Monday, December 26, 2016

6 Aplikasi Smartphone Untuk Ibu RumahTangga Kekinian

Assalamualaikum

Hola! Apa kabar menjelang akhir tahun ini? Pastinya teman-teman sudah mulai mempersiapkan banyak hal untuk menyambutnya ya? 

Aku sendiri menyambut tahun baru dengan... Bersih-bersih dan merapikan rumah. Hehehe

Serius, kalau rumah bersih dan rapi mood jadi ikut-ikutan baik, meskipun biasanya gak perlu waktu lama bakalan jadi kapal pecah lagi sih, anak-anak menjelang terrible, eh, wonderfull two memang luar biasa aktif ya..
Kayak nggak diem, kecuali pas lagi tidur. Tapi juga udah mulai bisa ngomong, jadi makin seneng aja ngemongnya.

Sebagai Ibu Rumah Tangga kekinian, maka aku pun harus sabar menghadapi kekacauan di dalam rumah dong.... dan juga tetap upgrade ilmu, termasuk juga ilmu dari internet.
Ya kaya yang kamu-kamu baca ini nih~ 

Misalnya aja Ilmu multitasking, dan ngomongin multitasking sepertinya istilah 'multitasking ini sudah begitu melekat dengan sosok wanita ya, khususnya ibu-ibu.

Kayaknya semua orang dimuka bumi ini juga tau kalau Ibu adalah MOM alias Master Of Multitasking.
Bukan hal yang mencengangkan lagi kalau seorang ibu-ibu bisa nungguin cucian dimesin cuci berhenti berputar sambil nontonin film Gopi , tangannya lipat-lipat baju dan juga sambil mikirin malam ini masak apa?
Bukan, ini bukan lagi ngomongin mertua ya. hush

So, dalam rangka menunjang aktivitas Ibu Rumah Tangga Kekinian yang Multitasking, kali ini aku mau berbagi, apa saja sih aplikasi android yang menurutkku every-smart-emak-must-have-app,
langsung aja ya, Cekidot!


  1. Pencatat Keuangan


Dulu aku rajin menulis pengeluaran dan pemasukan dibuku, semacam anak-anak jurusan akutansi gitu... Ada neraca saldonya. Ada debet, kredit dan teman-temannya yang selalu saya tulis sehabis belanja. 

Pas itu aku mikir "wow, ternyata mata pelajaran administasi yang dulu sering kuremedial ini tenyata berguna banget".
Dan tiba-tiba jadi agak menyesal dulu nggak serius habis-habisan belajar bidang yang satu ini.

Eh, emang ada untungnya nulis-nulis gituan?
Oh, jangan salah... 
banyak keuntungan nulis catatan keuangan pribadi ini, misalnya:.
  • Mudah mengetahui pengetahui pengeluaran terbesar kita dimana.
    Misalnya nih ya, dilihat dari history-ku beberapa bulan terakhir ini, aku jadi tahu kalau sektor terbesar pengeluaranku ada di makanan. Maklum, busui kan mesti sering isi tangki. Hohoho
  • Mudah memonitor keuangan, supaya nggak over-budgeting.
  • Bisa mengatur keseimbangan pemasukan dan pengeluaran.
  • (Yang paling penting) Terlihat terpercaya dimata suami. HEHEHE 
Tapi karena belakangan Nuuy sedang dalam fase kepo maksimal tiap kali melihat aku menulis dan pegang-pegang buku, jadi sementara buku keuangannya digantikan dengan smartphone deh, hihi.

Sebenarnya sih yang pertama kali memakai aplikasi ini mas suami, terus pas kulihat-lihat dan coba-coba, eh ternyata bagus juga, akhirnya aku ikutan download deh. 

Aplikasi ini fiturnya lengkap dan bisa mengcover semua hal yang biasanya kucatat di catatan keuangan pribadiku, dan malahan ada beberapa hal yang lebih lengkap rinciannya.

Dan ada pilihan lock-nya!
Iyaps, kita bisa setting password yang akan diminta tiap kali membuka aplikasi ini, jadi catatan dapurku tetap aman dari para kepo-ers yang sering penasaran buka segala macam aplikasi di smarthoneku yang keren ini. Hehe

Kepoersnya siapa? itu tuh, keponakanku yang masih kelas 3 SD.



  2. Kalender Saya  



Kebetulan aku termasuk wanita yang sehabis melahirkan nggak langsung menstruasi normal.

