Jumat, Februari 24, 2017

Pasutri Ideal : Mesra Di Media Sosial?


Seperti Apa Pasutri Ideal itu? - Pertanyaan seperti itu dulu pernah mampir dipikiranku.

Yup, karena masih tergolong pemain baru dikancah per-pasutri-an, aku penasaran dengan titel pasangan ideal ini.
Dan ternyata nggak perlu waktu lama buat mengerti sedikit perihalnya karena belakangan ada kejadian cukup mengejutkan yang berhubungan dengan pasutri ideal, dan nggak jauh-jauh sih sebenarnya, kejadiannya ini kudengar langsung dari salah satu mantan pasangan yang kukenal baik.

Mantan pasangan?
Lha, kan tadi ngomongin pasutri ideal? Oke, baca dulu dari awal ya...

Plis cerita ini ambil ibrah alias pesan hidupnya aja ya ^_^

---

Alkisah ada dua sejoli...

Mereka berdua dikenali sebagai pasutri romantis. Konon, cerita cinta mereka dimulai dari bunga kampus yang bertemu dengan pangeran kampus.

Aku sendiri percaya karena mereka emang good looking banget, yang perempuan cakepnya bukan main dan yang cowoknya ganteng bukan kepalang (meskipun masih tetep gantengan suami eike dong ah. Hahaha XD). 

Bahkan sampai mereka menikah dan punya anak, kabarnya masih ada fans dan para mantan yang mengharapkan buat balikan lagi.
Dan ini sepertinya juga benar, karena dia pernah ngeluh dikirimin pesan melulu sama mantannya.

Mereka berdua selalu kompak buat rutin update di sosial media, yang isinya mayoritas tentang kebahagiaan dan mesranya kehidupan pribadi mereka.

Mulai dari foto rumah yang bak istana, foto selfie didalam mobil kaum kelas atas, foto gadget-gadget keluaran terbaru,  staycation di hotel mewah, pakaian bermerek dan lain-lain.
Semuanya terpampang jelas laksana mading, nyaris semua disetting publik, semuanya bisa melihat dan membacanya.

Dan... diantara komentar-komentar mereka berdua, sesekali terselip kata 'muah' 'iloveu' 'kamu cantik banget punya siapa sih?' 'yang ganteng ada yang gandeng?' dan lain-lain.

Pun adapula foto kecup-kecup manja mereka.

Yup, kamu nggak salah baca, foto kecup manja dengan ekspresi yang nggak nahan, captionnya? Apalagi.

Gimana? Udah panas yang jomblo?
Eaaa... lanjut.

Pokoknya saya mah sudah maklum aja deh kalau buka sosmed pas kebetulan lagi lewatin update post dari mereka.
Aku mah apa atuh, dinding rumah bolong-bolong, gadget masih yang tahun kemaren-kemaren, jarang libur karena terikat kerjaan. Tapi eits, saya nggak iri kok. tenang...

Saking terlihat bahagia dan sempurnanya isi sosmed mereka, ada beberapa teman saya yang bahkan menyematkan gelar #familygoals dengan mereka.

Tapi sesudah cerita manis bak gula itu, tebak apa yang terjadi berikutnya?

Yap, benar..
Mereka adalah mantan pasangan yang tadi, mantan pasangan karena belakangan mereka sudah berpisah.

HAH?

Asli deh, siapapun yang kenal mereka didunia nyata, -apalagi cuma dunia sosmed- bakalan akan sangat terkejut dengarnya, dalam hal ini termasuk didalamnya saya dan suami.

Yaiyalah, pasutri romantis yang mesra abis yang ono, masa semudah itu? Ini nggak serius kan?

Ah, palingan cuma bertengkar, sebentar juga selesai...

Begitu kira-kira batinku pas pertama kali mendengar desas-desusnya.

Kebetulan sang istri yang biasanya sering bertemu denganku saat itu mulai jarang nongol, jadi nggak bisa cross check kebeneran beritanya juga.

----

Ternyata nggak habis sampe situ, tau-tau tersiar kabar baru bahwa suaminya pulang membawa istri baru. EH? Kan belom ketok palu (saat itu) dipengadilan? Masa udah ada istri lagi?

Satu alam gempar, buka sosmed lihat di foto sih istrinya yang baru ini cakep. Di foto ya.

