Kamis, Maret 23, 2017

Rekomendasi 7 Beauty Youtuber Buat Kamu Yang Muslimah Belajar Dandan

Sejak menikah saya jadi senang berdandan, ya tentu awalnya saya memasang niat untuk menyenangkan hati suami, tapi semakin kemari ternyata bukan itu doang yang saya dapatkan, tapi ternyata kegiatan berdandan itu membuat hati saya happy! 

Saya jadi merasa 'cantik' dan berharga, dan semakin sayang deh sama diri sendiri :)

Nah, karena saya nggak begitu mahir dunia perlenongan, makanya saya suka melihat-lihat tutorial yang beredar di youtube dan menirunya sendiri dirumah. 
Waktu itu saya baru sadar, ternyata beauty guru itu banyak buanget!

Ilmu bisa datang dari mana aja, termasuk dari youtube, yang saya perlukan cuma waktu buat nonton dan kuota buat memutar videonya. Peralatannya ya dulu itu diada-adakan saja, saya orangnya jarang beli kalau nggak butuh-butuh banget, tapi karena kemarin awal-awal belajar itu kan pas saya dapat make-up set dari hantaran, jadi saya praktek dimuka sendiri memberdayakan yang ada. 

Di youtube, selain mencari tutorial mekap saya juga sering mencari skincare regime, tutorial kreasi hijab dan berbagai DIY dari bahan-bahan disekitar. DIY ini masih berlanjut sampe sekarang lho, rencanya nanti mau kutulis juga buat blog yang lain. Semoga ada jalannya :)

Oh iya, salah satu patokan saya saat mencari tutorial mekap adalah dengan mencari beauty youtuber yang warna kulitnya mirip-mirip sama saya, syukur-syukur produknya drugstore atau yg lokal, kan lebih gampang eksekusinya.

Nah, semasa pencarian itulah saya menemukan beberapa beauty youtuber (atau beauty guru ya?) Indonesia yang kece-kece dan saya subscibe sampai sekarang, siapa aja ya?
Ini dia diantaranya :

Linda kayhz



One of ma top fav! 


Ibu 3 anak yang sedang hamil anak keempat ini tutorialnya gampang diikuti, dan kadang suka ada produk lokalnya meskipun belakangan banyak yang dari Korea.


Awalnya aku terdampar di channel youtube-nya gara-gara liat make up a la Angelina Jolie.
sebagai kembarannya Angelina Jolie *yang mau close tab, mangga...* maka aku langsung buka dong dan ternyata kece book, orangnya ayu banget, dia juga lumayan sering bikin one brand tutorial pakai produk lokal / drugstore.


Cheryl Raisa


Saya tahunya Cheryl Raisa habis buka-buka channel Wardah, salah satu youtuber muslimah yang pertama kali saya temui nih, saya paling suka cara dia merias hidungnya, jago banget!

Cheryl ini hijabdo sering juga sih, dan produk yang dia gunakan itu juga lumayan gampang buat ditemui.

Alyn Devian


Saat saya lagi obok-obok instagram, saya pernah ketemu sama feed akun pre wedding Malaysia, habis saya liat-liat ternyata malah naksir, mulai dari pakaiannya, hijab, model, sampe make upnya.

Iya, Make up Malaysia itu keceee, bening, berkilau. Nah Alyn ini bikin tutorialnya yang gampang banget diikutin, yang saya suka sih dia ini make upnya nggak heavy banget-banget lah, dan kalau dilihat-lihat menurut saya mukanya mirip sama Rossa :D

Yang ini saya juga nyasar gara-gara nyari tutorial dan size kerudung syari, most of all ini yang paling saya suka karena produknya biasnya lokal dan paling mudah diadaptasi sama sehari-hari.

Bisa dibilang dia ini yang paling saya suka diantara 7 ini :)

Irna Dewi Official


Dulu pernah pas zaman-zamannya lagi rame fashion Blogger, kayaknya mba Irna Dewi ini salah satu yang ngetop juga

Nah, belakangan saya baru tau kalau ada channel youtubenya juga. 
Rame sih banyak banget isinya, ada make up yang dari heavy sampe yang simple, tutorial hijab syari (yang kenapa saya bisa nyasar ke akun doi ) dia biasanya memakai hijab yang gede gitu. Lumayan buat jadi referensi :)


Ini Vindy


Siapa belum tau Ini Vindy yang ajaib?

Saya udah tahu luamaaaa... tepatnya sejak make up karakter-nya yang unik lagi booming, lucu dan extraordinary bu-a-nget.
Vindy sukses 'melukis' mukanya dan bertransformasi menjadi berbagai karakter, mulai dari tokoh negara seperti Bung Karno, Jokowi, Ridwan Kamil, sampai tokoh entertainment seperti Cak Lontong, Deddy corbuzier. Gilang dirga dan banyak lagi, ada juga Toturial Pokemon (yes, pokemon yang kuning-kuning itu ), make-up Cleopatra, Valak (!), dan tutorial make-up transformasi jadi makhluk jejadian. Selain make up, Vindy juga sering memberi tutorial hijab untuk wisuda dan formal atau semi formal lainnya. 
Yang wisuda mau makeup sendiri bisa belajar dari videonya.

Saya suka dengerin gaya bicaranya yang berlogat khas itu, selain ngeliat hasil make-up nya dong pastinya. Flawless. kayak muka saya.
*terbang ke mars*

Dhana Xaviera


Kesan pertama begitu liat mukanya: inget sama Dian Sastro, Haha! 

Saya pertama kali ketemu akun mba Dhana ini pas lagi rame-ramenya 200k challange di youtube.
Sejak itu saya kepencet dengen sengaja tombol subscribe. tagline "fresh & natural" kayaknya udah jadi semacam signaturenya ya, gara-gara videonya yang ngehits itu judulnya "fresh & natural make-up tutorial", sik coba aja ketik dikolom search youtube keyword-nya, keluar deh videonya yang paling atas :D

Mbak Dhana (SKSD buanget sih ini, hahaa) biasanya upload video baru setiap hari minggu.
Oh iya, karena dia baru berhijab sekitar setahun terakhir, dia juga sering mengupload hijab tutorialnya, kadang ada VLOG juga, lumayan lengkap lah channelnya.

Putri Adilah 


Nah, kalau ini sama khusus tutorial hijab yang syar'i, dan nggak kalah kreatif! 
Yang paling penting adalah setiap video tutorialnya pasti covering banget, which is emang gini tipe yang aku suka sebenarnya buat daily use ^^

---

Nah, itu Dia tujuh beauty youtuber muslimah favoritku buat belajar mekap dan hijabdo. Cakep, anggun, dan syar'i dong.

Kalau kamu suka yang mana?
Selasa, Maret 21, 2017

Saat Harus Memilih Antara Kekasih atau Pelamar



Halo! Selamat sore teman-teman, saya update lagi nih, lagi aktif ngeblog dua hari berturut-turut.
Tumben-tumbenan.

Oh iya, tulisan hari ini adalah kolaborasi kedua saya dengan Blogger-blogger kece dari grup Belajar Blogging dalam rangka sebagai challange berkala di grup kami.

Tema blogpost kali ini adalah Pria Idaman Masa Kini, sebenarnya tema ini muncul karena kami pengen menuangkan ide-ide seperti belajar dari kasus #SelmaHaqy yang booming kemarin, jadi ya akhirnya saya dan dua teman lainnya menulis dengan tema yang serupa, Kalian bisa membaca tulisan Ayutanimoto dan Novia dilink tertaut ya :)

Menurut saya pribadi tema begini sayang sekali untuk dilewatkan, kenapa? karena saya punya buanyaaaak sekali cerita yang berkaitan dengan kasus serupa, saking banyaknya nih, kayanya saya nggak bisa tulis semua cerita itu dalam satu post, jadi intinya ya saya nggak terkejut banget-banget lah.
saya sudah pernah berkali-kali terkejut dengan teman-teman dekat saya yang mengalami sendiri, bahkan mendengar sendiri ceritanya langsung dari mulut mereka. Nangis bareng-bareng juga, so ya begitulah.

Oh iya, pastinya semua juga udah tau dong sama kasus Selma yang meninggalkan Senna dan memutuskan menikah dengan Haqy yang melamarnya duluan, yang kemarin viral tuh..

Ceritanya seru dan penuh perdebatan, sebenarnya yang bikin seru ya tokoh utamanya sendiri, Selma, karena dia yang bersedia menceritakan dari A sampai Z kisahnya itu.
Dari pertemuan pertama sampai pernikahan. Lengkap.

Saya juga pernah publish sih soal cerita saya bertemu suami pertama kali dan bagaimana akhirnya saya menikah disini, tapi nggak bahas mantan, kan saya gak punya mantan, kecuali Jaejoong sama Gong y.... 
*dilelepin kaus kaki*

Banyak sekali netizen yang bertanya, Selma membeberkan ceritanya selengkap itu buat apa? 
Katanya buat jadi inspirasi para perempuan, meskipun menurut sebagian orang terdengar seolah mencari pembenaran, ya anggaplah dia jujur, kan niatnya bagus ya, sayangnya nggak semua kepala punya pikiran yang sama.
Ada yang setuju, ada juga yang nggak, tentu saja kita nggak bisa memaksa punya pikiran yang sama.

Jujur, awal membaca saya merasa 'wow' juga sama kejujurannya membuka kartu demi kartu kehidupannya, sampai pada saat dia mulai mengungkap kejelekan sang mantan pacar.
Saya merasa ada yang salah nih, mestinya ini nggak perlu dimasukkan.


Ayutanimoto


Dan hmmm... 
Apakah mesti ditulis juga kalau kita saat itu belum mencintai suami? 
Saya mulai mikir-mikir lagi, tapi habis baca kisahnya dengan lengkap dari berbagai sudut pandang yang berbeda saya memutuskan untuk netral sajalah, itu kan hidupnya.
Who I am to Judge, memangnya saya siapa gitu kan, saya juga nggak mengerti apa alasannya dia melakukan itu. 

Saya sih suka dia lebih memilih Haqy yang mengajak halal tapi saya juga kurang suka dia membicarakan mantan saat sudah menikah, apalagi kejelekannya, karena mantannya nggak jelek, tapi guanteng. #eh

***

Saya sudah lumayan sering ketemu dengan cerita cinta berplot serupa dengan cerita Selma, Haqy, dan Senna, yaitu sepasang lelaki dan perempuan yang saling mengikat janji akan menikah suatu hari nanti, akan tetapi ada lelaki mapan yang lebih dahulu datang melamar dan menikahi sang bunga.

Ironis memang, tapi mayoritas teman perempuan yang saya tahu memang lebih memilih untuk menerima yang lebih dahulu melamar daripada menunggu yag belum pasti tanggal berapa kerumah.

Motifnya beragam, mulai dari ada yang menerima karena diminta orang tua, menerima karena yang datang melamar lebih menggoda daripada pasangan sekarang, menerima karena lelah menunggu, atau menerima karena adat (di Kalimantan ada adat setempat yang tidak membolehkan untuk menolak lamaran sampai 3x, bahkan satu kali).


Tapi ada dua pelajaran berharga yang bisa saya ambil dari cerita mereka bertiga.
Yang pertama buat lelaki, jangan membuat perempuan yang kamu cintai menunggu terlalu lama janjimu ditepati, saat kamu memutuskan membuat dia menunggu tanpa kejelasan, kamu nggak bisa menyalahkan perempuan 100% karena secara kedudukan, perempuan lebih pada dipilih daripada memilih, ya iya lha, kan secara agama perempuan yang memutuskan apakah dia bersedia dinikahi atau tidak.

Yang kedua buat perempuan yang sedang gamang memilih antara dua hal ini, saran saya istikharahlah (ustadzah mode on, LOL) kemana hatimu merasa lebih condong, kemana dirimu merasa terpanggil, maka so here you go. Nggak ada jaminan yang datang melamar lebih dulu ini lebih jelek lho, dan berlaku juga sebaliknya, 

Oke, sebenarnya saya bingung judul blogpost saya nyambung apa nggak tapi yaudahlah marikita renungkan kembali sambil mendengarkan lagu Exist - Alasanmu :

Andainya kita terus bersama, belum tentu kita bahagia...


Senin, Maret 20, 2017

Wanita Mandiri, Yay or Nay?

Wanita mandiri quotes, wanita mandiri itu, wanita tangguh, ciri wanita mandiri

Jadi wanita mandiri? Wow, Kedengarannya keren sekali di telinga saya, tapi sebelum kita bahas lebih lanjut tentang wanita mandiri ini, yuk kita lihat dulu dong sama-sama apa sih makna 'Mandiri' dalam KBBI, supaya nggak rancu sama kata-kata ini nantinya.

Mandiri /man·di·ri/ adalah dalam keadaan dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pada orang lain.

Jadi ya kalau seorang wanita itu kuat dan mampu berdiri sendiri, pastinya buat saya YAY BANGET. 

Karena apa? 
karena hidup nggak selalu bahagia, kita sebagai wanita nggak bisa jadi sweets dan imut-anggun-menggemaskan disetiap keadaan, apalagi kalau kita sudah gede dan bukan anak kecil lagi. Tanggung jawab udah banyak, minimal ya mengurus diri sendiri kalau masih single.
Jadi emak-emak dan punya anak? Apalagi, tugas semakin banyak!

Dalam hidup akan ada masa dimana kita harus mandiri dan menguatkan diri sendiri.
Makanya, siapa yang berani bilang NAY sama wanita mandiri? A

Baca juga : #IkexZulaeha : Wanita Mandiri, Yay or Nay?

Jadi wanita itu berat, jendral.
Tugasnya bejibun dan 24 jam tanpa hari libur. Tugas berat seperti melahirkan dan mengurusi anak bahkan dihibahkan Tuhan pada makhluk yang bernama wanita ini. Kalau nggak mandiri, tugas-tugas ini bisa jadi nggak selesai semua.

Source : Pinterest

Cobalah berempati, nggak semua wanita dihadapkan pada kondisi yang sama loh. Nggak semua dimanja dan hidup penuh kemewahan bak princess dicerita dongeng.

Sebagai gambaran nih, bayangkan aja misalnya ada sebuah keluarga yang anaknya banyak dan masih kecil-kecil, terus tiba-tiba suatu hari datanglah musibah, nggak disangka-sangka suaminya meninggal dalam sebuah peristiwa.
Sementara itu harta warisan sedikit dan kebutuhan hidup banyak. Hidup keluarga itupun mulai complicated, bagaimana selanjutnya mereka melanjutkan hidup saat sang ayah yang jadi tulang punggung sudah tiada?

Lucky, sang ibu mandiri, dia mengambil alih tugas suaminya dan mengusahakan agar dia dan anak-anaknya bisa hidup layak tanpa minta-minta, dia bertekad bisa berdiri sendiri tanpa harus menggantungkan diri pada orang lain.

Dia mandiri, dalam artian menolak untuk menjadi lemah, karena itulah dia pun akhirnya bisa hidup dan membesarkan anak-anaknya hingga sang anak dewasa dan bisa berdikari alias berdiri di kaki sendiri.
Dan sang ibu yang mandiri inipun menghabiskan hidupnya ditengah keluarga yang hangat, bahagia dan berkecukupan.
Tamat.

Nah, gimana kalau seandainya wanita tadi nggak mandiri? Ya nggak tau deh... Beda lagi endingnya, mungkin pangeran akan datang.

*sorry, perumpamaannya ga bagus-bagus amat yak. He.

***

Trus, bagaimana kalau terlalu mandiri?

Saking kebablasan mandirinya nih, dia nyari duit sendiri, ganti galon sendiri, ganti tabung gas sendiri, perbaiki genteng sendiri, pasang paku didinding sendiri, cat rumah sendiri, bahkan dia lupa kalau punya suami dan Naudzubillah merasa lebih superior daripada suami. Nah, itu gimana?

Ini dia yang ga boleh. IMHO.

Apa? Ga boleh mandiri? Kan katamu tadi wanita itu harus mandiri? Lupa ya?

Bukannya ga boleh mandiri, tapi jangan berlebihan.
Jangan lebay. Jangan over. Setuju dong kalau segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, berlebihan kan sifatnya setan :)

Percaya deh, yang namanya makhluk adam itu basically senang bisa terlihat hebat dimata sang hawa yang dia cintai, bagaimanapun letoynya dia sebenarnya.
Kalau si hawa ini udah duluan lebih sangar, lebih setrong, lebih mandiri, si adam jadi minder dong, ya iya kan jatah utama dia disana, kalau tugas itu sudah diambil alih maka dia ibarat singa ompong, yang nggak bisa jaga wilayah -,-

Makanya saya sih, berusaha positive thinking aja karena kemarin ada ustadz (which is I really love his books) yang bikin kultwit dan salah satunya isi tweet-nya adalah kalau "wanita kuat, mandiri, dan nggak bergantung dengan yang lain itu nyeremin dan jarang ada pria yang mau dengan wanita tipe begitu".

Ya mungkin maksudnya yang over gini kali ya, Mungkin sih.
Macam ibu kos di Kungfu Hustle. HAHAHA

Source : LiveLuvCreate.com
Jadi perempuan itu emang nggak gampang, saya pernah baca ungkapan yang lucu dan sarkastik,
"Jadi perempuan itu sulit, kamu harus berfikir seperti pria, bersifat seperti nona, terlihat seperti gadis muda, dan bekerja seperti kuda" LOL

Dakwah boleh-boleh aja, tapi twitter adalah micro blog, mesti cerdas menulis dalam 140 karakter supaya nggak melukai perasaan orang lain dan tentu saja, jangan rancu dan multi tafsir. Dakwah itu contohkan kebaikan, jangan bikin baper gitu dong Tadz. Hehe
Saya feminis? nggak dong. Ini cuma pemikiran saya pribadi.

Saya banyak melihat dari lingkungan sekitar tempat saya dibesarkan, dan tentunya dari sudut pandang perempuan. So, saya sih YAY sama wanita mandiri dan juga yakin kalau kemandirian perempuan nggak menakutkan kok :)
... dan pastinya masih ada lelaki yang mau sama wanita mandiri.

Jumat, Maret 17, 2017

Hamil Tambah Kucel, Ciri-Ciri Anak Lelaki?


"Wah, kamu selama hamil ini kok males dandan, kayanya isinya baby boy nih",

"Wah, perutnya condong kesebelah sini, jangan-jangan laki nih babynya",

"Kamu nggak ada mual-mual ya? enak banget, aku dulu pas hamil anak perempuanku itu mual muntah sampai berapa bulan, trus pas aku hamil lagi yang laki nggak ada sama sekali, anakmu ini laki menurutku, yakin deh! Ciri-cirinya sama kaya pas aku hamil laki soalnya, hehe"

-----

Nah, kurang lebih begitulah beberapa prediksi jenis kelamin janin dari orang-orang yang kuingat saat sedang hamil Syuna. Entah berapa banyak yang bilang anakku bakalan cowok.

Sepertinya sih mereka nggak janjian kalau mau komentar serupa, karena yang bilang begitu nggak cuma dari satu lingkungan, selain tetangga samping rumah ada juga ibu hamil teman menunggu giliran periksa di poli kandungan, terus dosen di tempat kuliah, supir random yang ketemu dijalan, pasien di tempat kerja dan lain-lain, dan pendapat mereka ya sama, kayaknya anakku lelaki.

Tahu dari mana? ya feeling aja, pengalaman, empiris. Katanya...

Saya akui kalau pas hamil kemarin saya itu jadi item dan kucel. Ketiak, leher, dan setiap sudut lipatan badan mendadak menggelap beberapa tingkat dari warna kulit saya biasanya, bahkan muka saya yang jarang bermasalahpun ikut-ikutan berjerawat dan kusam.
Suami juga mengira anak yang dalam perut ini bakalan laki. Karena kata orang kalau hamilnya jadi kucel itu ciri-ciri hamil anak lelaki.

Saya sih selow aja, mau perempuan Alhamdulillah, mau laki-laki ya tetap Alhamdulillah juga, intinya ya terima ikhlas aja. Tapi karena kebanyakan pada komentar kalau calon bayi saya saat itu adalah cowok, saya pernah deh terbawa mimpi, diberi anak lelaki bernama Bambang. Hehe

Nggak cuma saat hamil, bahkan sampai dibaringkan di ruangan dan siap mengedan, masih ada bidan yang komentar "Wah, kalau dilihat dari perut, anakmu ini cowok leh".
Saya waktu itu udah gak mikirin lagi mau cewek atau cowok, mending lihat langsung aja kan? :D

Lama saya berjuang, sampai nyaris alat vakum yang ngeri-ngeri sedap itu beraksi, saya lihat suami yang sedang menggenggam tangan saya sudah pucat pasi, saya tahu benar dia paling menghindari pemakaian alat yang satu ini.
Saya coba mengerahkan tenaga lagi dan memokuskan diri, dan tiba-tiba saja, syuuuuuuu~ *anggap aja ini bunyi bayi lahir.hohoho*

Para bidan yang menjaga saya seketika heboh. Oh, ternyata si kecil sudah berpindah dari rahim saya ke dunia!



Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah. Kalau ingat momen itu saya cuma bisa mengucapkan itu saja. Bahagia sekali :))))

Sesudah melahirkan, kemudian next selanjutnya dengan IMD alias Inisiasi Menyusui Dini, bayi ditengkurapkan diatas dada saya sembari diperiksa badannya. Saya genggam jemarinya, lengkap. Dia menangis, Ya Allah, bagi saya suaranya merdu sekali.

"Selamat Leh, anaknya perempuan" kata ibu bidan yang membantu persalinan saya dengan wajah berseri-seri.

Saya mengangguk dan tersenyum.

Ternyata nggak semua "katanya" itu bener, karena, hei! anak pertamaku perempuan! :)))))

***

Hari ini sudah 20 bulan kami ditemani Syuna, hari demi hari dia bertumbuh kembang dengan sangat baik.

Dan dari bayi sampai sekarang, selayaknya anak perempuan saya sebagai bunda senang sekali mendandani Syuna, termasuk juga mengajarinya sedikit-sedikit untuk menutup aurat dengan memakai jilbab, karena itu saya jadi sering google tentang Fashion Anak Perempuan Model Terbaru untuk tahu tren belakangan seperti Apa :)

Alhamdulillah, sekarang si kecil kalau sudah tahu mau diajak jalan-jalan keluar rumah, dia langsung buka lemari baju dan nyari-nyari jilbabnya, melihat itu saya jadi senang dan terharu.

Hmmm.... Bahagia emak itu sederhana ya? (≧∇≦)/

Dan habis ada Syuna, kalau lagi ada kondangan, saya mesti Beli Baju Couple yang ada pilihan baju anak perempuannya juga supaya terlihat kompak dan enak dipandang, kalau bajunya senada kesannya jadi serasi dan sehati, iya nggak? Rasanya rada aneh kalau bajunya beda-beda. hehe


Mama sayang kamu nak.

Nggg... mau nggak punya adik lelaki?


Minggu, Maret 12, 2017

Cek Harga Sebelum Belanja? di Priceza Indonesia aja!



[Sp.] Ada nggak sih didunia ini orang yang suka dibanding-bandingkan?

Hmmm... kayaknya sih nggak ada ya. Soalnya nih, katanya dibandingkan itu nggak enak! apalagi kalau yang dijadikan pembanding itu lebih baik daripada kita. Beuh, ngeselin lah pokoknya.

Tapi tunggu dulu pals, kalau bukan orang yang dibandingin tapi harga produk gimana?

Harga waktu mau belanja online maksudnya.
Harga di toko A segini, harga ditoko T segini, dan seterusnya, kita bisa tahu dan membandingkan mana yang lebih murah dan punya penawaran terbaik. 
Kalau dibanding-bandingkan kaya gitu suka nggak?

"Wow, suka dong!" Itu jawaban saya. hehe

Naaah, kalau kamu juga suka membandingkan harga di e-commerce sepertiku, maka kayaknya kamu mesti kenalan nih sama Priceza Indonesia.



Priceza? Apa itu?

priceza ikon


Tak kenal maka tak sayang, makanya kenalan dulu yuk sama Priceza.

Priceza adalah shopping search engine dan price comparison tool dari Thailand, negerinya Mario Maurer dan Jirayu Laongmanee (eits, emak juga pernah muda, oi!) dan sudah merambah kenegera lain seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, dan berbagai negara Asia tenggara lainnya termasuk Indonesia.
Startup ini sudah beroperasi sejak tahun 2009, dan menjadi pemenang Aplikasi pembanding harga di Asia-Pacific ICT Awards 2015.

O iya, kalau kamu nggak kenal siapa Mario Maurer atau Jirayu buruan browsing gih. Buat cuci mata. hahaaa...
*apa ini*


Jadi sesuai dengan taglinenya yaitu Cari - Bandingkan - Beli, Priceza membantu kita menghemat waktu dan kuota internet kita untuk berbelanja, karena dengan Priceza kita sudah nggak perlu lagi cek website e-commerce satu-persatu. Kita tinggal buka aplikasi Priceza di smartphone atau laptop dan ketik nama barang yang pengen kita cari, lanjut klik search... kita santai dulu, seruput teh hangat sebentar... dan lihat lagi layar smartphone,
Jeng-jeng! sudah ada hasil perbandingan harga diberbagai website. Mudah bener!

Ditahap ini saya mikir "Oke, siapapun penemu pertama metode shopping comparison tools, dia pasti seorang emak-emak jenius" :D

Karena... Ayolah, akui saja kalau pas lagi ngobrol sama temen soal beli barang, dan 5tenyata kamu bisa dapat barang dengan spesifikasi dan kualitas yang sama dengan harga yang lebih murah pastinya kamu ada bangga kan? seneng kan? puas kan?

Apa? Cuma saya yang kaya gitu?

Udah deh, iyain aja dong biar cepet. Hahaha

Ternyata founder Priceza itu bapak-bapak loh.
Bapak-bapak yang mengerti kebutuhan emak.

Nah, selain itu di Priceza kita juga bisa membaca ulasan dari orang lain yang pastinya akan membantu kalau kita lagi stage mikir-mikir mau beli di toko yang mana, Misalnya aja nih Toko B dan Toko C lagi menjual produk yang sama,  habis kamu baca-baca ternyata ulasan di Toko B pada bagus-bagus kalau dibandingkan sama toko C, otomatis level percaya kita bakalan lebih besar ke toko B dong karena ternyata ulasannya lebih menarik. Bener nggak?

Priceza sudah bekerjasama dengan berbagai e-commerce terkemuka misalnya Elevenia, Tokopedia, Bukalapak, Bhinneka, Zalora, Matahari mall, ASOS, dan masih banyak lagi, semua-mua-muanya ada! kecuali jodohmu, Priceza nggak menyediakan jasa pencarian jodoh.

*ditenggelamkan di samudera Hindia*

Back to topic, ngomongin belanja, produk yang belakangan menarik minatku adalah kamera Nikon Coolpix P900, gara-gara kemarin liat diinstagram kalau optical zoom-nya amazing banget, bisa lihat permukaan bulan! Kalau nggak percaya kamu bisa tonton video dibawah ini :)



Nah saya kepo dong kamera segitu keren harganya berapa coba, perdana kucoba cari di Priceza dulu.
begini nih cara carinya :
  1. Buka aplikasi Priceza di smartphone.
    Login dulu, selain register dengan menggunakan email kalian juga bisa pakai akun facebook atau google loh.
  2. Pilih kolom pencarian dengan menekan ikon kaca pembesar yang berada di menu paling bawah.
  3. Di kotak pencarian, tulis deh apa yang mau dicari, mudian klik ikon search.

Nah, seperti tadi kubilang.... seruput teh manis dulu sebentar. sluurp...

4. Kemudian baru liat lagi layar gadgetmu, hasilnya udah keluar tuh ^_^
5. Pilih deh salah satu.
Kalau kamu lihat gambar no.5 dibawah kelihatan kan kalau dihasil pencarian kamu bisa melihat range harga produk, berapa toko yang menjual produk serupa dan juga rating serta review (ulasan) yang tersedia.


Nah, tambahan lagi, Aplikasi Priceza kini lebih baik! Sekarang situs Priceza lebih gampang diakses, kategorinya lebih rapi, kamu bisa dengan mudah memilih di pencarian sesuai kategori produk yang mau dibeli, jika kamu mengakses lewat laptop maka setidaknya ada 12 kategori yang ada di Priceza Indonesai, mulai dari komputer, handphone, kamera, elektronik, fashion, kosmetik, ibu & anak, pembersih, otomotif dan lainnya, lengkap. :D


Nah, supaya kamu bisa lebih leluasa mengakses Priceza di smartphone, kamu bisa Download Aplikasi Priceza Via App Store atau  Download Aplikasi Priceza Via Google Play


Kalau kamu udah nggak sabar mau jajal pengalaman belanja lewat Priceza, kamu bisa download aplikasinya sekarang! gratis kok, dan pasti bantu banget kalau lagi bandingin harga.

Jadi gimana nih?
Masih mau belanja buka satu persatu atau mau dibantu sama Priceza?







Custom Post Signature

Custom Post  Signature