Yup, akumesti menunggu satu setengah tahun untuk mengembalikan jadwal haid agar normal kembali seperti semula. 

Jadi selama itu? aku nggak ada mens sama sekali. huhu
Bayangkan aja, aku gak mens selama 2,5 tahunan, terhitung sejak resmi hamil :(

Bahkan aku sampai hampir lupa cara memakai menspad pad pertama kali haid lagi. Hahaha... konyol aseli.

Dan susahnya nggak menstruasi ini salah satunya adalah nggak tahu masa subur.
O iya, aku sudah bicara dengan suami dan sepakat akan memberi jarak antara anak pertama dan kedua, jadi saat ini aku memakai kontrasepsi. 

Aku nyaman memakai aplikasi kalender ini karena lengkap, misalnya :
  • Ada alarm pengingat untuk meminum pil kontrasepsi, nggak khawatir bakalan lupa lagi.
  • Memuat rincian yang 'receh' tapi penting, misalnya aliran haid, mood, catatan hubungan seksual dan lain-lain.

  3. Sirami Tubuh Anda  



Aku kadang-kadang suka lupa meminum air yang cukup karena keasikan nginem, makanya aku coba menginstall aplikasi ini untuk membantu mengingatkan untuk minum air putih. ^^

Apalagi sebelumnya aku memiliki kebiasaan jelek duluan tentang minum air. makanya  pas kemarin aku aktif menyusui, tubuh busui ini kalau nggak diasup sama air yang memadai bakalan lemas kayak agar-agar hihi..


Selaim itu poin yang aku suka adalah karena acuannya berat badan, berkat aplikasi ini, aku jadi rajin minum :D
Dan karena kebutuhan airnya tercukupi, aku jadi merasa lebih nyaman dan akhirnya badan juga lebih fit. :)


  4. Aplikasi Toko Online  




Menurutku nih, belanja itu kegiatan yang menyenangkan, bahkan window shopping alias cuma liat-liat doang pun juga kegiatan yang menyenangkan. apalagi pas akhir bulan, mengobati rasa pengen memiliki gitu. eaaaa.. :D

Hari gini, e-commerce sudah bertebaran dimana-mana, toko online yang keren masa kini juga pasti nggak mau ketinggalan buat memiliki aplikasi khusus di Playstore atau AppStore buat konsumen setianya.

Nah, aplikasi toko online ini penting ada, apalagi pas ada event-event penting misalnya Harbolnas yang biasanya ditaburi diskon dan promo gila-gilaan. Peyempuan yang punya naluri kuat pasti nggak bakalan lewatin hal-hal begini deh *toyor kepala sendiri*

  5. Cookpad  




Mati gaya berkreasi di dapur itu semacam writer block, tiba-tiba aja nongol nggak ada hujan nggak ada badai bisa blank mau masak apa. Apalagi kalau pas pagi-pagi ternyata kulkas kosong melompong, mau makan apa lo? Kalau udah gitu sih, ya ngacir ke warung tetangga solusinya. hehe

Makanya aku siap sedia aplikasi ini di handphone supaya tetep jadi istri sholehah nan selalu update dimata suami. Kan ada tuh peribahasa, "dari perut naik ke hati". kalau perut kenyang semua dimata suami akan terlihat indah, katanyaaa...

Ya.. meskipun mungkin perut buntel ini masih belum terlihat seperti model Victoria Secret sih.
Tapi aplikasi ini boleh deh dicoba, pasalnya mulai dari resep makanan khas dalam negeri sampai a la Korea, Jepang, bahkan Eropa juga ada disini. atau cuma sekedar bikin tempe goreng yang ingridients-nya tempe plek beli dipasar sama garam dapur juga ada :D


  6. Checky  




Pernah Denger Program 1821?

Belum? 
kujelasin sedikit ya, jadi 1821 itu adalah salah satu gagasan dari Abah Ihsan yang isinya adalah 'menyimpan' gadget mulai jam 18.00 (jam 6 sore) sampai 21.00 (jam 9 malam), jadi kegiatan jam segitu diisi sama quality time bersama keluarga misalnya beribadah bersama atau ngobrol bersama.

Terus, apa hubungan antara gerakan21 sama aplikasi Checky ini? .....mmmm, ga ada sih. #gubrak

Checky ini sebenarnya lebih pada manajemen waktu kita, dia bakalan ngecek berapa kali sehari kita membuka handphone dan membandingkan dengan hasil cek kemaren-kemarennya, misalnya kemaren kamu ngecek handphone 62 kali, hari ini 120 kali, gitu.

Menurutku aplikasi ini bagus banget, karena, Ehemmmm, emak-emak kekinian harus seimbang dong merhatikan anak sama main gadget (nunjuk hidung sendiri).


***

Nah, 6 aplikasi Android tadi cocok banget buat Ibu Rumah Tangga Kekinian ataupun Emak-Emak Modern yang gawl supaya nggak ketinggalan bahan arisan (?).
Ibu-Ibu yang pakai iPhone bisa mengunduh di AppStore, kalau sepertiku yang menggunakan android bisa mengunduh gratis di PlayStore.

Oh iya, bagaimana denganmu? Ada rekomendasii aplikasi versimu?
Share dikolom komentar yaa :D





Thursday, December 22, 2016

[PARENTING] Yuk, Jadi Orang Tua Shalih lewat PSPA Abah Ihsan.



"Apa motivasimu untuk menikah?"

Sepenggal pertanyaan itu meluncur dari Abah Ihsan di sesi PSPA (Program Sekolah Pendidikan Anak) yang diadakan di Aula Organisasi Wanita Kandangan, sekonyong-konyong membuatku merenung, kudengar dari semua penjuru ruangan berbagai jawaban peserta lain. 

Ada yang menyahut menikah untuk punya anak dan bahagia,

Ada juga yang bilang bahwa menikah buat menggenapkan setengah agama, 

sebagian yang lain menjawab jujur, menikah untuk menghalalkan yang haram. 

Ada pula jawaban idealis -atau sok idealis- seperti untuk mempertahankan garis peradaban manusia. 

Macam-macam jenis jawaban yang keluar membuatku semakin berfikir, 


Ya, Buat Apa Aku Menikah? 


Kalau pertanyaan itu ditujukan padaku, Jawabanku jujur saja, salah satu motivasiku untuk menikah adalah menjalin hubungan yang halal, dan membuat keluarga, yang jika dengan kata lain punya anak, kurang lebih ya sama saja dengan yang mereka bilang tadi.

Di PSPA hari sabtu itu aku terhenyak, tersadar, tertampar, bahwa ternyata aku yang kukira sudah mendidik anakku dengan baik ternyata belumlah benar-benar baik. 

Aku memang sering menyisihkan waktu untuk menemani anak, tapi untuk membersamai anak, ternyata masih belum sempurna. 

Aku masih sering main gadget saat menemani anak. Ragaku menemani anak,namun alam pikiranku tertuju ke layar smartphone.

Web pribadi abah Ihsan


Mana yang lebih baik, anak-anak Broken Home atau Broken School? 


Dulu bagiku anak-anak Broken school adalah anak menyedihkan.

Tapi sesudah aku menjadi anak Broken Home, aku akhirnya menyadari bahwa apapun yang terjadi di luar sana, rumah adalah tempat untuk kembali, 

Asalkan ada rumah yang menaungi, ada orang tua serta keluarga yang hangat dan perduli, semuanya akan baik-baik saja. 

Ya, tentunya aku tahu, karena aku pernah pulang kerumah yang 'kosong' dan penuh pertengkaran. Tidak enak, tidak nyaman.

Abah Ihsan mulai membeberkan bukti Home iş better than School, misalnya saja salah satu ilmuwan dunia Thomas Alfa Edison yang saat masih kecil dikeluarkan dari sekolah karena dianggap tidak mampu belajar dan kemudian dididik oleh ibunya dirumah dengan sabar.

Sekarang siapa yang nggak kenal Alfa Edison?
Si pemegang 1.093 hak paten, salah satunya bola lampu.

***
Kami sudah bergabung :)

Pulang kerumah hari sabtu itu sangat berkesan.
Aku dan Bahnuuy sepanjang jalan Kandangan-Rantau terus berbicara tentang keluarga dan masa depan anak kami kelak.

Dalam hati kami berjanji, berjanji bahwa hal-hal yang kami tulis tadi akan benar-benar kami praktekkan.
Kami berjanji untuk menjadi Orang Tua Shalih, sebelum meminta anak-anak kami shalih :)

Rantau, 11 Desember 2016.
Ditulis dengan penuh emosi dan tekad.
Wednesday, December 21, 2016

GatsuOne がつおね, Solusi Belanja Outfit Fashion Jepang Masa Kini



[LOMBA BLOG]

Assalamualaikum~

Ngomongin keunikan macam-macam negara di dunia ini memang nggak ada habisnya.
Setiap belahan bumi selalu membawa cerita dan keindahannya masing-masing. Salah satu negara yang kukagumi adalah Jepang. Banyak hal-hal positif dari negeri matahari terbit ini, mulai dari prinsip bushido para samurai, semangat hidup dan kerja yang kuat, musik, manga dan anime, dan tentu saja, dunia fashionnya.

Yup, teman-teman Blogger pasti tau dong kalau fashion Jepang menjadi salah satu kiblat fashion dunia. Fashion Jepang terkenal dengan inovasi dan kreativitasnya yang seolah tak pernah habis. Bahkan, trend fashion Jepang ini mulai merambah ke negara-negara Asia yang bertetangga dengan Jepang, salah satunya adalah Indonesia.
Friday, December 09, 2016

5 RANDOM FACT ABOUT SYUNAMOM


Akhirnya sampai juga pada tantangan bikin Autobiografi dari grup Belajar Blogging. Yeay!

Apa itu Autobigrafi?

Nyontek di yahoo...
Auto/Oto artinya sendiri, bio artinya hidup, dan grafi/graphein artinya tulisan, jadi Autobiografi adalah tulisan tentang saya dari saya sendiri.

Tapiiii...
Berhubung nulis autobiografi kayaknya bakalan panjang banget... marilah kita bikin yang singkat-singkat saja. 
Saya akan bikin Random Fact About Me, 5 biji deh.

Dan karena saya nulis tentang diri sendiri, saya akan banyak nulis yang baik-baiknya aja. Saya nulis di blog, bukan portal berita jadi kalau nggak berimbang  its okay. Hehehe 😆

Ok,  langsung saja... Fakta yang pertama:

1. Semua sosial media saya (yang namanya masih bisa diubah sesudah melahirkan) mempunyai username SYUNAMOM. 

Kalian semua bisa mencari saya di Instagram dan juga Twitter dengan kata kunci 'syunamom'. Disitus komik saya juga subscribe pakai nama itu.

Oke, abaikan soal komik.

Dan dari namanya udah jelas mungkin ya, Syuna adalah putri pertama saya, dan saya emaknya, and I love my daughter so much! 

Jadi pas lagi bingung-bingung mikirin nama blog gak sengaja kecetus ide syunamom gitu aja.

Sekedar info, nama asli saya adalah Siti Zulaeha, kalau dulu pas coba-coba cari dengan nama itu di google, maka yang muncul adalah berita kasus euthanasia.
Lah, nggak bagus ini fengshui-nya. -_-

Terus pas saya gak sengaja bikin branding dengan nama syunamom itu tadi, ternyata google sering keliru dengan mengejanya sebagai tsunami.

Duh Gusti, kok nama musibah lagi... :(

Tapi belakangan udah bener sih kalau disearch, dicari syunamom maka nongol saya. Nggak ngawur lagi. Viva goggle sitemap!

Eh, ini masuk random fact gak ya. Hihi


2. Suka dengan komik, manga, anime, dan yang berbau yapan.

Ciri khas generasi 90an kali ya? 

Zaman-zamannya anime jepang menghiasi sepanjang hari minggu.

Percaya atau tidak, koleksi komik dirumah itu jumlahnya bisa dibilang... berlemari-lemari?

Banyak banget, Bisa bikin penyewaan komik lah kayaknya. Bukan koleksi saya tunggal sih, nyampur sama sodara-sodara yang lain.

Kakak perempuan tertua yang generasi 80-an koleksi komik serial cantik kayak Candy-Candy, Dragon Ball, Cooking Master. Sodara cowok koleksinya juga ke-lelakian kayak Samurai Kyo, Inuyasha, The Rave, Shounen Magz. 

Kalau saya dulu sempat koleksi Detective Conan sama Doraemon. 

Sekarang komiknya sebagian besar diangkut ketempat kakak tertua karena katanya anak-anaknya hobi baca komik.

Yo wis.

Masih ada anime di HD, 200++ GB. 
Serius, hasil ngopi ketempet temen. wkwkwk

Kalau mau, inbox aja ya... Dikasih free plus subtitle deh. 😆


3. Pecinta Minyak-minyakan


Ambisi besar dalam hidup seorang Syunamom adalah mengumpulkan tujuh bola naga  minyak. Minyak goreng, minyak tanah, minyak kelapa, minyak telon... eh, bukan.

Lebih spesifik lagi, minyak zaitun, minyak canola, minyak jarak, minyak argan, minyak jojoba, minyak almond, essential oil .

Ya, benar. I love Young Living Essential Oil, tapi harganya bikin dompet meringis. Jadi saya mencari alternatif yang bisa memberi kualitas nggak kalah, produk lokal.

Pokoknya salah satu prinsip hidup : oil is life. 



4. Anti boneka yang berbentuk manusia.

Kayae, mau secantik dan seganteng apapun bentuknya, boneka bagiku tetap menakutkan, bahkan Barbie kalau ditempat gelap pun terlihat seperti Chucky, serem.

Tapi keanehan itu entah kenapa nggak berlaku sama action figure, buktinya pas SMK diatas meja belajar bersusun beberapa action figure tokoh Conan Edogawa.

Ini mah saya aja yang doyan yak hahaha

via aliexpress.com


5. Tidak Suka Menjadi Pusat Perhatian.


Salah satu hal yang paling tidak saya sukai adalah presentasi tunggal. 

Suer.

Kata buku kepribadian tentang tips percaya diri yang pernah saya baca, anggaplah kalau audience adalah bayi yang masih kecil atau batok kayu, sesuatu yang gak berbahaya sama sekali. 

Tapi serius itu gak pernah berhasil. 
Gak pernah, sama sekali.

Saya jujur paling benci ditatap banyak orang, rasanya seperti ditusuk-tusuk pakai penilaian orang lain, jadi praktis kalau presentasi mau sukses, jangan serahkan tugas baca slide ke saya. Nggak bakalan kacau sih, cuma jarang sukses. lol.


Paling parah dulu pas masih SD, sampai pucat dan keringat dingin. Sekarang sih sudah mendingan berkat ikut training MLM. 😆

Kalau ada presentasi, saya lebih suka menulis, atau bikin slide. Mungkin itu juga kenapa saya bikin blog dan sempat jadi author fanfiction.

Berbakat atau tidak, nyatanya saya emang dari Sononya suka menulis. haha...


🍒🍒🍒


Nah, itu dia 5 Random fact about Me.

Bikin juga yuk supaya kita bisa saling mengenal :)

Sunday, December 04, 2016

[WEDDING] Seserahan Adat Banjar, Apa Aja Isinya?



Seserahan Adat Banjar, Apa Aja Isinya? - Assalamualaikum^^ Ngomongin wedding alias pernikahan dan tetek bengeknya mungkin akan terasa sangat seru. Persiapannya cukup kompleks dan tentunya setiap pasangan menginginkan hari bahagianya berjalan dengan sempurna.

Banyak point penting yang perlu mendapatkan perhatian dalam acara pernikahan, salah satunya adalah adat istiadat daerah masing-masing.

Tahu sendiri kan, kalau Indonesia itu budayanya luar biasa beragam?
Dari timur ke barat, masing-masing daerah punya adat istiadat yang khas.

Aku sendiri dua tahun yang lalu melangsungkan perkawinan dengan memakai adat Banjar.

Secara nih, baik suami ataupun aku sendiri memang berdarah asli Kalimantan, terus sama-sama dari banua lima (dari Tapin dan Hulu Sungai Selatan), kebetulan tinggalnya satu kota pula :D 

Meskipun begitu, kami nggak melangsungkan rangkaian adatnya dengan lengkap karena keterbatasan waktu, dana dan tempat, seandainya ketiga poin itu dapat dilakukan, tentunya akan kami tuntaskan ^^

Menurutku pribadi, prosesi adat perkawinan Banjar itu kalau diadakan secara lengkap memang lumayan rumit.

Ya relatif sih, karena pastinya masih ada adat yang lebih rumit lagi daripada adat banjar, tapi yang ini aja udah panjang prosesnya dan udah fix nggak bisa dilaksanakan.

Apa kabar kalau lebih panjang lagi? 😁

🌹🌹🌹

Karena menikah di usia yang relatif muda, aku bikin rekor masuk dalam daftar 10 orang yang pertama kali kawin sesudah lulus SMK, dan praktis, menjadi senior di dunia pasutri (ceilehhh, bahasanyaa... hahaha)

Mungkin karena itu ya, begitu ada beberapa teman deket pas SMK yang ketika dilamar dan berencana melangsungkan pernikahan, mereka pun langsung ngejapri lewat BBM atau WhatsApp dan nanya seputar nikahan.

"Leha, kemaren jujuranmu berapa? aku minta xxx kira-kira kebanyakan nggak ya?"

"Leha kemaren bikin kebaya dimana? Berapa ya kira-kira biayanya?"

"Eh, mahar uangnya berapa baiknya?

Hmmm.... malau kuingat-ingat lagi sepertinya 3 pertanyaan itu adalah pertanyaan yang paling sering diajukan. 

Mungkin seandainya aku punya akun ask.fm kalian bisa baca chatnya sendiri. Pertanyaannya panjang-panjang. hahaha...

Well, sebenarnya aku merasa hepi-hepi aja kok kalau ditanya dan dicereweti tentang hal-hal seperti itu. 😊

Soalnya sehabis menjawab pertanyaan dari orang-orang yang membutuhkan (membutuhkan? 😂) itu rasanya dapat pahala yang guedeeeee bangett. 

Ya hitung-hitung bantuin orang menuju halal kan ya? :D

Aku paham dan mengerti bahwa menuju pernikahan bukanlah hal yang gampang. Paham dan mengerti karena dulu aku juga pernah menjadi seperti mereka, dan lebih bingung lagi karena nggak punya teman yang bisa ditanyai dengan semena-mena.

Iya, soalnya nggak punya kontak siapa-siapa euy. 😑😂

Makanya, sekarang kalau aku ditanya-tanya seputar sasarahan, maka aku selalu berusah menjawab setiap pertanyaan dengan sememuaskan (?) mungkin, karena ya aku nggak mau ada yang merasakan bingung seperti aku yang dulu.

"Tergantung daerahnya sih, ditempatku xxx udah jadi patokan. Kalau di kota besar nggak tau ya berapa hehe"

"Ada beli, nggak bikin tapi kemaren pas acara nikahannya nyewa, pas nyambut tamu aja pakainya, nyewanya habis xxx semuanya"


"Mmmm.. mahar ya? katanya lebih kecil nominalnya lebih mulia, aku aja nyesel dulu kebanyakan mintanya. Tau gitu mending dananya dialihkan ketempat lain."

Dan udah deh, satu malam itu aku dan sang calon mempelai itu pun chat beruntun, sesekali mengobrol dan tanya-tanya dengan suami kalau ada yang kelupaan.

So, dalam rangka itulah aku pengen menulis post ini. Siapa tau nanti tiba-tiba ada temen yang pengen kawin terus tanya-tanya tentang barang hantaran/sasarahan (sama aja ya).

Sok atuh, mampir ke blogku aja ya, udah ditulis kok semuanya. Ehe. 😆

Langsung aja, aku akan rincikan apa saja seserahan adat Banjar yang ada dalam catatanku saat menikah dulu, ini dia list nya:

DAFTAR SASARAHAN ADAT BANJAR

1. Al-Quran plus tempat mengaji.

Wajib ada hukumnya untuk pasangan muslim, nomor 3 dan seterusnya masih boleh diskip kalau emang nggak bisa diadakan, tapi kalau 1 & 2 udah basic banget karena pernikahan diadakan untuk memenuhi separuh dari dien' maka tentunya di ke hidupan yang baru harus dibekali dengan bibit-bibit ibadah.

2. Mukena + Sajadah.

Karena ini gunanya buat sholat dan beribadah, ini juga sama kaya nomor satu. Boleh juga ditambahin sama baju koko kalau mau memberikan mempelai pria.

Tapi kalau aku kemaren cukup mukena dan sajadah untuk aku sendiri aja karena suami bilang nggak usah beli hantaran untuk barang-barang dia. 

3. Lampu.

Yupps! lampu. 

Bukan lampu bohlam merk phill*ps dan sejenisnya, tapi lampu duduk yang pakai minyak tanah.

Yang sarung api sama wadah minyaknya itu terbuat dari kaca itu loh, biasanya ada sticker perempuan cantik dibelakang pelindung kaca yang membungkus api (apa sih sebutannya yang tepat? Aku pakai bahasa sendiri aja ya disini 😂)

Contoh lampu minyak tanah
Sumber: Utuh Lingkun


Tau kan?

Gunanya sih yang pasti buat menerangi malam pertamamu lampu penerangan.

Aku nggak tau kenapa mesti lampu ini yang biasanya dimasukin, mungkin ini mengikuti adat zaman dulu ya, sejak lampu yang dipakai masih pakai minyak tanah, sampe sekarang udah pakai bohlam. 

Sekarang udah lumayan jarang sih ini dimasukin hantaran. 

4. Kosmetika.

Saatnya shopping centil. Hehe

Dibagian ini kalian bisa beli hal-hal yang berkaitan dengan beauty stuff, tapi jangan langsung kalap ya... 

Pertama-tama beli yang penting-penting aja dan yang pasti bakalan dipakai, produk yang kamu pakai sebelum menikah misalnya.

Dan plis, buang jauh-jauh keinginan duniawi buat nyempilin beli berbotol-botol toner SK-II. Belilah sabun mandi, sikat gigi, odol, facewash, bodyscrub dan kosmetika dasar seperti bedak, foundie, lipstick, atau krim wajah. 

Kalau budget yang dialokasikan masih sisa, ya lanjutin beli perintilannya sesuai keinginan.

5. Peralatan Mandi

Jelas dong fungsinya apa, ya buat mandi! 

(Kemudian ditampol para calon pengantin 😂).

Peralatan mandi yang dibeli nggak usah muluk-muluk, misalnya aja sepasang handuk sama piyama mandi khusus untuk pengantin. 

Kalau nggak sepasang, buat pengantin perempuannya aja juga nggak apa-apa kok. Yang penting sih buat perempuan, buat yang laki optional aja.

Biasanya piyama mandi sama handuk ini bakalan dibentuk jadi cantik banget pas pengemasan hantaran. Jadi pilih bahannya yang bagus ya 😊

6. Kelambu.

Namanya juga pengantin baru, ya pastilah nanti bakalan sekamar berdua. Iya nggak?

Supaya aktivitas pasutri (bobok maksudnya ✌) nggak terganggu gigitan nyamuk, makanya pasang kelambu dong. Hehe

Selain itu, kalau menurutku kelambu juga berfungsi menambah romantisme. Pokoknya kelambu itu beraura pengantin gitu. 😆

7. Seprei Set.

Bekal rumah tangga yang selanjutnya adalah seprei dan segala perintilan tempat tidur. Kemaren aku beli yang ada lengkap sama bed cover juga, tapi nggak sekalian sama selimutnya.

Sebenarnya kalau dilihat-lihat sih sekarang ini seprei set udah jadi semacam kado umum buat pengantin, ya?

Tapi kata tetua disekitarku kemarin , seprei set ini masuk list hantaran, jadi aku tetap beli.

8. Pakaian Dalam (Underwear)

Termasuk didalamnya panty, bra, korset, dan teman-temannya. 

Jangan lupa, tentu saja beli lingerie. Beli yang seksi ya, nggak usah pake malu-malu. HAHAHA #apasih 😂

9. Sarung (Tapih)

Bisa 2-3 lembar. Tapih bisa jadi alas tidur, alas mandi, alas luluran, alas duduk, sarung darurat peacilan, tangkuluk (topi?) dan banyak lagi, serbaguna lah pokoknya. Jadi juga jangan kelupaan dibeli ya.^^

10. Kain Baju Lengkap.

Misalnya kain brokat lengkap sama furingnya (betul gitu gak sih tulisannya?) 

Bisa juga sepasang baju couple, misalnya baju couple batik dress buat perempuan terus kemeja buat pria. Atau kedua-duanya juga gapapa. Itung-itung investasi buat kondangan, kerudung juga masuk dalam kategori ini. Kalau pengguna gamis tinggi disesuaikan dengan kebutuhan, yang penting nanti harus terpakai.

Jadi untuk poin ini, kalau nggak salah dulu itu aku menyediakan:

1. Brokat sekitar 1-2 M.
2. Kain furing sekitar 2-3 M.
3. Sepasang baju batik couple.
4. Satu lembar gamis.

MA NUUY & BAH NUUY

11. Baju Rumahan. 


Biasanya piyama sama daster. Piyama buat seragam mau tidur, kalau daster buat nginem atau ikutan #mahmudchallange 😂

Selembar piyama sama dua potong daster dengan kain yang bagus sudah cukup untuk memenuhi poin no.11 ini.

12. Alas kaki.

Alas kaki ini juga wajib ada. Biasanya barang untuk poin ini adalah selop (high heels). 

Nah, saranku kalau beli sepatu pilihlah yang kualitasnya paling baik. Nggak apa-apa sedikit lebih mahal. 

Kenapa?

Karena sepatu ini akan dipakai dalam waktu lama, dan tampil di tengah orang banyak pula.

Kalau bukan heels, maka flat shoes atau sandal juga bisa buat mengisi poin ini. Intinya, belilah alas kaki yang pasti dipakai

Buat apa beli mahal-mahal kalau nggak ada manfaatnya? #prinsip

13. Tas.


Seperti halnya sepatu, beli tas juga bisa dua macam. Yang pertama tas buat daily use, yang lainnya tas pesta buat waktu-waktu istimewa (buat kondangan misalnya).

Waktu itu aku cuma beli tas buat sehari-hari, karena aku sudah punya clutch sebelumnya. Dipakainya jarang-jarang jadi menurutku nggak usah punya double lah.

14. Sepasang ayam (jantan dan betina)

Ayam kampung, bukan ayam buras ya.

Cara membawa ayamnya, cukup dimasukin dalam tas yang terbuat dari anyaman purun yang sudah diberi lubang buat si ayam bernafas.

Ngomongin hantaran yang ada ayamnya ini jadi ingat sama sebuah peristiwa lucu.

Jadi dulu pas kakak tertua (si abang) kawin dan membawa set hantaran yang ada ayamnya ini kerumah mempelai perempuan. Si bungkusan isi ayam ini diletakkan dihadapan calon pengantin, dan sehabis ijab qobul selesai, ruangan tempat set hantaran ditaruh ini 'kebanjiran' tamu yang datang banyak sekali.

Ternyata si ayam kekurangan oksigen karena berebut dengan puluhan orang dalam ruangan kecil. Mana kipas angin letaknya jauh pula. Jadi habis acara selesai kedua ayam ini akhirnya teler dan semaput.

Maafkan kami ya, Ayam :(

15. Kayu Bakar

Kayu gunanya buat memasak. Karena slogan dari pernikahan adalah 'memulai hidup baru', maka disinilah maknanya.

Menurutku kayu bakar adalah lambang dari kesanggupan suami untuk memberikan rezeki yang halal untuk sang istri serta keluarganya kelak.

Dulu di dalam kotak sasarahan disempilin juga korek api sama minyak tanah oleh para tetua.

16. Buah-buahan

Jeruk, mangga, apel, anggur, kedondong, kelengkeng, nanas, dan kawan-kawan. Free aja bagian ini.

Toh buahnya juga bakalan dimakan kok nanti habis acara selesai 😁

17. Pohon Nyiur 

Maksudnya bukan disuruh bawa kelapa yang batang pohonnya gede dan tinggi itu ya, bukan.

Tapi cukup membawa buah kelapa yang udah keluar tunasnya dan siap ditanam, yang kayak lambang pramuka gitu.

19. Pohon Pisang

Pohon pisangnya juga cukup bawa anakannya doang, buat bekal hidup berdua. #eak

19. Beras Ketan dan Beras biasa

Nggak ada kaitannya sama sekali dengan hal-hal mistis, beras disini juga mungkin perlambang dari bekal menuju hidup yang baru.

Untuk berasnya sendiri nggak usah banyak-banyak. Secukupnya saja dan boleh digabung dengan poin no.20 supaya nggak makan tempat.

20. Bumbu Dapur.

Tulisannya sih cuma dua kata : Bumbu sama dapur, tapi barangnya banyakkkkk bingit!

Ada bawang merah, bawang putih, asam jawa, minyak goreng, gula, garam, kunyit, kencur, serai, lengkuas, dan sederet bumbu rempah serta keperluan dapur yang lainnya.

Ya, nggak susah sih, tinggal pergi ke pasar tradisional aja sebentar, semuanya ada disana. 😊

🕊🕊🕊

Hmmm... Panjang juga ya ternyata daftar seserahan adat Banjar ini.  Mungkin sekian aja dariku. Silakan drop komentar ya kalau ada tambahan lagi 😁

Custom Post Signature

Custom Post  Signature