Tuesday, April 03, 2018

Rekomendasi Dorama Jepang Terbaik yang Cocok Ditonton Bareng Keluarga



Ngomongin nonton film bareng keluarga. Kapan nih terakhir meluangkan waktu buat no gadget, nobar bareng-bareng?

Ya pastinya karena bareng sama anggota keluarga, kepengennya itu dapat tontonan yang bernutrisi. Iya nggak? Nggak sekedar leyeh-leyeh manja sama cemilan tapi gak dapat hasil apa-apa. 😁

Menurut saya, film yang dipilih buat nonton bareng keluarga harus berkesan dan ada lesson learned-nya.

Kali ini saya mau sharing nih, beberapa judul film yang menurut saya bagus dan worth to watch. Baik itu buat nonton bareng pasangan, atau sama anak-anak atau remaja.

Sebenarnya ini adalah postingan yang super panjang karena niat awalnya saya kepengen bikin list kumpulan film-film bertema keluarga yang rekomended dari Jepang, Barat, Timur tengah, sampai Indonesia. Tapi kayaknya pembaca bakalan sakit mata kalau diresume dalam satu postingan,  Jadi kali ini khusus buat drama Asia aja ya, terutama yang dari Jepang. ^^

Bebeapa memang jadul, but old is gold kan yah, film lama kadang terasa lebih berkesan.

JAPAN MOVIES YOU NEED TO WATCH.

Film-film dari Jepang kok ya sepertinya buat beberapa orang melekat banget sama stigma negatif. Padahal menurutku masih banyak film-film dari negeri matahari terbit ini yang bagus buat ditonton, bahkan jika itu bareng sama keluarga tercinta di rumah.

Ya pastinya jauhkan sejauh-jauhnya dari yang berbau kalimat yang perlu dibintangi ya? (amit-amit ke index google nulis kata-kata iykwim. LOL πŸ˜‚) Biasanya dari covernya juga udah ketauan kalau isinya gak beres ya, hehe...

Ngomongin genre film nih, sebenarnya favoritku itu rom-com, atau yang based on comic (live action), tapi ternyata banyak juga lho yang genrenya diluar itu dan masih seru untuk di tonton ^^

Penasaran? Yuk lanjut!

1. Yamada Taro Monogatari ( The Story of  Yamada Taro) - 2007




Anak suka nggak akur sama sodaranya?
Suka minta uang mulu? 
Males sekolah?

Cocok banget deh kayanya nonton dorama yang satu ini.
Setidaknya sudah kebukti di keponakan saya yang masih SD. Habis nonton yang satu ini, tiba-tiba manut  sama sodara² ya dan lebih menghargai uang jajan. πŸ˜†

Yamada Taro Monogatari menceritakan kisah seorang murid SMA yang hidup bersama dengan 6 orang  saudaranya yang masih kecil-kecil dan juga ibunya yang berasal dari keluarga kaya raya. 

Ibunya Yamada ini cantik... tapi boros, hobi banget ngabisin uang buat beli barang-barang yang nggak penting. Sang Ibu ini nggak bisa bekerja karena fisiknya yang lemah dan gampang sakit. Sisi positifnya, dia cinta banget sama anak-anaknya.


Ibu bapaknya juga diceritakan gen-nya bagus. Jadi keturunannya flawless semua. >.<

Gimana soal bapaknya? 

Bapaknya Yamada adalah seorang pelukis, yang katanya sih lagi keliling dunia buat melukis, tapi nggak ada ngasih uang keluarganya SEPESERPUN buat nafkah makan. πŸ˜‘ 

Tapi pulang-pulang pasti bikin keluarganya bahagia. Don't ask me why, secara logis emang nggak mungkin. πŸ˜‚

Nah, karena kedua ortunya itu ya-begitu-deh, maka praktis si sulung Yamada lah yang mencari uang, caranya adalah dengan bekerja di konstruksi bangunan saat malam tiba dan belajar saat siang di sekolah. 

Btw, si Yamada berhasi masuk Ichinomiya gakuen, salah satu sekolah kalangan atas dengan jalan beasiswa penuh karena semua nilai mata pelajarannya sempurna. Nggak ada satupun orang di sekolah yang menyangka Yamada berasal dari keluarga super duper miskin karena kegantengan, kebaikan hati, dan juga kharismanya yang membuat semua orang terpesona. Apalagi ditambah dengan Kimura, teman akrabnya yang merupakan anak konglomerat. Oleh teman-temannya di sekolah (terutama anak perempuan), Yamada pun diekspektasikan sebagai pangeran kaya raya yang baik hati. Padahal? Jauh api dari panggang. πŸ˜‚

Yang jadi highlight bagus dari dorama ini adalah: bagaimana pun miskinnya keluarga mereka, Yamada tetap menjadi orang yang jujur dan menghadapi kenyataan dengan senyuman, hal ini terkadang membuat orang disekitarnya menjadi salah kaprah, tapi salah kapral yang kocak banget. Bikin sakit perut! πŸ˜‚

Lesson learned from this film:
Jangan pinjam uang dari orang lain kalau keluarga kita nggak mampu buat bayar. TROLOL 

Tapi hal itu ini emang patut ditiru. Ngapain ngutang kalau udah tau kalau kemungkinan mampu bayar itu kecil?

Baca juga: Frugal Living Idea untuk Rumah Tangga

Oh iya, keluarga Yamada Taro adalah pemburu sale & discount nomor satu. Mereka bahkan menanam sayuran sendiri demi hidup mandiri. Karena sekali lagi, motto hidup mereka adalah nggak bakalan ngutang ! πŸ˜‚

Overall, Drama ini nggak cuma bicara tentang romantika masa SMA, tapi juga kasih keluarga dan ketulusan hati.

Kenapa ini yang nomor satu?  Karena ini highly
 recommended! 

Apalagi kalau ngefans sama band Arashi, karena tokoh utamanya dimainkan sama Ninomiyai Kazunaei dan Sakurai Shou. Yang pernah ngefans bisa cuci mataaa...

*Dikeplak Abah πŸ˜‚

Favorite scene: Waktu Yamada berjuang untuk bisa membeli sepotong daging untuk ulang tahun adiknya. Betapa mengincar waktu diskonan itu penting untuk bisa berhemat, kalau saya mungkin prakteknya berburu popok bayi murah kali ya :D


2. Papa To Musume No Nanokakan (Seven Days of a Daddy and a Daughter ) - 2007



Saya nonton ini bareng Babanuy, dan sukses ooh-ooh-ini-lucu-tapi-bener dihampir sepanjang film. XD

Ceritanya tentang bapak-bapak kaku (Kyoichiro) yang bekerja di perusahaan kosmetika. Dia punya satu anak perempuan bernama Koume yang menjelang remaja dan baru memasuki pubertas, putrinya ini kurang suka sama bapaknya sendiri. Jadi perantara komunikasi mereka berdua beberapa tahun belakangan adalah Ibu mereka. Lucu kan, anak perempuan yang disayang-sayang waktu kecil, pas udah gede malah nggak acuh sama bapak sendiri? πŸ˜…

Nah, ceritanya pada suatu hari mereka berdua makan buah persik ajaib pemberian neneknya di desa. Nggak disangka, ternyata efek dari buah persik itu benar-benar luar biasa! 

Bapak dan putrinya bertukar tubuh!

Bah, ngakak kami berdua sejak scene 'ketuker' itu. Bapak-bapak paruh baya yang kalau sms pakai emoji dan jalannya gemay seperti anak perempuan, sedangkan anak perempuan SMA yang membaca koran khusus bisnis sambil ngangkang seperti bapak-bapak. πŸ˜‚

Baca juga: [REVIEW] 5-ji kara 9-ji Made, dorama Jepang super kocak!

Dari film ini, kami mulai membayangkan gimana nanti kalau Syuna udah gede, dan gimana kalau dia puber nanti (maafkan kami ya nak, kami orang tua yang mikirnya kejauhan πŸ™„) Kami diskusi ringan tentang bagimana caranya mendekatkan anak perempuan dengan ayahnya, meskipun saat dia sudah remaja. Sepertinya ini akan menarik banget di masa depan, Hehe..

Film ini genrenya komedi, jadi banyak kekonyolan sepanjang film. Cocok ditonton bareng anak perempuan yang udah SMP atau menjelang puber. 

Di film ini kita bakalan memahami, seorang ayah ekspresi cintanya berbeda dengan Ibu. Mungkin dibanding ibu, ayah akan lebih banyak diam, tapi sesungguhnya Ayah juga memikirkan anak-anaknya, lho! Nggak kalah lah sama Ibu. ^^ 

Aaah... Habis nonton ini, jadi kangen abah. 😢

3. Grave of fireflies - 1998.




Saya pengen tulis juga tentang Barefoot Gen. Tapi saya belum membaca serinya dengan lengkap, dan filmnya cuma berani sepotong-sepotong karena grafisnya yang sadis (bila kalian tahan dengan penampakan korban bom atom yang meleleh-leleh, silakan aja,tapi kalau saya mending nggak deh. hehe).

Inti cerita dari Grave of Fireflies atau Barefoot Gen kurang lebih sama:

Perang membawa kesengsaraan. Meskipun bagi sebagian orang ada nama yang terukir dan kejayaan yang datang.


Scene terbaper adalah saat saya ngeliat si Adek yang terkena diare dan bahkan makan tanah saking laparnya. Terus lanjut ke scene dimana Si Abang membakar jenazah sang adik dengan tegar. Mewek... Mewek... 😭

Baca juga: Cara Tepat Mengatasi Diare

Nggak ada yang tahu apakah sang adik itu tidur atau sudah nggak ada lagi :(

Film ini secara sederhana mengangkat pedih dan getirnya kehidupan dua anak yatim piatu ditengah perang. 

Kecuali Anda mampu nonton Final Destination tanpa bergidik, sebaiknya sedia tisu sebelum nonton yang satu ini, karena produksi Studio Ghibli nyaris gak pernah bikin keceawa dengan caranya mengaduk-aduk perasaan.

Ghibli gitu loh! 😎

Nonton film satu ini emang bagusnya bareng sama pasangan sih, kalau untuk anak mungkin temanya masih terlalu berat. Grave of fireflies bikin kita lebih menghargai anak-anak yatim piatu dan juga lebih banyak bersyukur.

Melihat sang Abang yang selalu menggendong si adik  kemana-mana, rasanya jadi kepengen belikan gendongan bayi yang bagus deh!

4. Dare Mo Shiranai (Nobody knows) - 2004


Orang-orang di daerah perkotaan mulai kehilangan kepeduliannya. Mereka tidak tahu atau bahkan tidak mau tahu dengan bagaimana kabar orang-orang yang hidup di sekelilingnya. Cenderung menjadi pribadi yang self-oriented. 

Cerita anak-anak yang tidak diketahui orang lain tersaji di film ini. Kalau sekedar film, rasanya sih biasa aja kali ya, tapi tidak untuk yang satu ini. Kenapa? karena film yang satu ini diangkat berdasarkan dengan cerita nyata yang terjadi di Tokyo.

Baca juga: Tentang Bahagia yang Sederhana

Hmm... untuk filmya, jalan cerita memang sudah diperhalus dari yang sebenarnya. Boleh ya kita korek sedikit kejadian aslinya yang mengguncang Jepang pada tahun 1980 dengan nama Sugamo child-abandonment incident/Sugamo Kodomo Okizari Jiken.

Cerita Nobody Knows bercerita tentang seorang Ibu dan 4 anaknya yang pindah ke sebuah apartemen. Yang mengejutkan adalah bapak dari ke-4 anak terebut adalah orang yang berbeda-beda. Jadi sepertinya kita sudah bisa ya menyimpulkan pekerjaan sang Ibu itu apa. Dan yang diperkenalkan kepada lingkungan hanyalah anak yang pertama yang berusia 12 tahun. Sisanya adalah anak-anak yang nggak punya identitas resmi dari negara.

Masalahnya, pada suatu hari Ibu mereka meninggalkan ke-4 anaknya hanya dengan sedikit uang (50.000 yen) karena menikah lagi dengan pria lain. 

Tak ada pilihan lain, keempat anaknya pun tinggal dalam apartemen kecil dengan modal bertahan hidup seadanya. Saat uang habis, mereka pun hanya makan makanan yang ada di tong sampah untuk bisa bertahan hidup. 

Mereka nggak boleh keluar dan nggak berani bilang apa-apa sama tetangga. Kenapa? Karena 3 dari 4 anak adalah anak illegal, kalau ketahuan akan ditangkap dong.

Jadi, berapa lama mereka bertahan tanpa ada yang tahu? Cukup lama, yakni 9 bulan!

Gila ya. 9 bulan!

Ngapain aja tetangganya? Nggak ada tanda tanya sama sekali tentang kabar orang yang hidup dibalik tembok mereka.πŸ˜“

Berdasarkan cerita aslinya, saat ditemukan mereka semua menderita malnutrisi. Bahkan adiknya yang paling bungsu meninggal dunia. (Di dunia aslinya dibunuh, tapi di film diceritakan karena kecelakaan 😒)

Nangis dah, nangis. 😭

Dari fim ini kita akan mengerti betapa pentingnya untuk perduli dengan lingkungan sekitar. Kadang tanpa kita sadari disekitar kita pun masih banyak orang yang membutuhkan uluran tangan dan bantuan kita, sedikit sapaan dan senyuman bahkan bisa membantu mereka meringankan beban hidup yang berat. πŸ™‚

Semoga kita terhindar dari sifat individualistik yang berlebihan, ya!

πŸ“½πŸ“½πŸ“½

Sekian drama Jepang terbaik versiku yang barangkali bisa jadi bahan nonton bareng keluarga di rumah. Bisa bareng anak, bisa bareng pasangan, bebas. Yang penting nontonnya harus dibawah pengawasan yaaa... ^^

Happy watching!
26 comments on "Rekomendasi Dorama Jepang Terbaik yang Cocok Ditonton Bareng Keluarga"
  1. Kami sekeluarga suka film CJ7. Lebih dua kali nonton. Pernah nonton lah Leha? Anak-anakku sampai nangis menontonnya πŸ˜‚ tokoh utamanya anak-anak. Keluarga miskin juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pernah, sering diputar ulang soalnya. Pertama nonton malah sampai nangis-nangis. 😁

      Btw, ternyata si anak kecil itu perempuan loh Bu Nai, anaknya si produser filmnya kalau nggak salah

      Delete
  2. Aku merinding baca yg nobody knows. Hiks_ tapi penasaran betul ceritanya nih. Nanti download ahh. Yg pertama jg kayaknya asik. Makasih loh rekomendasinya mamah nuy..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuuuk... 1-2 genrenya komedi. Lucu banget, Mbak Winda. Kalau yang 3-4 itu siap-siap hati bakalan terpotek-potek πŸ’”

      Delete
  3. Suamiku banget ni mba, jejepangan semua film2nya, nanti aku ajakin nonton ini, pengen yang Yamada itu :D yang lain pengen juga tapi sungguh sangat baper T.T *menguatkan mental dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya daftarnya masih panjang loh... Tapi capek nulisnya ngejar deadline. πŸ˜‚


      Sementara yang paling diingat aja dulu. 1 itu bagus banget mbak. Lucu plus greget πŸ˜†

      Delete
  4. Aku naksir yg nomor 2. Kalo nomor 3 & 4 kayaknya aku nggak kuat deh. Paling nggak bisa nonton pilem2 yg mengaduk2 perasaan gitu. Lebih seneng komedi, atau action sekalian πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Gita, akupun 3-4 harus sedia tisu plus menguatkan mata supaya nggak kebanjiran.

      Cobain deh mba yang 1-2 itu, seru loh. 😁

      Delete
  5. yg rekomendasi no.1 dan 2 itu banyak banget yg masih nonton lalu di ig story-in mereka. Aku tertarik deh sama yg Yamada itu, nanti nontoh ah kalo ada waktu luang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk ditonton Rim disela-sela skripsi sama ngeblog :D

      Delete
  6. Wah mantap ada juga drama buat keluarga yaa.. Kirain cuman cinta2an aja hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Enny, kalau cinta-cintaan melulu mah sinetron namanya :D

      Delete
  7. "Ngapain ngutang kalau udah tau kalau kemungkinan mampu bayar itu kecil?"
    ah..I like that quote XD

    Hmm... sebenarnya aku tidak terlalu suka nonton film Asia Timur. Tapi habis baca post ini aku jadi pengen nonton yang nomor 1 deh kayaknya, haha.

    Sama, aku mending ga nonton film yang grafisnya sadis. Yang sedih-sedih juga. Sukanya yang lucu-lucu dan bahagia aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe... Iya, aku orangnya baperan. Padahal udah tau itu cuma film, tapi kadang kepikiran terus bagian sedihnya.

      Yok, nggak ngutang kaya keluarga Yamada XD

      Delete
  8. Pas banget ni lagi cari rekomendasi drama .. Yg aku tau cuma no body knoes rsanya dan itu blm prnh nntin jg .. Seringnya aku mlah suka drama korea wkwkwk LoL

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku nggak pilih-pilih Lis, kalau bagus aku tonton. Film Timur Tengah, Thailand, barat, atau koreyah juga aku tonton :D

      Delete
  9. Bagus ini buat yg suka nonton drama korea,biar gak keteteran ditengah2 film ada adegan yg gak bagus ditonton 😁

    ReplyDelete
  10. Film no 3 itu pernah kuliat di statusmu kalo nggak salah. Tertarik but aku orangnya easy to be touched. Takutnya mataku bengkak kayak orang habis patah hati. But, I'll remember it. Nonton sendiri gapapa kan yak? wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak apa-apa banget, Cha. Aku juga orangnya easy to be touched alias baperan kalau soal film. Cuma karena pesan filmnya itu bagus banget, jadi aku telah nonton :D

      Delete
  11. Habis liat potingan ini aku jadi kangen nonton film di laptop. Udah lama banget aku gak pernah nonton film lagi, karena sibuk macam-macam huhuhu

    Nanti deh aku coba nonton salah satu dari rekomendasi Mba Leha ini, kayaknya seru ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan Fatimah. Boleh banget kalau ada waktu luang dan butuh refreshing tanpa perlu ke bioskop.

      Delete
  12. Dari semua drama yang disebut belum ada satupun yang pernah saya nonton, hehehe.
    Kayaknya bagus2 ya.
    Jadi pengen cobain nonton juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bagus-bagus IMHO, selamat menonton ya :)

      Delete
  13. Dari semuanya aku penasaran banget sama Nobody knows, entar coba kepoin gimana cerita lengkapnya. Nice review

    Coolatmoshpeer.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hati-hati terbawa bapernya ya, hayuk dikepoin dulu :D

      Delete

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature