Thursday, September 27, 2018

4 Perlengkapan Menyusui yang Harus Dimiliki Ibu Menyusui


Setelah mengandung selama kurang lebih sembilan bulan. Hal berikutnya yang cukup menantang adalah proses menyusui. 

Yups, karena menyusui memang bukan proses yang mudah seperti yang dibayangkan. Meski begitu, nggak mudah bukan berarti nggak bisa, ya? Percaya deh, sebenarnya kita para Ibu pasti bisa sukses melakukan hal ini. 😉 

Salah satu persiapan dasar menyusui adalah mempelajari teknik menyusui yang tepat agar sang bayi dapat menyusu dengan benar dan juga sang ibu tidak mengalami rasa sakit. 

Kenapa mempelajari teknik menyusui itu penting? 

Karena pada proses awal inilah seringkali para ibu menyusui menemui kesulitan (misalnya bingung puting atau salah posisi) yang membuat patah semangat sehingga akhirnya beralih memberikan si kecil susu formula. Padahal kita semua tahu, ASI adalah makanan terbaik bagi sang buah hati. Our baby deserve the best nutrition in this world. *kibas breast pad*

Jadi, jelas ya, sebelum Bunda benar-benar menyusui, sangat penting untuk mencari tahu tata cara menyusui yang benar agar lancar menyusui sang buah hati di awal kelahirannya. 😊

Next, mempersiapkan perlengkapan menyusui pun akan sangat membantu Bunda untuk menyusui si kecil. 

Seriusan, persiapan itu nggak akan membohongi hasilnya, deh. 😁

Terus, perlengkapan menyusui apa saja sih yang harus Bunda miliki saat menyusui? Apakah bantal menyusui diperlukan? 

Yuk simak beberapa list perlengkapan menyusui berikut!

🍀 Bra Menyusui


Pakaian dalam yang satu ini adalah barang yang harus Bunda miliki ketika menyusui. Hal ini dikarenakan bra menyusui berbeda dengan bra biasanya. 

Bedanya dimana? Bedanya adalah bra menyusui ini memiliki bukaan yang memudahkan Bunda untuk menyusui si kecil. Bentuk bra menyusui sekarang ini pun banyak sekali modelnya, namun tetap membuat Bunda nyaman saat menyusui si kecil.

Bra menyusui yang Bunda pilih juga harus memiliki bahan yang nyaman dan menyerap keringat. Sangat disarankan untuk memiliki bra menyusui sekitar setengah atau satu lusin, apalagi pada awal menyusui karena kerap kali ASI mengalir deras dan membasahi bra (juga baju!). 

Selain itu, jangan lupa, Bunda harus sering-sering mengganti bra agar area puting tetap bersih dan bebas lecet. So, jangan lupa nyetok perlengkapan satu ini ya. Hitung-hitung investasi buat menjaga 'aset' juga. 😂 

🍀 Bantal Menyusui


Hal yang sering ditanyakan ibu hamil ketika membeli perlengkapan menyusui adalah, “Butuhkan bantal menyusui?” Jawabannya tentu saja nggak sama pada semua ibu. 

Jika Bunda lebih suka untuk menyusui si kecil dengan berbaring di kasur, mungkin bantal menyusui tidak akan terlalu berguna. Namun jika Bunda sering bepergian membawa si kecil dan harus menyusui dalam posisi duduk, bantal menyusui akan sangat dibutuhkan. Dan menurut pengalamanku, menyusui sambil berbaring itu amannya dilakukan saat usia bayi diatas 3 bulan, karena bayi yang masih mungil itu gampang sekali tersedak. Apalagi kalau aliran ASI Bunda tergolong deras, sebaiknya memang menyusui sambil duduk saja. Dan supaya nggak pegel memang enaknya pakai bantal menyusui. Hehe 

Bunda dapat memilih membeli bantal menyusui nanti setelah merasa diperlukan atau Bunda dapat membeli sebelum si kecil lahir. Artinya, bisa melihat sikon dulu, atau langsung saja. 

Tapi nih, kalaupun nggak terpaksa sekalipun, perlengkapan bantal menyusui ini nantinya juga dapat digunakan sebagai sandaran sang buah hati ketika sudah bisa duduk. Istilahnya, bantal menyusui ini multi fungsi kali ya :D

🍀 Baju Menyusui


Perlengkapan menyusui lainnya yang tidak boleh dilewatkan oleh Bunda adalah baju menyusui. Seperti yang Bunda ketahui, menyusui membutuhkan baju yang terbuka agar dapat menyusui dengan nyaman. Bunda dapat mencari baju yang memiliki resleting atau kancing pada bagian depan. 

Tetapi jika Bunda ingin memiliki baju menyusui khusus, Bunda dapat membeli baju menyusui. Biasanya baju menyusui ini tidak selalu menggunakan resleting atau kancing. Model bukaannya pun lebih bervariasi dan juga dapat menyesuaikan dengan model berpakaian Bunda. Jadi tetap bisa stylish meskipun sudah berstatus busui 😎. 

Untuk baju menyusui di rumah, alternatif lainnya bisa juga dengan merombak bagian depan piyama atau dress rumahan agar memiliki akses menyusui, baik resleting atau kencing dengan bantuan penjahit kenalan kita. Memberdayakan yang masih ada.  😉

🍀 Breastpad


Pada awal menyusui, ASI biasanya memang belum mengalir deras. Tetapi seiring berjalannya waktu dan si kecil semakin pintar menyusui, ASI akan mengalir deras dan jika tidak segera diminum si kecil akan mengalir sendiri. 

Untuk itu Bunda akan sangat membutuhkan the magic pads, breastpad! Dengan bantuan breaspad ini, maka ASI yang mengalir keluar pun akan diserap dan nggak akan membasahi baju Bunda. 

Ada dua jenis breastpad yang dapat Bunda pilih. Breastpad sekali pakai atau breastpad yang dapat dicuci kembali (rewashable). 

Agar lebih ekonomis dan juga ramah lingkungan, menggunakan breastpad yang dapat dicuci pastinya lebih disarankan. Go Green! 


Cari Perlengkapan Menyusui Di Mana?


Dari semua list perlengkapan menyusui di atas, hampir semuanya adalah perlengkapan yang memang benar-benar dibutuhkan oleh seorang ibu menyusui. Meski memang bantal menyusui bukan salah satu perlengkapan menyusui yang wajib dimiliki. Karena tidak semua orang membutuhkannya. Hehe

Lalu di mana tempat membeli perlengkapan menyusui yang lengkap? Nah, Bunda dapat berbelanja perlengkapan menyusui di Bukalapak loh. Apalagi Bukalapak juga menyediakan gratis ongkir, jadi Bunda tidak perlu pusing memikirkan ongkos kirim dari toko yang akan Bunda beli. Tinggal baca syarat dan ketentuan, langsung deh, shopping cerdas! Tidak hanya itu, berbelanja di Bukalapak juga Insya Allah lebih aman daripada berbelanja di akun Instagram atau Facebook karena merupakan marketplace yang sudah terbukti. 

Nah, apakah Bunda sudah punya semua barang di list perlengkapan menyusui di atas? Kalau Bunda sedang hamil atau mencari daftar ini, mungkin bisa dijadikan dipertimbangan kembali. 

Happy breastfeeding! :D
Tuesday, September 11, 2018

Review Jamu Bersalin Mustika Ayu Air Mancur



Throwback ke momen 3 tahun yang lalu, saat aku melahirkan Syuna. Aku langsung teringat dengan rutinitas minum jamu. 

Jamu apa? Jamu sehabis bersalin tentunya. Hehe

Yep, meskipun aku masih dominan darah Kalimantannya daripada darah Jawanya (FYI, silsilah dari garis mama, kakek buyutku itu katanya orang Jawa tulen). Tapi aku tetap minum jamu karena tradisi keluarga.

MINUM JAMU TUH WAJIB JIB JIB.

Fardhu 'ain mungkin, karena mama sayange sudah bersabda, bahkan beliau yang membelikan perintilannya ke pasar. 😜

Tradisi keluarga, aku diharuskan minum jamu bersalin, minimal buat 40 hari sesudah melahirkan. 

Niatnya minum jamu bersalin waktu itu bukan buat kesehatan ataupun kecantikan, tapi ya sekedar buat menuruti arahan bunda tersayang aja. Karena jujur aja sih, nggak kepikiran bakalan ngefek gimana-gimana awalnya. 😁

Awalnya sempet bertanya-tanya,


Wajib Nggak Sih Minum Jamu Setelah Melahirkan gini?


Secara, ribet gitu looo... 

Apalagi bukan cuma konsumsi Jamu doang yang dipikirkan, tapi juga makanan buat kita, gimana menyusui bayi yang bener, gimana melilit-lilit bekung supaya tetep nemplok diperut nggak geser-geser. Ah, banyak lah pokoknya!


Tapi ternyata, sesudah baca-baca tentang apa saja khasiat minum jamu bersalin, diriku pun tergoda~~~

Ya iyalah, bikin ngiler. Hahaha

Klaimnya itu, salah satunya bisa bikin badan kita yang dowernya melambai-lambai seperti pohon kelapa ini jadi kembali langsing dan kenceng. Perut jadi singset kayak  zaman masih gadis. Body dan wajah jadi lebih bercahaya dan yang bagian ono rapat (WAUW!), stamina lebih oke dan bikin nggak cepet capek, bonusnya ada ASI lancar pula. 

Oh, bohong sekali kalau aku tidak tertarik. 😂



Memilih Jamu Sehabis Bersalin yang Bagus.


Nah, karena kita orang hidup di Indonesia Raya yang katanya negaranya itu gemak ripah loh jinawi ini, so perkara jamu-jamuan ini gampil lah pokoknya. Karena ada banyak produk jamu bersalin dari berbagai industri jamu terpercaya yang beredar di pasaran. Tinggal pilih-pilih sesuai selera. 

Dari hasil browsing, berikut beberapa contoh merk jamu bersalin:

🍷Jamu Selapan Mustika Ratu🍷 Jamu Bersalin Mustika Ayu Air Mancur
🍷Paket Jamu Habis Bersalin Sariayu
🍷Pil Jamu Habis Bersalin Nyonya Meneer

Nah, yang dari Nyonya Menada banyak variannya, mulai dari jamu habis bersalin super, Jamu Habis Bersalin Istimewa, Jamu Habis Bersalin Lengkap dan lain-lain. Googling aja ya buat perbedaannya. 

Baca Juga: Hamil Tambah Kucel, Ciri-ciri Anak Lelaki?

Awalnya aku naksir yang dari brand Sariayu, karena dia itu bentuk sediannya pil dan juga untuk cairannya tinggal tuang-tuang syantik, nggak usah dilarutkan segala lagi. *anaknya suka malas lol* 

Tapi berhubung aku tinggal di Kalimantan yang mana susah mencari merk itu (dan juga sudah diberikan mama sayange Jamu Bersalin Mustika Ayu Air Mancur juga), jadi aku memutuskan memakai yang ada saja.

Oh iya, gambar produknya ada di pic no.1. Gambar dibawah ini dari Jamu Bersalin Lengkap Selapan. Seingatku isi keduanya sama saja, hanya kemasannya yang berbeda. Kalau Jamu Bersalin Mustika Ayu itu dikemas dalam kotak berbahan karton, sedangkan Jamu Bersalin Lengkap Selapan ini kemasannya dalam box aluminium. 

Lebih kokoh. Lebih mahalan dikit. 




Harga Jamu Bersalin Mustika Ayu-nya kalau nggak salah waktu itu sekitar 100rb (tahun 2015), sementara yang Sariayu harganya 200 ribu keatas, lebih terjangkau yang Air Mancur yes pastinya. Padahal dia lebih lengkap lho!

Meski nilai praktis Sari Ayu memang pastinya jadi poin plus yang besar sampai harganya naik. Hehe

Oke, langsung aja aku cerita soal Jamunya ya! 

Aku memulai minum Jamu bersalin ini di hari ke-8 (kalo nggak salah). Pas ASI udah lancar. 


Di dalam paket Jamu Habis Bersalin ini sudah tersedia lengkap untuk perawatan Ibu dan Bayi sampai dengan hari ke-40. Jadi insha Allah sesuai dengan durasi masa nifas para Ibu yang biasanya berlangsung sekitar 6 mingguan. Pas buat perawatan habis lahiran. 😁

Khasiat Jamu Bersalin Mustika Ayu Air Mancur :

- Memulihkan rahim agar bersih, sehat dan kencang.
- Menambah darah dan nafsu makan.
- Menghentikan darah yang terlalu banyak.
- Melancarkan peredaran darah, serta. 
- Menguatkan dan urat-urat pada kaki dan tangan.
- Melancarkan ASI supaya tetap sehat dan segar.

Baca juga: Bumil dan Busui, Bayar Puasa atau Fidyah Saja? 

REVIEW


Jamu No.1 (Hari ke-4 hingga hari ke-8):

-🌷Membantu membersihkan rahim dari darah yang kotor, mengobati rasa mulas, menyehatkan rahim dan menjaga agar tidak masuk angin.

Jamu No.2 (Hari ke-9 hingga hari ke-28):

- 🌷Membantu memelihara kesehatan rahim, mengobati rasa mulas dan mengobati luk-aluka sehabis 

Jamu No.3 (Hari ke-29 hingga hari ke-38) :

- 🌷Membantu melancarkan dan memperbanyak air susu ibu (ASI) 


Tapal:

Tapal ini oles an yang buat perut ya. Jadi, sebelum bunda-bunda pakai stagen/babat/bengkung/korset,  perutnya dioles dulu dengan larutan tapal ini. Well, ini tuh seingatku adalah item pertama yang habis diantara satu box. lol. 

Gunanya tapal apa? 
🌷Membantu menyehatkan dan mengencangkan rahim. 
🌷Mengurangi kelebihan lemak supaya perut tetap ramping dan badan menjadi singset. 

Pilis:

🌷 Sakit kepala itu wajar buat ibu-ibu yang baru punya bayi, soalnya masih menyesuaikan diri dengan jam malam dan kewajiban menyusui. Mata nanar tuh udah bukan hal aneh lagi, makanya ibu  harus terus menerus suplai vitamin dan makanan bergizi supaya energi tetap prima 

Nah, pilis ini tuh gunanya buat meredakan sakit kepala tadi. Hancurkan kepingannya dengan air hangat, bentuk jadi adonan dan tempelkan ke pelipis. Aromanya enak sih menurutku. Bau jamu~

Param Beras Kencur 

-🌷Best! Hahaha. 

Pokoknya pake ini tuh berasa dipijit. Rasanya anget. Bisa dioles area badan yang merasa pegel, misalnya tengkuk, kaki, lengan. 


Baca juga: List Lengkap Isi P3K untuk Keluarga yang memiliki Anak kecil  

Param Mustajab

-🌷Sama seperti param beras kencur. Bedanya, param yang satu ini panazzzz. Lebih nampol sik. 

Bedak Intisari

- 🌷Ini tuh bedak dingin, bentuknya juga bulat-bulat seperti bedak dingin pada umumnya. Kandungannya cakep banget, lumayan, sehabis pakai ini tuh wajah jadi enak.  

Lumayan cracky sih, gak bisa senyam-senyum pas makenya. Jangan lupa dilarutkan sama air mawar supaya tambah afdhol khasiatnya. 

Oh iya, dalam paket juga ada satu produk untuk perawatan bayi, yaitu:

Minyak Telon Air Mancur  30 ml

- 🌷Yups, dikasih minyak telon juga! Hehey. 

Minyak ini fungsinya sama ya seperti minyak telon pada umumnya, buat menghangatkan badan, mencegah masuk angin dan perut bayi kembung. Baunya wuenak. 👌 

Baca juga: Saat Anak Batuk Pilek Panas yang Pertama Kalinya 

Amankah Minum Jamu Setelah Melahirkan? 

Dari beberapa situs resmi kedokteran yang kutelusuri, dikatakan mengonsumsi Jejamuan boleh-boleh saja. Hanya manfaat dan efek sampingnya belum diketahui secara pasti. (karena status Jamu masih pengobatan empiris, belum melalui uji laboratorium dkk). 

Namun bagi ibu yang melahirkan secara sesar, dikatakan bahwa minum jamu sebaiknya dilakukan setelah hari ke-10 persalinan. Hal ini karena biasanya ibu akan mendapatkan obat antibiotik yang dikhawatirkan dapat berinteraksi dengan jamu-jamuan tersebut.

Tapi, tergantung kita juga sih (plus dokter yang menangani deh) gimana enaknya, mau minum atau nggak.

Pilihan ada ditangan para ibu. 😊

🍵🍵🍵

Nah, semoga review Jamu Bersalin Mustika Ayu Air Mancur ini bisa bermanfaat buat kalian yang lagi membutuhkan ya ^^

Berikutnya, bila diberkahi dengan rezeki anak lagi (aamiin-kan yaa hehehe) Insha Allah aku akan mencoba icip-icip Jamu Bersalin dari merk yang lainnya juga. Jadi bisa nulis reviewnya lagi disini 😉 kayak review jamu bersalin mustika ratu, atau review Jamu Bersalin Nyonya Meneer misalnya. *tiba-tiba maruk pengen review semua*

Oke, terima kasih sudah membaca, sampai jumpa ditulisan selanjutnya! ❤️

Custom Post Signature

Custom Post  Signature