olahraga?


Kehamilan adalah suatu momen yang dinanti-nanti oleh pasangan suami istri yang telah menjadi pasangan halal, terlebih-lebih bagi para pengantin baru yang belum memiliki buah hati. 

Bukan sesuatu yang aneh dan langka jika kita menemukan banyak pasutri yang mencoba ikhtiar dengan berbagai usaha dan program kehamilan agar segera dikaruniai momongan. 

Namun, setelah positif hamil, ada banyak wanita yang bingung dengan apa yang harus dilakukan dikala kehamilan yang pertama kalinya. Bahkan terkadang juga cenderung salah dalam memutuskan pilihan karena sedikitnya informasi dan belum adanya pengalaman. 


Salah satu contohnya adalah enggan berolahraga dan lebih memilih banyak beristirahat di rumah. Hal tersebut acap kali dilakukan karena sering mendengar mitos dari lingkungan sekitar, jika berolahraga ataupun melakukan aktivitas terlalu banyak bisa membahayakan bagi bayi yang dikandungnya. 

Sebenarnya, anggapan semacam itu tidak sepenuhnya benar dan juga tidak bisa ditelan mentah-mentah sama rata semua Ibu hamil. Memang ada beberapa perempuan yang saat hamil kondisi fisiknya menurun drastis sehingga memerlukan istirahat yang lebih banyak. Tapi jangan serta merta mengira kalau lagi hamil itu tidak bisa melakukan aktivitas apapun, ya. :) 

Nah, agar lebih jelas, kita simak fakta-fakta tentang kehamilan di bawah ini yuk!

1. Jangan Hanya Diam Sepanjang Hari

Hal pertama tentang aktivitas selama hamil adalah jangan pernah berdiam diri saja di rumah atau bermalas-malasan di atas kasur sepanjang hari. 

Memang benar, saat sedang hamil, seorang wanita biasanya akan menjadi lebih lemas dan mengalami ketidakstabilan emosi sehingga membuatnya menjadi ingin istirahat terus. 

Namun perlu diketahui bahwa ada banyak pakar yang menganjurkan para Ibu hamil untuk tetap aktif bergerak, walau hanya berjalan kaki atau membereskan rumah.

2. Perhatikan Jenis Olahraga yang Dipilih Selama Masa Kehamilan. 

Olahraga memang dinyatakan  boleh dan cukup dianjurkan untuk setiap wanita hamil. Namun alangkah bijak jika kita tetap memperhatikan apa jenis olahraga yang akan dipilih. ^_^

Pastikan untuk memilih olahraga yang ringan-ringan saja, jangan memilih aktivitas yang terlalu berat atau membuat tubuh sangat lelah sebagai opsi.



Contoh jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan saat hamil misalnya berjalan kaki, senam, dan gerakan peregangan lainnya yang tidak memerlukan banyak tenaga. Untuk berjalan kaki biasanya sangat dianjurkan di pagi hari memasuki  trimester ketiga.  ūüėČ


3. Gunakan Pakaian yang Sesuai dan Nyaman. 

Beraktivitas dengan perut yang membesar tentunya membuat  ruang gerak para Ibu menjadi terbatas, karenanya pakaian olahraga yang sesuai dan juga  nyaman menjadi sebuah kebutuhan agar tidak terjadi tekanan pada perut atau mempersulit gerak. 

4. Perbaiki Nutrisi Setelah Selesai Berolahraga. 

Aktivitas olahraga yang membakar energi biasanya akan membuat kita menjadi berkeringat, sehingga pastinya cairan di dalam tubuh akan banyak berkurang.

Hal ini mungkin efeknya biasa saja bagi kebanyakan orang dalam kondisi normal, namun berbeda kondisinya untuk wanita hamil yang istimewa.

Ilustrasi 

So, setelah selesai melakukan olahraga, jangan lupa untuk segera memperbaiki nutrisi dengan perbanyak minum air putih dan juga konsumsi makanan bergizi untuk mengganti cairan dan energi yang telah hilang.

5. Jangan Lupa Perhatikan Usia Kandungan

Nah, selanjutnya jangan lupa pula untuk memperhatikan usia kandungan agar bisa menentukan apa olahraga yang paling sesuai dengan kita. 

Olahraga dianjurkan bagi kehamilan di trimester pertama. Dengan bertambahnya usia kandungan, maka intensitasnya semakin dikurangi pula. 

Ketika berat tubuh kita semakin berat karena berat badan dan janin semakin naik, don't push yourself too hard. Cukup lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki 


6. Yoga Sebagai Alternatif Utama.  

Dari sekian banyak olahraga yang bisa dilakukan di masa kehamilan, ternyata ada satu jenis olahraga yang diklaim menjadi pilihan terbaik, yaitu yoga.



Yoga tidak hanya bisa membuat fisik menjadi lebih bugar, namun juga bisa menstabilkan emosi, lho! Hal ini pastinya akan sangat bermanfaat, apalagi mengingat wanita hamil sering mengalami gangguan emosional karena perubahan hormonal. Dampak baik  yang dihasilkan juga konon akan berpengaruh pada perkembangan bayi yang dikandung.


Nah, itulah 6 fakta seputar olahraga bagi wanita yang sedang hamil. 

Semoga bermanfaat dan tetap fit selama hamil dengan olahraga ya ❤️ 
16 comments on "Bolehkah Ibu Hamil Olahraga? "
  1. Setuju, ibu hamil perlu olahraga dengan catatan jenis olahraganya yang ringan-ringan saja. Kalau enggak olahraga nanti malah kaku. Yoga untuk ibu hamil sepertinya asyik juga ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, supaya badan makin luwes dan bugar.

      Delete
  2. 2x hamil ga pernah olahraga mba, krn kurang literasi ttg ini jadinya milih ga olga, trus rasanya badan juga sudah ringkih duluan krn aktivitas harian jadi ga kuat buat olga.

    Ok, untuk yg ketiga insya Alloh akan dipertimbangkan lagi krn manfaatnya juga banyak (((yang ketiga)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aseeekkk, bau-bau nambah nih. Barengan yok Mba #eh

      Delete
  3. yeeeessss YOGA ya.beberapa temen saat ini sedang giat2nya ber yoga ria. ternyata juga cicucok buat orang hail ya Leha.Baiklah..walau blm hamil lagi (wkwkw), paling gak ini bisa jadi acuan kedepan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya hamil nggak hamil bisa sih Mba, cuma kalau hamil yoga paling slow ya ^^

      Delete
  4. Noted dl nah. Klo pina nambah lagi. Hee

    ReplyDelete
  5. biasanya jalan kaki jadi andalan untuk olahraganya ibu hamil,termasuk aku dulu sewaktu hamil. ternyata ada juga yang lain ya. tapi memang penting juga, salah satunya biar aliran darah lancar juga pas melahirkan nanti tetap fit & nggak sampai kehabisan nafas sewaktu mengejan

    ReplyDelete
  6. Iya, meski hamil gak hamil olahraga itu perlu.
    Biar otot-ototnya gak kaku :D

    salam,
    simatakodok.blogspot.com

    ReplyDelete
  7. Nah ini, bkn alasan untuk bermalas malasan ya mba wkwkwk aku paling penasaran pengen nyoba yogaaa.. Meski liat tutor di utub g prnh konsen dan sukses wkwkwk

    ReplyDelete
  8. Benee banget mb. Klo di kasur aja seharian malah bete. Haha. Tp biasanya klo TM 1 emg agak rentan. Jd hrs byk istirahat ya. Pas udah gedean klo olahraga mumer itu ngepel lantai cara tradisional. Wkwk. Soalnya mak mak biasanya ga ad waktu spesiak buat olahraga bener2.

    ReplyDelete
  9. Bener juga ya, kalau olahraga yang berat kasian kandungannya nanti.

    Tetap safety ya istilahnya, pilihlah olahraga yang ringan-ringan aja.

    Makasih ya mba infonya, buat bekal nanti.*eh

    ReplyDelete
  10. Aku suka liat ibu hamil yoga gitu daripada olahraga yg lain soalnya kalo liat ibu hamil olahraga lain gitu kayak agak ekstrem aja sih hehe kalo yoga kan kayak lebih tenang dan calm gitu tapi balik lagi sih ke ibu hamil dan kekuatan janinnya ya sama konsultasi ke dokter juga.

    ReplyDelete
  11. jadi ingat nadya mulia yang hamil tapi olahraga terus bahkan sampai angkat beban gitu. aku malah males banget olahraga. heu

    ReplyDelete
  12. Wahhhh di noted dulu mbak hihi.

    Sebenarnya nisa paling senang kalau liat ibu hamil yang udah besar kandunganya jalan kaki hihihi. Berasa tertantang gitu bawa perut sambil jalan hehe :))

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature