EbMBK9LV3U2J5pqb5aBuXdjmVrgXJ3azcHngXLqi
EbMBK9LV3U2J5pqb5aBuXdjmVrgXJ3azcHngXLqi

Bagian dari Komunitas:

Bookmark

[REVIEW] Minyak cem-ceman dan Viva Hair Oil

[REVIEW] Minyak cem-ceman dan Viva Hair Oil - Hai, apa kabarnya hari ini? Kabar saya baik, dan Alhamdulillah bisa ngisi blog ini lagi nih ^^

Hari ini aku akan share review standar produk hair oil andalanku (dalam bentuk produk lokal). Sebagai informasi, tipe rambutku kering dan lurus.
Nah, buatku yang seharian suka menyembunyikan rambut saya ini karena berkerudung, maka masalah terbesarnya adalah rontok hebat.

Saya nggak ketombean, apalagi kutuan (lagi), tetapi masalah kulit kepala saya yang terbesar adalah... rontok. 

Dan rontoknya ini bukan main-main, saya jadi ngerasa diri saya seperti ular yang berganti kulit. Rambut saya jadi kayak meluruh. Dan gak cuma mengganggu kesejahteraan batin saya, tapi juga mengganggu senior roomaters dan junior roomaters yang juga mengeluhkan hal yang sama (dulu), yaitu rambut saya yang meluruh berceceran dilantai, padahal saya selalu nyapu lantai sehabis saya menyadari kerontokan rambut saya, toh masih ada yang lolos juga. Saya kan jadi malu, sebel dan geregetan.
Itu terjadi bertahun-tahun yang lalu.

Dari kejadian itulah saya menyadari satu hal, kerontokan gila-gilaan yang menyerang saya kemungkinan besar karena saya berhenti total memakai minyak rambut tradisional bikinan mama dan ditambah keseringan pakai sampo en kondisyener.

Ini perkiraan saya loh, perkiraan.

Kenapa jadi berenti pake minyak rambut alami bikinan mama? 
 
Karena waktu itu saya sekolah jauh dari rumah... jarang bisa pulang. Dan karena waktu itu dirumah sampoo adalah barang kamar mandi yang jarang banget ane pakai karena bosan merknya itu-itu aja (sampo legendaris mama). Alhasil begitu jadi anak kost yang bisa beli yang dimau, aku seperti burung lepas dari sangkar gak bisa ngeliat merek A-B-C-D dan suka kalap gonta-ganti partner haircare.

Makanya, begitu rambut saya bermasalah, saya mengambing hitamkan 2 faktor ini, karena ya dua hal itu cukup masuk akal.

Langkah pertama adalah saya mulai membeli minyak rambut.

Minyak rambut yang ada di supermarket terdekat saat itu. Karena salah satu filosofi kecantikan saya adalah :

“kecantikan rambutku takkan sempurna tanpa ada ritual minyak-minyakan”

saya gak terima komplain dengan prinsip saya diatas

BRACE YOURSELF! ini bakalan jadi postingan yang panjang :D
Pertama, saya akan membahas salah satu hair oil saya yang sangat saya suka.







Minyak urang-aring bening





Review Viva Hair Oil Urang-Aring


Sampai sekarang saya selalu nyetok minyak ini sebagai persediaan disaat terdesak.

Disaat saya nggak punya/kehabisan minyak yang saya suka, viva hair oil ini akan datang dan menjadi pahlawan yang sangat berjasa buat kemaslahatan rambut saya. Kalaupun saya gak pake, pastilah abang saya yang nyomot buat dia pakai. 

Isi : 60 ml 

Kandungan

Mineral Oil, Isopropyl myristate, Perfume, Eclipta Alba extract, Glyceryl linoleat, retinyl Palmitate, Butylated hydroxytoluene, CI 61565. 

Manfaat Urang-aring atau intip aja [link1] [link2]






Klaim :

Minyak rambut Urang-Urang dibuat dari Ekstrak urang Aring yang diperkaya vitamin A dan F, yang berguna untuk merawat kehitaman rambut dan mencegah kekeringan rambut dan kulit kepala serta membuat rambut tampak berkilau. 

Kemasan & Isi :

Dalam botol plastik berwarna putih dan berbayangan kehijau-hijauan (minyaknya bisa diterawang dari plastiknya ^^ 

Tekstur :

Cair, kental, berwarna hijau, berbau agak kuat. Cepat diserap rambut
-iya,rambutnya saya- 

Cara Pakai :Versi saya ada 2 macam : 

Day Oil
Tuangkan minyak secukupnya ketangan, oleskan pada rambut sampai terasa nyaman sembari dipijat-pijit kulit kepalanya, tutup mata dan rileks, jika perlu mendesahlah keenakan (dipijit enak tho?).
Lalu biarkan sekitar 30 menit. Lalu mandilah dan cuci rambutnya dengan air (buat meminimalisir baunya) sesudah itu sisir rapi. Metode ini cocok digunakan pas siang-siang. 
 
Night Oil
Tuangkan minyak secukupnya ketangan. oleskan pada rambut sampai terasa nyaman sembari dipijat-pijit kulit kepalanya, tutup mata dan rileks. Disarankan tidak berbunyi yang aneh-aneh seperti di metode 1 bekos saya sering pakai metode ini malam-malam. Selesai minyakan rambutnya bisa dibungkus semalaman atau alas tidur dilapisin tapih buat mencegah terdistribusinya bau-bauan aneh diatas ranjang anda. Selesai itu nona-nona bisa bobok cantik dan bangun dalam keadaan rambut yang awut-awutan. Pas bangun cepet-cepat lari kekamar mandi dan cucilah seperti metode no.1
[optional] oleskan vitamin rambut supaya rambut panjenengan jadi tambah wangiii.... 

Result on me :

Maknyuss... rambut jadi glowy, lembut, gampang disisir, dan mengurangi rambut saya rontok kekeringan ^^ saya suka karena baunya juga mudah hilang, semisal jika saya memakai minyaknya malam terus paginya saya keramas hasilnya baunya hilang! Dan yang tertinggal adalah rambut saya jadi lembut dan gampang diatur ^^ 

What I Love and what I dont really Love :

(+) Harganya bersahabat.
(+) Mudah dicari, karena saya nemu terus. hehe
(+) Hasilnya disaya bagus.
(+) Gak begitu nempel baunya
(-) Gampang hilang efeknya. 

Price :

Around 5500 – 7000 tergantung toko kosmetik anda.
[#curhat] parahnya saya pernah beli seharga 10.000 dan pihak toko bilang harganya naik, entah benar atau tidak, yang jelas adalah bulan berikutnya saya beli harganya kembali normal. 

Rating : 8.5/10.0 

Repurchase?

Yap, wajib nyetok.







Review Mustika Ratu Cem-Ceman Hair Oil 


Minyak rambut Mustika Ratu Cem-ceman ini kubeli ini pas kehabisan viva hair oil.Ini terjadi pas pulang kampung ke kota asal, karena putus asa sudah menanyakan 3 toko kosmetik dan ketiganya geleng-geleng cantik. Urgentnya rambut saya yang lama gak dibelai minyak menuntut saya buat membeli minyak apa saja yang saya lihat. Minyak rambut Mustika Ratu Cem-ceman ini adalah korbannya, karena ujung mata saya bisa menangkap wujudnya yang lumayan gede nampang di etalase.
Dengan hati senangpun saya pulang, malamnya pas saya makai metode 2 dan mau bobok disamping mama, mama protes karena baunya kuat yang setrong. 

[Percakapan Ibu dan Anak]
Ibu : bau ngapa nginih? Pina mangit banar ai.. (bau apaan nih? Tajam banget sih!.)
anak : ulun ma ai baminyak rambut niti.. (saya pakai minyak rambut nih mah..)
Ibu : kaluar ikam pada kalambu, mama kada kawa guring mun bebau kayaitu, basuh gin! (keluar kamu dari sini, mama gak bisa tidur kalo bau kayagitu, cuci sana!)
anak : /pergi kekamar mandi dan ngegalau dibawah shower/
Dan begitulah kira-kira percakapan saya dengan ibu saya malam itu,

Saya yang awalnya merasa sreg dengan bau minyak yang menurut idung saya ala jejamuan itu, tiba-tiba jadi kurang sreg lagi sama baunya, ngerasa jadi nyelekitt banget -__-

Mungkin idung saya plin-plan. hehehe


Isi : 175 ml


Kandungan

Elaeis guineensis (palm) kernel Oil, Eclipta Prostrata Extract, Tocopheryl Acetate, Aleurites Moluccana Seed Oil, Propylene gylcol, Aqua, Lawsonia inermis leaf extract, parfum, CI 61565 

Tentang Elaeis Guineensis alias Minyak kelapa sawit [disini] atau [disini]
Tentang Eclipta Prostrata alias Urang-aring lewat sinii [link1] [link2]
Tentang Tocopherol acetate alias Vitamin E [disini] dan [disini]
Tentang Aleurites Moluccana seed alias minyak biji kemiri [link1]
Tentang Lawsonia inermis leaf alias Daun Henna, or you know as 'pacar' [link1] [link2] :3
Kemasan & Isi :kemasan yang mirip dengan dengan yang cemceman penyubur rambut, berisi minyak yang menurut saya berwarna hijau-hijau lumut imut (?) konsistensi kental dan agak sulit meresap dirambut kering.


Result on me :

thick banget dirambut saya yang kurus-kurus batangnya, nyerepnya lebih lambat meskipun result akhirnya bikin rambut saya bagus, saya kurang suka baunya yang kuat. Sebagai info, saya senang memijit rambut saya pas ritual minyakan sambil merem menikmati, saking menikmatinya saya kadang bisa gak sadar menumpahkan banyak minyak dikepala saya dan kalo pakai minyak ini rambut saya jadi lepek, entahlah. T___T 

What I Love and what I dont really Love

(+) Final resultnya (sebenarnya) bagus.
(+) Harga lumayan bersahabat untuk isi yang lumayan banyak.
(+) Kandungannya bagus
(-) Baunya susah hilang
(-) Konsistensinya berat disaya.


Price

arounds 18.000 in my town


Rating 
7,8/10,0


Repurchase :
Mungkin, karena isinya bagus.


Ok, semoga reviewnya membantu ya. selamat berburu minyak urang aring! ^^


[DISCLAIMER] Tulisan ini dicopas dari blog saya yang sudah ditutup.
Pertama kali diposting pada Rabu, 19 Maret 2014.