Dan pas banget pas jalan-jalan sore di taman kota, ternyata kami berpapasan sama sang suami dan istrinya yang baru.
Saat itu pertama kali saya bertatap muka si perempuan, yang kemarin-kemarin cuma saya lihat di foto.
Jujur aslinya dia memang cantik, ayu banget. Tapi kalau dibandingkan sama yang pertama, aku akan bilang yang pertama lebih cantik.
Itu kalau yang suami nyari yang cantik ya :(
Tapi ya kok bisa lebih rela memilih perempuan dan meninggalkan anak-anak?

Ah, tapi yaiyalah, rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau kan? Apalagi kalau lihatnya pas lagi jatuh cinta, bakalan lupa sama tanggung jawab yang diemban.

Dan sejak itulah, kulihat gambar-gambar mesra dengan istrinya yang pertama mulai menghilang, digantikan dengan foto mesra bersama istrinya yang baru...

Tragisnya adalah, dia mengenal istrinya yang baru di akun yang sama dengan akun dia memamerkan hidupnya bersama istri yang dulu.


***


Berkaca dari kejadian itu, akhirnya aku jadi mengerti salah satu hal yang penting dalam sebuah hubungan.

Bisa dibilang sih, ini adalah fakta yang membuatku pikir-pikir lagi tentang pendapat mayoritas orang yaitu pasutri ideal adalah yang mesra di media sosial.

Kemesraan bersama pasangan seharusnya hanya jadi konsumsi pribadi.
Dan garis merahnya adalah :

  • Jangan berlebihan deh kalau lagi mengekspos kehidupan pribadi kita, karena sosmed bukanlah buku diary tempat kita menuliskan semua rasa dan rahasia, kecuali kita alay. Dan juga hati-hati niat kita berubah jadi Riya', niat yang awalnya cuma berbagi kebahagiaan berubah jadi pamer.
  • Selain itu juga jangan lupa buat tetap berdo'a kepada Tuhan, semoga pasangan kita saat inilah yang akan menemani kita sampai hembusan nafas terakhir. Yaa, mau gimanapun juga jodoh kan rahasia Tuhan dan nggak ada yang jaminan apapun sampai kapan bakalan ada disamping kita. Makanya do'a zaman sekarang itu "semuanya ga kita sehidup sesurga" ;)

Kalau kuingat lagi, ada beberapa kejadian yang menjadi bahan renungan. Saat itu ada teman yang kebetulan lagi bermasalah dengan suami, berceritalah dia (mungkin karena sudah nggak tahan) kalau dirumah itu suaminya kadang cuek, nggak peduli, sibuk sendiri dan lain-lain, intinya sekarang lagi terasa 'hambar' gitu lah, dan sebelum yang lain membuka mulut memberi saran, dia (si istri pasutri mesra) langsung nyambar,

 "Kamu aja kali yang kurang ngasih perhatian, makanya tubuh tuh ya dirawat, dandan... Nggak bisa juga kali dia melulu yang dikomplain, kita juga mesti lihat diri sendiri juga"

Jleb!

Suer ya, yang lagi curhat ini ibu-ibu beranak tiga dan kelihatan banget kalau dia lagi kurang piknik, dia cuma lelah. Sahutan seperti itu nggak pas pake banget keluar saat itu.
Yang curhat jadi makin sedih dapat respon seperti itu. Dan bukannya sadar, dia malah meneruskan dengan kalimat "Kalau suami saya dirumah emang peka ya, biasanya saya nggak minta apa-apa ulang tahun dibawakan nganu-nganu-nganu.... dst"

Pffft, kok kesel ya?
Ini sih kok kayanya malah sekalian pamer gitu. Hal ini terjadi beberapa kali, kadang dia menertawakan masalah rumah tangga yang lain. Mungkin dia nggak sadar ya saat itu.

Pals, kalau Tuhan mau nyabut nikmat itu gampang banget. 
Sekali lagi, gampang banget.

Nikmat jodoh, nikmat harta, semua nikmat tanpa kecuali. Nggak pake lama dan nggak pake nunggu. semuanya Bablas, tinggal ceritanya doang, kaya cerita ini. Sepertinya mustahil untuk bisa balik lagi seperti dulu.

---

"Oh, kalau begitu terus nggak boleh pasang foto keluarga dong, kan nanti bisa over expose, riya?
Ya nggak juga sih, saya pribadi pun masih memasang foto profil keluarga saya, sesekali juga upload foto dan caption manis buat suami.
Tapi nggak pernah lah foto ciuman. Sangat sangat-sangat tabu menurut saya. Terserah sih kalau via japri hehehe

Jujur saya sangat respect terhadap mereka yang nggak pernah upload foto keluarga, bahkan gambarnya sendiri di sosmed, kontrol dirinya kuwat banget bray. Saya belum bisa ternyata :|

"Terserah dia dong mau mosting apa kek, gambar inilah itulah, sosmed ya sosmed dia juga..."
Ngg.... Masing-masing orang punya pemikiran juga sih, entah itu di sosial media mau sakarep dewe dengan prinsip "my sosmed, my rules".

Tapi plis, jangan sampai kamu melupakan privasi sendiri.

Hubungan pasutri adalah hubungan yang sakral, dibuat oleh dua orang yang berjanji sehidup sesurga sepenanggungan seumur hidup, keintiman adalah hal yang privasi.

Pasutri ideal adalah pasutri yang membagi hubungannya sedikit saja dengan dunia luar, dan menikmati madu manisnya berdua saja.

Kalau menurutmu?
Drop you thought on comment box!
30 komentar on "Pasutri Ideal : Mesra Di Media Sosial? "
  1. Hai moms. Sebagai seorang yang masuk ke kancah per-pasutri-an, aku setuju sama tulisan di atas. Aku juga sering liat pasangan-pasangan (entah itu yang udah nikah atau belum) suka pamer kemesraan di sosial media, bukan sinis sih, tapi yang berlebihan gitu kan bikin orang risih ya, sosial media emang tempat untuk berekspresi tapi bukan berarti ladang curhat masalah pribadi, sayang banget kalau sesuatu yang bersifat personal malah melebur di ruang publik, malu banget kalo ternyata endingnya malah tragis, sama kayak cerita mbak di atas. Muehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah. Aku typo. Itu maksudnya "Belum masuk ke kancah blahblah." Hahahah, untungnya aku kesini lagi yak x'D

      Hapus
    2. Hahahahaaa eh iya ya, sepintas tadi heran lho bacanya, typo toh Ternyata XD

      Cerita keluarga sih sah-sah aja, cuma jangan berlebihan dan over kalau ekspos, eh apalagi kalau yg pacaran ya? Jangan banget deh.

      Hapus
  2. Heheh.. aku jarang foto ma suami dan uplod Mbak. Dianya nggak mau dan aku jaga bener privacynya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi itu foto biasanya kan mba, apalagi foto panas xD

      Hapus
  3. warning, untuk diri sendiri mbak, makasih uda ngingatin. karena kalau sudah bekeluarga , hal-hal yang berbau privasi dan urusan rumah tangga, nggak baik dipublikasi. tabu . makasih ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurutku begitu, apalagi habis ada kejadian gini loh mas.
      aku jadi bener-bener aware supaya privasi dan urusan intim ya urusan dalam aja.

      Hapus
  4. Aku paling ga bisa ngumbar kemesraan sama pasangan, dan iya bener, kalo ada apa-apa kan malu, semedsos udah tau begini begitunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau sudah begini mau gimana lagi kan mbak, nasi sudah jadi bubur.
      Jadi bahan pelajaran buat kita semua.

      Hapus
  5. duh ketok2 meja mba wkwkwkk untung aku masih terbilang jarang wkwkwk yg ada kebaynkan foto selfieku..duh gmn y rasanya jd si istri pertamanya :/ hancur hayati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh teteh, yg penting kan gada foto panassss. foto selfie wajar donk, blogger mesti eksis :D

      Kita doakan semoga blio bs tegar dan kuat ya teh Bella 👌

      Hapus
  6. Hi..hi. Sosmed ku fotonya anak2 mlulu mbak. Sama kucing, pas blm ilang. Abis aku sendiri risih klo liat sosmed isinya selfie mlulu --padahal editan kliatan bnget, mesra2an..
    He eh, sepakat..harus tetep ada privacy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting privasi masih terjaga ya mom ^_^

      Hapus
  7. Setuju mba, semua kebahagiaan emang ga perlu diumbar nanti ga spesial donk yang buat diri sendiri
    dan tentunya juga beresiko kalau kebanyakan pamer di sosmed

