Tuesday, May 14, 2019

Sikat Gigi Saat Puasa, Boleh Nggak Sih?

sikat gigi saat puasa boleh nggak?

Boleh nggak sikat gigi saat puasa? Bikin batal nggak ya?


Pertanyaan semacam itu dulu pernah singgah dalam kepala saya. Meskipun katanya, bau mulut orang yang berpuasa itu kelak seperti harum misk saat di surga, namun kenyataan kalau mulut orang yang berpuasa bisa menjadi bau terkadang sangat mengganggu, apalagi untuk saya dan mungkin teman-teman lainnya yang bekerja di ranah publik dan harus cuap-cuap pam-pam pada banyak orang sepanjang harinya. Bau mulut pasti menjadi hal yang harus dienyahkan. Iya nggak?

Soalnya kan nggak enak sama orang lain, dan bikin nggak percaya diri juga kalau bau jigong saat ngomong. Meskipun diakui atau nggak, hampir semua teman kondisinya juga sama dengan kita saat lagi berpuasa. HAHA

Nah, perihal menyikat gigi terkadang hadir menjadi solusi karena dengan bantuan pasta gigi (yang sering ditambah menthol ituuuu), maka aroma nafas akan menjadi lebih harum dan segar. Kotoran dan juga sisa makanan yang berada di rongga mulut dan bikin mulut bau juga akan menghilang. Kalau mau nggak bau mulut ya mesti sikat gigi.

Tapi, kan ada yang bilang kalau menyikat gigi itu bikin batal puasa?? Terus ya kudu gimana? Kan, aku sudah bila kalau tidak sanggup menanggung kejigongan ini, rhoma!

Yaaaa... ternyata nggak kudu gimana-gimana :D 

Karena ternyata menyikat gigi itu boleh, dengan catatan, nggak boleh ada partikel yang melewati saluran cerna, entah itu air, pasti gigi, atau helaian sikat gigi yang lepas. Hanya boleh diluar, pada bagian rongga mulut saja.

Jadi, kalau dirasa-rasa biasanya ada air yang netes masuk seger-seger ke kerongkongan sehabis sikat gigi, itu bisa ngebatalin puasa kita lho, seriusan. 

Sekali ya sah-sah aja dianggap rezeki (rezeki opo tho? wkwk), tapi dua kali, tiga kali, ya sebenarnya kita sadar dan tahu dong kalau kita nggak bisa meloloskan dari syarat menyikat gigi. Mending nggak usah sikat gigi.


TERUS, SOLUSI KALAU NGGAK BISA SIKAT GIGI SAAT PUASA?


Jawabannya adalah sikat gigi sesudah imsak, jadi masih  subuh. Jadi masih belum masuk kandang waktu puasa. Karena menyikat gigi itu dua kali sehari, maka jadwal menyikat gigi yang kedua adalah setelah berbuka (setelah maghrib).

Dengan begitu, kita sudah memurnikan makna puasa karena sudah mengeliminasi salah satu faktor yang bisa membatalkan puasa. Hal-hal lainnya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya bau mulut juga jangan lupa kita kerjakan, misalnya nggak memakan makanan yang berbau kuat (misalnya petai, jengkol dan teman-temannya) dan juga menggunakan cairan pencuci mulut seperti gargle/mouthwash supaya mulut segar lebih lama.

Nah, oke deh, sekian dulu. intinya kalau ditanya sikat gigi saat puasa itu boleh atau nggak, jawabannya boleh ya. Tapi, ada syaratnya. Dan kalau nggak bisa atau nggak yakin bisa memenuhi syaratnya lebih baik nggak usah dikerjakan. Sesimpel itu!


Be First to Post Comment !
Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^