Monday, February 04, 2019

[REVIEW] Drakor Sky Castle: Drama Dengan Rating Tertinggi Sepanjang Sejarah Korea


SKY Castle: Drama Korea dengan rating 23,78%, tertinggi sepanjang Sejarah!

Siapa coba yang nggak penasaran dengan drakor SKY Castle sehabis membaca fakta dibalik episode terakhirnya itu?

Kalau saya sih penasaran. Kemarin saya masih bisa tahan-tahan buat nggak nonton karena saya kira dramanya itu nggak menarik, dan saya justru lebih memilih sibuk memandang-mandang akting kerennya Ha Seon dan King Lee Hun alias Yeo Jin Goo di drama Crowned Clown.


Habisnya, kesan pertama saat pertama kali melihat teasernya di Viu kemarin itu kok si SKY Castle ini sama sekali nggak menimbulkan rasa penasaran ya? πŸ€”

Hanya menampilkan seorang Ibu-ibu sosialita berambut cepak dari kalangan atas yang sedang mempersiapkan perjamuan makan mewah bersama pelayan, terus nggak lama tamunya datang, pintu dibuka dan tamu pun dipersilakan masuk.

Udah, gitu aja.

Serius, waktu itu saya berpikir mencet nyobain nonton satu episode pun nggak. πŸ˜‚πŸ˜‚



Tapi setelah SKY Castle mulai airing beberapa episode, perlahan tapi pasti drama ini pun semakin populer. Episode pertama memang hanya meraup rating 1,7%, tapi kemudian naik ke angka 7,4% di episode ke-4, dan terus naik hingga puncaknya di final episode dengan rating 23,78%, mengalahkan Goblin dan Reply 1988.

Hal ini luar biasa jika mengingat SKY Castle ditayangkankan di TV kabel, bukan TV umum, sehingga daya jangkaunya cenderung lebih sempit. Tanpa melibatkan pemeran yang punya nama besar, dan bahkan tidak terlalu dipublikasikan oleh JBTC selaku stasiun yang menyiarkannya. SKY Castle membuktikan kualitasnya episode demi episode. 

Sekilas Tentang SKY Castle


Oke, sedikit tentang backgroundnya ya...

Drama ini menceritakan tentang 4 keluarga yang hidup bertetangga di sebuah kawasan elit yang bernama SKY Castle. Bukan King Castle Terius ya... 


Sekilas, hubungan antar keluarga ini nampak harmonis dan baik-baik saja, namun sebenarnya setiap keluarga memiliki ambisinya masing-masing, diantaranya adalah untuk menjadikan putra-putrinya yang terbaik dalam urusan apapun, terutama urusan sekolah..

Kalau orangtuanya dokter lulusan UNS, artinya ya anaknya minimal juga harus begitu. Nggak ada kata tapi-tapian. HARUS BEGITU. 

Dengan dukungan finansial yang ada, para orangtua ini pun bersaing dengan berbagai cara agar anaknya bisa masuk ke universitas ternama. Anak-anaknya juga tentu saja dituntut untuk mengikuti kemauan orang tuanya, tidak peduli suka atau tidak. πŸ™

Di drama ini dikisahkan ada anak-anak yang bisa mewujudkan mimpi orangnya dan ada juga yang tidak. 

Benarkah yang kita anggap baik adalah yang terbaik? Yakinkah?

Drama ini punya gambaran jawaban pertanyaan-pertanyaan itu. 




Apa yang membuat drama ini spesial?
 

Baik, pertama-tama karena ratingnya yang tinggi itu diperoleh saat ditayangkan di negara asalnya, Korea Selatan. Maka pastinya hal ini berhubungan dengan selera masyarakat dan gaya hidup disana.

Seperti yang kita ketahui, karena standarnya yang tinggi maka pendidikan di Korea Selatan tergolong ketat, persaingannya juga intens dan sangat sulit. Yep, benar-benar sangat sulit sehingga cukup banyak siswa-siswinya yang bunuh diri karena stress. πŸ™

Kerasnya dunia pendidikan yang sehari-hari mereka hadapi itu pun dituangkan ke dalam sebuah drama satir keluarga yang mengangkat tema persaingan akademis dan ambisi para orang tua.

Ya, menurut saya drama ini menarik karena ide cerita yang diangkat sangat tidak biasa. Ditengah gempuran drama-drama bertemakan romance, SKY Castle berani tampil beda dengan mengusung tema yang agak sensitif. Namun ternyata tema ini justru digandrungi oleh masyarakat disana karena menyentil fakta pendidikan yang ada.

🌸 Konon, kata 'SKY' yang ada di judul drama ini pun merupakan akronim dari 3 Universitas top Korea Selatan, yaitu Seoul National University (S) , Korean University (K), dan Yonsei University (Y).

Wah, jadi jelas sekali ya ini tuh tentang persaingan akademik? 😬


Untuk tema ini, kalau dipikir-pikir lagi, masalah ambisi orang tua yang bertentangan dengan mimpi anak-remaja memang adalah masalah universal, artinya, drama ini tentu saja nggak cuma cocok dengan masyarakat Korea, tapi di Indonesia dan negara lainnya karena toh kita masih bisa relate sedikit-sedikit ceritanya. Hehe


Tentang pemeran.....


Pemerannya sendiri sama sekali nggak ada yang saya kenali, beda dengan Memories of Alhambra, Encounter, atau Cleaning with Passion For Now yang punya tokoh terkenal didalamnya. Drakor ini saya tonton pure karena menarik (dan awalnya karena rating yang naik dengan stabil), bukan karena tampang pemerannya. Hoho


Jujur, di 3/4 episode pertama saya menyukai emaknya Ye Suh, Seo Jin, karena karakternya yang tangguh dan juga bertekad kuat agar putri-putrinya memiliki pendidikan yang baik dan hidup yang lebih nyaman. Menurut saya hal ini pasti bisa dirasakan oleh setiap Emak. Tapi, di episode berikutnya rasa suka itu pun memudar karena berbagai hal.

Entah ya, drama ini menurut saya agak abu-abu, nggak ada tokoh yang 100% tidak punya salah. Namun justru karena hal itulah drama ini terasa 'nyata' di kehidupan sehari-hari.

OST "We All Lie" seperti benar-benar menggambarkan isinya secara keseluruhan.



Selain itu semua pemeran juga menghayati perannya masing-masing. Terutama Tutor Kim Joo Young yang aktingnya benar-benar cadassss hahaha. Saya nggak punya kritik lah selain dua jempol.

*mudah puas* πŸ˜‚

Apa yang Kita Dapat dari Drama SKY Castle? 

IMHO, Drama ini tuh penuh dengan banyak banget pesan moral. Salah satunya adalah sebagai orang tua, tugas kita memahami bahwa setiap anak kita spesial, mereka memiliki mimpi dan harapan untuk masa depan mereka sendiri. Karenanya, mengarahkan dan membimbing anak-anak kita menuju goals adalah peran terbaik yang bisa kita jalani. Anak bukan robot yang bisa kita program seenak jidat untuk memenuhi ambisi masa muda kita yang nggak kesampaian. 

Jadi ya woles saja, target penting, tapi kewarasan keluarga juga penting. Jangan lupa untuk hidup dengan balance, hindari bersikap lebay cirambay seperti emaknya Young Jae yang melarang anaknya tidur dan nyuruh-nyuruh belajar teros hanya karena peringkat dua.

Inga-inga-ting! πŸ˜‰



Selain itu, dari sini saya tuh baru tau kalau tutor di Korea itu mehongnya selangit. Hahaha. Dan ortunya  juga sungguh-sungguh menabung khusus  untuk pendidikan anaknya, bahkan privat intensif sejak masuk SMA. Kalau disini kan biasanya pas sudah masuk kelas 3 baru privat, Korea memang nggak tanggung-tanggung ya 😐

Ingat nggak percakapan 2 ibu-ibu lainnya yang ikut acara tutor top dari bank dan memilih angkanya tutor Kim Joo Young? Salah satunya bilang kalau dia sengaja menabung seharga satu gedung agar bisa tutor anaknya masuk universitas bergengsi.

Saya tuh langsung geleng-geleng kepala, auto mikirin biaya sekolah Nuy 10-15 tahun lagi, dan kemudian pusing sendiri.  Seharga gedung itu berapa M yak. πŸ˜‚



Kesimpulan


Yang namanya selera mungkin beda-beda ya, menurut sudut pandang saya sih secara keseluruhan (89%) memang bagus, namun agak janggal di bagian endingnya. Mungkin karena naskahnya yang sempat bocor di internet? Atau karena di extend dari 16 episode ke 20 episode? πŸ€”

Entahlah, yang jelas tetap saja alur drama ini sangat bagus dan memberi impresi yang kuat pada penonton. Ada beberapa plot yang nggak saya sangka-sangka disuguhkan. Soal endingnya ya akhirnya rapopo lah. Yang penting semua senang~

Apakah drama ini saya direkomendasikan?


Ya, kalau suka atau lagi pengen nonton Drama Satir yang cukup panjang bertema keluarga dan pendidikan (20 episode doang, tenaaang) atau sudah berkeluarga dan punya anak yang sekolah SMP SMA atau Kuliah terus kepengen tahu tips belajar dari tutor no. 1 di Korea, tonton gih. Tapi karena drama ini juga menyentil sisi psikologis, hati-hati ya karena ada kasus yang dituding terinspirasi dari drama ini. 

Akhirul kalam, ambil positifnya, buang negatifnya. Selamat menonton! 

Bonus:



45 comments on "[REVIEW] Drakor Sky Castle: Drama Dengan Rating Tertinggi Sepanjang Sejarah Korea"
  1. aku juga awalnya maju mundur nonton drama ini. tapi karena baca-baca review pina heboh kutontonlah 1 episode. eh ketagihan deh. asli daebak dramanya

    ReplyDelete
  2. Biasanya drama yang di extend kadang memang agak janggal dan ada kesan 'maksa'supaya panjang. Tapi dari berbagai review yang aku baca, semua bilang keren ya.. Karena aku uda gak nonton drakor lagi, aku menjadi pembaca review nya teman2 aja. Hihihi

    ReplyDelete
  3. Jadi penasaran sama drakor ini. Tapi nonton sendiri nggak seru. Baca reviewnya aja deh biar tau jalan ceritanya.

    ReplyDelete
  4. Intinya jangan memaksa anak. Biarkan mereka berkembang dg potensinya. Orangtua hanya mengarahkan dan membantu memaksimalkan. Yes, catet Mak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kita aja gak suka dipaksa-paksa, apalagi anak kita yang masih kecil

      Delete
  5. Waw.. Reviewmu selalu hidup mba leha. As always. Hihi. Sy jd penasaran sebenarnya krn belum nonton sama sekali. Selain tingkat pendidikan apkh para ortu disana jg turut menomorsatukan penampilan fisik? Krn we know lah katanya dikorea kan lapangan pekerjaan selalu menomor satukan penampilan. Ad jg kh dibahas ttg ini di film? Atau ga ad y krn tergolong sensitif. Hmm..

    ReplyDelete
  6. aku nonton drama ini pas dia masih jalan 5 atau 6 episode. dari episode pertama langsung penasaran sih gara-gara cerita mamanya yong jae bunuh diri itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, berasa rollercoaster mulai episode pertama! πŸ˜†

      Delete
  7. Kemarin sempet liat episode awalnya Dan semakin pnasaran may tahu endingnya,, klo baca review drakor sbnrny racun bngt😁😁 kpingin seharian nonton

    ReplyDelete
    Replies
    1. Whahaha iya bener, kalau seharian nonton nantinya semua gak terurus. Dicicil πŸ˜„

      Delete
  8. Sky castle ini lagi berseliweran infonya daku lihat di blog maupun time line medsos, padahal daku belum pernah nonton

    ReplyDelete
  9. Saya syuka drakor ini bahkan udah di review juga di blog saya. recommended pokoknya.

    ReplyDelete
  10. Super deh reviewnya..jadi kepengen nonton, padahal sebelumnya paling anti nonton drakor ataupun sinetron karena bakal menyita waktu πŸ˜‚..tapi sepertinya drakor ini perlu di tonton..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk iya temanya agak serius sih Mba, kalau pusing tambah pusing πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
  11. Jadi diingatkan buat nonton drakor ini mbak. Aku tu pernah nonton video Yutuber Korea yg lama tinggal di Malang si Hansol kolab sama Bandung Oppa. Emang gmn yaaa. Meski jam pelajaran di indonesia tinggi tapi anak sini pulang sekolah udah selesai, ya main, kalau di korea pulang sekolah msg ada les2. Ya emang tuntutannya gtu sih. Kata Hansol makanya dia bahagia kecil di Indonesia, dewasa di Korea hehe. Nyambung gk ya ini komenkuπŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaa aku juga ada nonton ituu... πŸ˜†πŸ˜† Kemarin Korea Reommit juga baru upload video baru soal pendidikan di Korsel, dan ternyata emang ngeri2 sedap ya, si Bandung Oppa kayanya kasian banget pas kecil kalau dibandingkan Hansol wkwk

      Ini nyambuny banget Mbaaa 😁😁

      Delete
  12. Jarang nyimak drakor eh ternyata ada film bagus ini ya jadi penasaran. Pemainnya juga cakep-cakep :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemainnya justru nggak terkenal padahal lho Mba πŸ˜„

      Delete
  13. Reviewnya racuuun banget nih mbaaa, aku yg pengen banget bisa khusyuk nonton drakor, tapi selalu failed di ada gara-gara bablas ikut tidur bareng si kecil pas nenain sampe pagi. Alhasil, cuma bisa baca review orang aja, padahal dalam hati berharap banget bisa juga nonton drakor seperti dulu hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akupun ngikutin yg pengen aja Mbaaa sisanya cuma baca review supaya tau jalan ceritanya 😁

      Delete
  14. Meski aku enggak ngikuti drakor lagi aku sepakat dengan review ini.
    Bisa jadi penonton tertarik karena tema yang diusung beda. Masalah pendidikan yang ternyata based on true story dengan keseharian di Korea. Jadi akhirnya ratingnya pun tinggi.
    Apapun suka dengan pesan moralnya. Karena ini juga sudah jadi kenyataan di kota besar, persaingan sengit orang tua dalam hal pendidikan anak-anaknya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, zaman sekarang semuanya berkompetisi ya. Nggak cuma orang dewasa tapi juga anakaanak yang masih berstatus pelajar

      Delete
  15. Saya juga sampai skrg blm tertarik untuk nonton nih, Mba. Banyak yg mengagung2kan sky castle. Jadi penasaran. Coba ah donlot nanti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tegang sih Mba, kalau lagi nyari yg beda bisa nonton ini :D

      Delete
  16. Lumayan banyak juga ya 20 episode. Kayaknya banyak banget deh yang udah nonton sky castle ini. Tapi aku nggak begitu penasaran pengen nonton sih. Soalnya aku lebih suka drama Korea bergenre komedi romantis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga aliran romcom, tapi kali ini pengen nyobain nonton yang beda aja :D

      Delete
  17. benarrr, jadi orangtua baiknya mah kita mengarahkan saja keinginan mereka mau jadi apa, jangan nuntut berlebih dan macam-macam, kasihan anaknya juga kaaan jadinya..
    anyway ceritanya berbeda yaaa Mbak dari Drakor lain yang kebanyakan melow percintaan gitu, hihihih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul biasanya kan fokus sama para Oppo dan Unni yang kinclong2 ituuuh

      Delete
  18. Penggemar Drakor juga mba? Aku juga sama.. suka nonton serial Drakor pas malam, jam anak-anak sudah pada tidur ahaha..Serial Sky Castle aku belum pernah nonton. Baca review mu jd penasaran juga nih mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tos dulu kita Mba Cilya πŸ˜„
      Aku nontonnya juga malam biasanya atau kapanpun ada waktu dan lagi mood. Yang jelas pas kerjaak udah beres yak 😁

      Delete
  19. Sebenarnya Saya gak begitu suka nonton film Korea, tapi baca review mba ini Saya jadi lumayan penasaran juga.. :D

    ReplyDelete
  20. Sama nih, pertama nonton teasernya gak tertarik. Tapi makin sini kok makin banyak yang ngomongin. Malah jadi penasaran. Ntar nonton ah di viu.

    ReplyDelete
  21. Wah, baru kemarin aku ngopi film ini dari mbak Yeni, tapi belum sempat aku tonton. Mungkin harus bener-bener meniatkan untuk nonton dan meluangkan waktu. Aku selalu suka sama fim yang temanya keluarga kayak gini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeh, karena temanya keluarga jadi kit bisa langsung dapet feel-nya kali ya :D

      Delete
  22. Udah lama saya gak nonton film korea mbak, film ini pastinya seru banget yaa. Saya suka banget nonton, kadang sambil nyantai

    ReplyDelete
  23. Aku salah satu penganut rating sih (Cie elah bahasa gue). Lalu, membaca judul postingan ini kayaknya pas banget. Kudu banget kayaknya segera ditonton. Semoga bisa ngumpulin semangat lagi nnnton drama. Keseringan nnton yang pendek2 sekarang soalnya.

    ReplyDelete
  24. Penasaran dengan drakornya. Ntar aku langsung download ah nanti malam supaya kencang wifi nya.

    ReplyDelete
  25. Ini aku da lihat separo seru bngt ceritanya Dan kpingin banget Tau endingnya

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature