Senin, Maret 20, 2017

Wanita Mandiri, Yay or Nay?

Wanita mandiri quotes, wanita mandiri itu, wanita tangguh, ciri wanita mandiri

Jadi wanita mandiri?

Wow, Kedengarannya keren sekali di telinga saya. Tapi sebelum kita bahas lebih lanjut tentang wanita mandiri ini, yuk kita lihat dulu dong sama-sama apa sih makna 'Mandiri' dalam KBBI, supaya nggak rancu sama kata-kata ini nantinya.

Mandiri /man·di·ri/ adalah dalam keadaan dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pada orang lain.

Jadi kalau ditanya yay atau nay soal seorang wanita itu kuat dan mampu berdiri sendiri, pastinya buat saya YAY BANGET. 

Karena apa?

karena hidup nggak selalu bahagia, kita sebagai wanita nggak bisa jadi sweets dan imut-anggun-menggemaskan disetiap keadaan.

Apalagi kalau kita sudah gede dan bukan anak kecil lagi. Tanggung jawab udah banyak, minimal ya mengurus diri sendiri kalau masih single.

Jadi emak-emak dan punya anak?
Apalagi! Tugas semakin banyak.

Dalam hidup akan ada masa dimana kita harus mandiri dan menguatkan diri sendiri.
Makanya, siapa yang berani bilang NAY sama wanita mandiri? 

Baca juga : Ike: Wanita Mandiri, Yay or Nay?

Jadi wanita itu berat, jendral.

Tugasnya bejibun dan 24 jam tanpa hari libur. Tugas berat seperti melahirkan dan mengurusi anak bahkan dihibahkan Tuhan pada makhluk yang bernama wanita ini. Kalau nggak mandiri, tugas-tugas ini bisa jadi nggak selesai semua.

Source : Pinterest

"Lebayyyy, sok iye ngomong soal mandiri bla bla bla. Noh, si ibu xxx bisa aja tuh santai, slow aja hidupnya. Sesembak jangan baper gitu donkz? Gak usah ngoyo"

Jawaban saya: Cobalah berempati.

Nggak semua wanita dihadapkan pada kondisi yang sama loh. Nggak semua dimanja dan hidup penuh kemewahan bak princess dicerita dongeng.

Sebagai gambaran nih, bayangkan aja misalnya ada sebuah keluarga yang anaknya banyak dan masih kecil-kecil, terus tiba-tiba suatu hari datanglah musibah, nggak disangka-sangka suaminya meninggal dalam sebuah peristiwa.

Sementara itu harta warisan sedikit dan kebutuhan hidup banyak. Hidup keluarga itupun mulai complicated, bagaimana selanjutnya mereka melanjutkan hidup saat sang ayah yang jadi tulang punggung sudah tiada?

Lucky, sang ibu mandiri, dia mengambil alih tugas suaminya dan mengusahakan agar dia dan anak-anaknya bisa hidup layak tanpa minta-minta, dia bertekad bisa berdiri sendiri tanpa harus menggantungkan diri pada orang lain.

Dia mandiri, dalam artian menolak untuk menjadi lemah, karena itulah dia pun akhirnya bisa hidup dan membesarkan anak-anaknya hingga sang anak dewasa dan bisa berdikari alias berdiri di kaki sendiri.

Dan sang ibu yang mandiri inipun menghabiskan hidupnya ditengah keluarga yang hangat, bahagia dan berkecukupan.
... And they live happily ever after.

Tamat.

Nah, gimana kalau seandainya wanita tadi nggak mandiri? Ya nggak tau deh... Beda lagi endingnya, mungkin pangeran akan datang.

*sorry, perumpamaannya ga bagus-bagus amat yak. He.

***

Trus, bagaimana kalau terlalu mandiri?

Saking kebablasan mandirinya nih, dia nyari duit sendiri, ganti galon sendiri, ganti tabung gas sendiri, perbaiki genteng sendiri, pasang paku didinding sendiri, cat rumah sendiri, bahkan dia lupa kalau punya suami dan Naudzubillah merasa lebih superior daripada suami.
Nah, itu gimana?

Ini dia yang ga boleh. IMHO.

Apa? Ga boleh mandiri? Kan katamu tadi wanita itu harus mandiri? Lupa ya?

Bukannya ga boleh mandiri, tapi jangan berlebihan.
Jangan lebay. Jangan over. Setuju dong kalau segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, berlebihan kan sifatnya setan :)

Percaya deh, yang namanya makhluk adam itu basically senang bisa terlihat hebat dimata sang hawa yang dia cintai, bagaimanapun letoynya dia sebenarnya.

Kalau si hawa ini udah duluan lebih sangar, lebih setrong, kelewat mandiri, si Adam jadi minder dong.

Ya iya kan jatah utama dia disana, kalau tugas itu sudah diambil alih, maka dia ibarat singa ompong, yang nggak bisa jaga wilayah -,-

Makanya saya sih, berusaha positive thinking aja karena kemarin ada ustadz (which is I really love his books) yang bikin kultwit dan salah satunya isi tweet-nya adalah kalau "wanita kuat, mandiri, dan nggak bergantung dengan yang lain itu nyeremin dan jarang ada pria yang mau dengan wanita tipe begitu".

Ya mungkin maksudnya yang over gini kali ya, Mungkin sih.

Macam ibu kos di Kungfu Hustle. HAHAHA

Source : LiveLuvCreate.com
Jadi perempuan itu emang nggak gampang.

Saya pernah baca ungkapan yang lucu dan sarkastik, berbunyi seperti ini:

"Jadi perempuan itu sulit, kamu harus berfikir seperti pria, bersifat seperti nona, terlihat seperti gadis muda, dan bekerja seperti kuda" LOL

Pak Ustadz, dakwah boleh-boleh aja (wajib malah, kan ya?)
Tapi twitter adalah micro blog, mesti cerdas menulis dalam 140 karakter supaya nggak melukai perasaan orang lain, dan tentu saja, jangan rancu dan multi tafsir. 
Dakwah itu contohkan kebaikan, jangan bikin baper gitu dong Tadz. Hehe

Saya feminis? nggak dong. Ini cuma pemikiran saya pribadi.

Saya banyak melihat dari lingkungan sekitar tempat saya dibesarkan, dan tentunya dari sudut pandang perempuan. 

So, saya sih YAY sama wanita mandiri dan juga yakin kalau kemandirian perempuan nggak menakutkan kok :)
... dan pastinya masih ada lelaki yang mau sama wanita mandiri. Udah dijamin di Lauhul mahfuzh tauk.

5 komentar on "Wanita Mandiri, Yay or Nay?"
  1. Aaaa aaa aakuu yessss... *logat anang. Tapi mang mandiri ada batasnya.. Aku setuju..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asikkk di vote sama mas Anang :D

      Hapus
  2. Kalau saya Mandiri dan BCA, yang transfer mau nyangsang ke mana terserah dah. Lalu gimana cara mengisi keduanya? Ya saya kudu mandiri bekerja. Nyambung kagak nyambung pokoknya cewek mandiri itu kalau buat saya bukan masalah yay or nay, but it's a must, daripada saya nggak makan dan jadi gelandangan di Jakarta ini, haha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Juaraaaa dah komennya miss Nita, mandiri itu sebuah keharusan :)
      Iya ya, asal nggak kebablasan sama suami :)

      Eit Ketauan deh banknya, fee kan biasanya lewat dua itu :p

      Hapus
  3. Wanita mandiri yay laaa..
    Yg jelas wanita harus punya passion buat membahagiakan orang disekitarnya. Tapi Jangan sampai passionnya over sampai kebablasan mandirinya.. Nice post leha.. :)

    BalasHapus

Halo, terimakasih sudah mampir yaa :)
Silakan tinggalkan komentar, Insya Allah saya kunjungi balik ^^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature