Saturday, February 02, 2019

Rekomendasi Buku untuk Ibu: Buku yang Saya Baca Agar Bersemangat Kembali!


Merasa capek sesudah seharian mengurus rumah dan anak? Oh, itu manusiawi banget!
(Mama Syuna, 24 tahun)

Menyesuaikan diri menjadi FTM alias Full Time Mom yang selama 24 jam mengurus rumah tangga setelah sebelumnya menjadi seorang working mom benar-benar membuatku melalui banyak sekali perjalanan emosi. Gimana nggak? memulai bekerja diumur belum genap 18 tahun [kerjanya sambil kuliah] dan kemudian resign saat produktif di usia 22 tahun, saat teman-temanku satu almamater SMK baru saja mulai memulai kariernya sesuai lulus kuliah profesi membuatku sempat mengalami sejenis post power syndrome ringan.

Biasanya sibuk kesana kemari, sekarang ngemong anak di rumah. 

Kebayang nggak sih?

Yang dulunya lincah senin-jum'at kejar setoran jadi pemain tunggal di klinik, dan sabtu-minggunya duduk manis jam 8 pagi sampai 5 sore di kampus, sekarang malah 24 jam di rumah. Bareng satu anak kecil pula. Kalau kata anak-anak zaman sekarang tuh: "tidak semudah itu, Ferguso!"

Yep, memang hampir tidak ada adaptasi yang mudah. Meskipun awalnya tentu saja hati merasa senang karena bisa ongkang-ongkang kaki sesuka hati kalau pekerjaan rumah sudah selesai. (nggak selesai pun bisa santai sih, sebenarnya.  😛). Saya juga puas karena bisa menangani  seluruh hal yang berkaitan dengan anak menggunakan tangan saya sendiri. Nggak ada lagi tuntutan ini-itu seperti di tempat kerja. Yah, zona nyaman lah pokoknya. 
Asli sih, nyaman banget. 

Tapi semakin lama menjalaninya, yang namanya perasaan jenuh itu memang tidak bisa dihindari. Kalau sudah jenuh tuh semuanya rasanya serba salah. 

Nah, untuk mengatasi rasa jenuh ini kadang saya melakukan beberapa aktivitas yang bisa bikin pikiran jadi fresh lagi. Kalau dana, waktu, dan kesempatan tersedia, biasanya saya akan pergi travelling. Tapi, berhubung sekarang partner buat travelling itu lagi nun jauh dimato, jadinya saya lebih banyak membaca buku saja di rumah. 

Nah, di post kali ini saya pengen sharing beberapa buku 'bergizi' yang biasanya jadi obat untuk mengembalikan semangat saya kembali.

Oke, langsung saja ya ke buku pertama! 

#1 | A GIFT - BUNDA KASKA


Buku bunda kaska


Saya suka banget sama buku A Gift ini, tulisannya tuh ringan dan bijak tapi nggak menggurui sama sekali, jadinya enak banget buat dibaca dan dicerna. Bahkan sesudah hari yang memusingkan kepala. Tulisan ini Bunda Kaska seperti air hangat yang dituangkan diatas bongkahan es. 

Bikin nyesss!

Buku A Gift ini sendiri merupakan kumpulan status Facebook Bunda Kaska yang sudah dirangkum. Cakupannya luas, namun kebanyakan adalah nasehat yang nyambung dengan kehidupan sehari-hari para Ibu, makanya saya sendiri sebagai Ibu-ibu bisa related dengan beberapa tulisannya

#2 | 5 GURU KECILKU - KIKI BARKIAH


Buku Kiki barkiah

Guru kecil, yap, saya setuju dengan istilah yang digunakan oleh teh Kiki. Sehabis punya anak, saya menyadari banget lho, kalau kita yang orang dewasa ini justru sering 'diajari' oleh anak-anak kita, yang notabene masih kecil-kecil. 

Diajari apa? 

Diajari ketulusan hati, belajar tidak menyerah, belajar selalu haus ilmu, belajar ini, belajar itu, belajar banyaaak sekali. 

Di buku ini, banyak momentum selama membesarkan anak dicatat dan digali hikmahnya oleh Teh Kiki. Terkadang membacanya suka membuat saya merasa malu karena saya di beberapa kesempatan masih sering jadi ortu jahiliyah. 😞

#3 | SUDAHKAH AKU JADI ORANGTUA SHALIH - ABAH IHSAN


Buku abah ihsan

Menurut saya, buku ini tuh super-super-super rekomended buat para orang tua Millennials. 😋

Yang mengaku sayang anak, 
Yang pengen jadi ortu terbaik buat anak-anaknya, 
Yang pengen mendisiplinkan anaknya, cuoocok banget membaca buru-buru karya Abah Ihsan.  Tulisan beliau itu aplikatif dan nggak 'bahasa teori' yang njelimet pakai istilah ini itu,  pemilihan katanya juga enak dan 'terbuka', jadi membacanya nggak bikin bosen. Mungkin karena Abah Ihsan juga menerapkan sistem yang beliau tulis terhadap anak-anaknya, jadi beliau sudah tau seluk beluknya. 

Oh iya, Buku 'Sudahkah Aku Menjadi Orangtua Shaleh? " merupakan salah satu buku parenting yang pertama kali saya baca. Tulisan beliau di buku ini saya akui 'menampar' egoisme kita sebagai orang tua, sekaligus 'memaksa' kita untuk merenung dan introspeksi agar lebih baik.  

Rasanya pengen aku quote deh semua-semua kata beliau ini. Habis rasanya bener terus. 

Abah Ihsan yang menulis buku ini juga sering mengadakan seminar parenting di seluruh Indonesia loh, tahun 2016 kemarin saya dan Abah pernah mengikuti acara beliau yang digelar di kota Dodol Kandangan. Di luar ekspektasi saya, acaranya muantab poool... Bisa dibilang karena iseng-iseng ikut seminar beliau waktu itulah saya jadi lebih peduli dengan ilmu parenting secara khusus. Nggak rugi bayar, asli. Wah, Saya kayak promosi ya? Hahaha Tapi serius sebagus itu! ðŸ‘Œ

Kalau masih belum bisa ikut seminarnya, baca bukunya pun nggak apa. Sama okenya! 

#4 | AWE-INSPIRING ME - DEWI NURAISYAH 


Nah, kalau yang ini saya pernah meminjam bukunya dengan teman,  jadi saya nggak punya foto covernya, silakan di google aja ya. ^^

Buku karangan teteh Dewi Nur Aisyah yang instagram-nya suka saya stalking ini bagus, isinya memberi banyak inspirasi dari perjalanan hidup beliau. Salah satunya bahwa kecerdasan saja tidak pernah cukup dalam hidup ini, kita harus bekerja lebih keras dan juga melibatkan 'Allah' dalam setiap mimpi kita. 

Selain Awe-Inspiring Me, beliau juga menulis buku "Ph.D Parent Stories" yang mana bikin saya mengkhayal: Coba  saya menemukan buku ini di saat sekolah ya? Supaya saya nggak kebanyakan main dan sungguh-sungguh belajar. *jleb*

Semangat karena Allah dari Mbak Aisyah benar-benar pengingat keras, yah, buat saya terlalu keras untuk bisa diabaikan. 

"Karena setiap deklarasi cinta butuh pembuktian, setiap pembuktian adalah kerja sampai akhir. Saat Allah Ø³ُبْØ­َانَهُ وَ تَعَالَى, membuktikan cinta-Nya pada kita dengan membungkam iblis, membela di depan malaikat, dan menurunkan risalah paling mulia sejagad yang diemban oleh manusia paling agung sepanjang masa... Sementara, kita terlalu sering menggerutu di atas kesabaran dan mendustai di depan rasa syukur... Maka, sampai mana bukti deklarasi cinta kita?"

#5 | PENGEN JADI BAIK - SQU


Komik keluarga dengan tokoh utama baoak-bapak PNS bersama istri dan satu anak laki-lakinya ini benar-benar daily life keluarga muslim. Isinya nggak jauh-jauh dari kegiatan sehari-hari yang kita juga lakukan, tapi disetiap ceritanya ada makna dan pelajaran yang bisa kita serap. 

Buku ok squ pengen jadi baik, djenggoten

Artworknya bagus dan membuat hati terasa 'teduh' saat membacanya. Meski kadang materi yang ingin disampaikan itu berat, tapi berkat gayanya yang ngocol jadinya ya santaiii, maksudnya dapat ditangkap pembaca tanpa harus emosi duluan. Yes! Komik ini kental dengan humor yang membuat kita nggak akan bosan membaca sampai halaman terakhir. Oh iya, sudah terbit 4 volume loh! 

Ayah juga cocok deh baca ini 😁

Nah, buku komik Islami yang kurang lebih sama adem dan ngocolnya adalah 33 Pesan Nabi karangan Vbi Djenggoten. Worth to read juga seperti Pengen Jadi Baik-nya Om Squ. ^^

#6 | PARENTING++ - ELLY RISMAN AND FAMILY 


Siapa sih ortu milennials yang nggak kenal beliau?

Risman dan keluarganya merupakan salah satu figur parenting yang paling berpengaruh di Indonesia (dan bagi saya). Perjuangan beliau mengingatkan orang tua tertuang di buku ini. 

Keluarga Risman membawakan poin parenting dengan menyertakan sumber ayat-ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur'an. Nggak mungkin pake banget saya abai :'(

Salah satu hal yang saya pelajari dari buku-bukunya beliau adalah: Menjadi Orangtua Itu Nggak Mudah.

Perlu persiapan dan bekal ilmu yang banyak untuk bisa mewujudkan anak-anak yang cerdas, bukan hanya secara jasmaninya , namun secara rohani juga terisi dengan nilai keimanan. Semuanya harus kita mulai sedini mungkin, atau istilahnya  beliau itu "mencicil". 

Buku ini berisikan kumpulan artikel yang diambil dari grup Facebook "Parenting with Elly Risman and Family", jadi isinya nggak berupa bab-bab yang panjang, namun tulisan singkat sejumlah 57 artikel. So far, buku ini cocok dibaca untuk Ibu atau Ayah. 

Tahu nggak? Dari 17 ayat yang tersebar di Al-Qur'an, 14 ayat menjelaskan dialog tentang Ayah dan anaknya. Jadi nggak ada alasan untuk Ayah (atau calon ayah) untuk males belajar demi keluarga juga. Ayah juga super rekomended buat membaca buku satu ini. 😉

#7 | IBU PROFESSIONAL SERIES


Saya pertama kali membaca buku "Hei, Ini Aku Ibu Professional" saat masa nifas melahirkan Syuna tahun 2015 lalu. Dan dari buku itu merembet ke buku-buku lainnya. Sayang, saya masih belum menamatkan semua serinya, ada seri Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif, Manajemen Gadget, dan Happy Mom. Kalau ada rezeki pengen banget sih beli lagi, soalnya buku terbitan IP ini nih emang sarat dengan ilmu, saya suka! ❤️ 


#7 | HAPPY LITTLE SOUL - RETNO HENING

Nama Retno Hening dalam pikiran saya melekat dengan nama Coro, gara-gara salah satu anaknya, Kirana, yang ngobrol  sama Coro di video instagramnya Mbak Retno. Hehe ^^

Kirana tuh lucuuuuu pake banget, dan cerdas! Tingkahnya yang gemesin itu sering diabadikan sang bunda dalam instagramnya @retnohening. 

Sejak hamil saya tuh seneeeng kepo sama akunnya, rasanya seneng aja gitu melihat si lucu Kirana beraksi. Makanya, saat ibok Retno menerbitkan buku ini, saya memutuskan untuk membaca. Agak telat sih, tapi akhirnya selesai. Hehe


*buku punya ipar 😄

#7 | BUKU-BUKU BERTEMA PENGELOLAAN UANG 


Nah, setelah 'selesai' dengan diri sendiri. Rekomendasi berikutnya adalah buku tentang manajemen keuangan. 

Secara gitu kan, yang namanya pengelola uang tuh biasanya dipegang kita para istri, apalagi karena saya merasa banget sering jadi tipe 'spend' daripada 'saver', makanya saya harus membaca lebih banyak lagi buku tentang manajemen uang. 

Supaya apa? Supaya sadar diri kalau nggak boleh boros-boros tentunya  😂

Buku Prita Ghozie dan finansial

Selain buku itu, saya juga merekomendasikan buku dari Prita Hapsari Ghozie yang sering membahas tentang investasi keuangan. Finansial edukator satu ini selain cantik (awalnya saya kira beliau model wkwk), juga cerdas sekali, ilmu finansialnya tertuang dalam buku karangan beliau, salah satunya adalah Cantik, Gaya, dan Tetap Kaya.

Menarik sekali kan judulnya? Isinya tak kalah menarik loh 😉

🌸 🌸 🌸 

Nah, cukup sekian daftar buku yang saya rekomendasikan untuk Ibu diluar sana. Ada yang pernah kamu baca juga? 
16 comments on "Rekomendasi Buku untuk Ibu: Buku yang Saya Baca Agar Bersemangat Kembali!"
  1. Wah saya sama sekali.belum pernah baca buku parenting. Harus baca juga nih buat nambah ilmu

    ReplyDelete
  2. Dari semua buku di atas aku cuma pernah baca bukunya Retno Hening. Hihi maklum anaknya lebih suka fiksi ketimbang non fiksi. Tapi kayaknya sekarang mau mulai membaca buku-buku daging kayak gini biar tambah pintar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini separuh lebih koleksi punya kakak, numpang minjem baca. Punya kakak emang hampir semua bukunya daging 😂

      Delete
  3. waaaah byk bgt buat rekomendasinya hehehehe...awal tahun ini aku juga suka ngajak anak yang kecil ke perpus,lumayan kami banyak dpt buku cerita anak bgs2 hehehe

    kalau buat emaknya banyak stok buku nih yang blm juga lunas dibaca..tks sharenya ya

    ReplyDelete
  4. Entah sejak kapan hobi membaca jadi kendor. Kecuali ada keharusan untuk baca buku, sebagai sumber tulisan atau bahan diskusi. Setelahnya ya read gadget hahaha. Ketemu tulisan dlm bentuk cetak malah bikin ngantuk, biasanya ngandelin jurus 'reading fast' untuk buku non fiksi. Kalo yang fiksi biasanya butuh waktu khusus hihihi, tapi sekali baca langsung 'lep' sehari selesai untuk novel.

    ReplyDelete
  5. Cara kita untuk menghilangkan kejenuhan emang beda-beda ya mba, yang hoby baca buku kudu baca tulisan ini nih. aku tertarik buku nomor 7 nih karena lagi belajar mengatur keuangan

    ReplyDelete
  6. Aaah, bukunya readable bgt. Jd pengen baca semua. Kalo baca buku2 begini biasanya semangat mendidik jd lbh besar dan terarah ya. Ada bnyk pengalaman dr penulis yg bisa kita ambil. Nilai2 kebaikan yg universal jg bs kita contoh.

    ReplyDelete
  7. Aku pengen semua bukunya.. Tapi yang di rumah aja masih ada bberapa buku di plastik. Entah kapan aku mood dan sempat baca buku lagi. Buku abah ihsan itu pasti keren

    ReplyDelete
  8. Wah, banyak ya koleksi buku parentingnya. Belum ada satu pun yang pernah saya baca. Nunggu mbak nulis review lengkap tiap buku boleh ya...

    ReplyDelete
  9. Masya Allah.......buku-buku yang kereeen, bergizi banget. Asli saya belom baca Mbak. Semoga Allah beri kesempatan baca buku-buku tersebut.

    ReplyDelete
  10. Keren mba.. Sy mulai jarang baca buku huhu

    ReplyDelete
  11. Belum baca semua bukunya. Tapi aq tertarik yang no 3 mba...mg kpn2 bisa membacanya

    ReplyDelete
  12. Wahhh saya blm.baca bukunya nih, tertarik sm yg no 3. Next mg2 bs baca. Mksh infonya keren...

    ReplyDelete
  13. Wah, keren nih Mbak udah jadi FTM di usia 22 tahun. Tahu pula cara mengatasi kebosanan dg membaca. Salut!
    Alhamdulillah, saya punya bukunya Teh Kiki Barkiah juga. Trus Parenting ++ nya Bunda Elly Risman dan serial komik Pengen Jadi Baik lengkap :)
    Yang lainnya belum punya, sih. Tapi cukup tahu kiprah Bunda Kaska dan Mbak Dewi Nur Aisyah itu.
    Nice info, Mbak :)

    ReplyDelete
  14. Nyari moodbooster pagi ini..lah baca ini, ehm, baiklah coba cari di perpus pusat hehe

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^