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi kalau udah menjurus ke arah membandingkan sama urusan rumah tangga orang lain, terus ujub merasa pasangan kita lebih ini lebih itu dan lain-lain, wah kayaknya ini deh paling bahaya buat ditulis di sosmed. Akibatnya bisa cepet balik sama diri sendiri :(

      Hapus
  8. Pelajaran berharga ya, mom, sebaiknya mungkin enggak kebablasan menggunakan sosial media utk hal2 yang privasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali, tapi ternyata orang beda-beda ya :)

      Hapus
  9. Duhh kok sama yahh.. Aku sempat iri lihat teman yg pasang foto sama pacarnya mesra banget di mana2 Nggak di Ig nggak di bbm. Sementara pacar akuu sudah setahun lebih pacaran cuma pasang foto berdua satu doang di IGnya. BBM jangan tanya jarang banget.
    Sempat protessa juga sihh katena butuh pengakuan. Terakhir kaget pas tahu teman yg sering foto mesra itu pacarnya selingkuh. duh. Nggak menjamin pasang foto sama pacar mggak selingkuh hahahah yang bikah aja isa cerai.

    Aku jadi mikir hidup di jmn sosial media begini, kita benar2 butuh pengakuamm banget yah Mbakk... Dan kadang kita jadi melakukan segala hal untuk terlihat sempurna. jd ingat kata seorang bijak.
    Kalau bahagia kau jadikan sarana agar orang memujimu, apa yg kau dapat untuk dirimu?

    Duh panjang benar komenku
    salam kenal yah Mbakk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mbak, gak papa komennya panjang, saya malah suka kok bacanya :)

      Kalau dibilang iri ya kayaknya nggak ya, cuma awalnya merasa risih aja sama update kehidupan pribadinya itu, terlalu private menurutku ((Menurutku)), emang masing-masing orang toleransinya beda-beda yaaaa. Ada juga yang setuju-setuju aja semua jadi cerita dipost :D

      Mungkin awalnya dia cuma berniat buat berbagi kebahagiaan kali ya sama teman-teman didunia maya, tapi karena belakangan berlebihan kok kayaknya niatnya mesti dipertanyakan lagi deh.

      Sekarang cuma bisa mendoakan semoga blio tegar dan setrong menghadapi cobaannya 🙏

      Hapus
  10. Ada dulu teman yang upload foto mesra di FB. Saya like fotonya, dan dia mention, "Lo nggak ngiri kan, Nit, heheheh..." 5 years later, mereka bercerai karena suaminya selingkuh nggak lama dia melahirkan anak kedua :) That's life!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, seringkali kalau udah merasa 'lebih' dari orang lain Tuhan bakal memberi warning agar nggak sombong, pastinya berat ya mbak kalau sampai tahap seperti itu...
      semoga kita dapat belajar dan dia mendapatkan pengganti yang lebih baik :)

      Hapus
  11. setuju mba, segala yang berlebihan itu memang gak baik, sering jadi bumerang...
    mensyukuri bkn berarti harus pamer

    BalasHapus
  12. Apalagi kalau pemerin foto mesranya diniatin buat panas-panasin mantan ya mbak, ealahhh..

    Saya juga jarang pasang foto bersama suami di medsos meskipun pernah juga sih, yang sering tuh bersama anak kan yaa..

    Setuju bahwa hubungan suami istri itu sangat privasi dan nggak perlu dipamerin ke umum yang penting kita yang ngejalanin nyaman dan bahagia. Semoga suami kita adalah yang pertama dan terakhir, yang akan mengantarkan kita ke surga, aamiin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabbal aalamiin. Semoga kita semua bisa ya mbak :)

      Hapus
  13. Hemmm mbak iya mbak, aku juga ngerasa gt sih. Kadang jg aku mikir ini berlebihan ga ya kalo posting foto sama si mas calon misua, takutnya jd alay. Ya ssekali sih emg posting foto bdua yg manis gt, tp jg kdg takut. Takut 'kebablas' dan tuhan blg 'hey nduk, kamu udah berlebihan! Kurangin gih pamernya'

    Emg syusah ya ngontrolnya. Nulis di blog jg skrg aku lbh hati2 sih kl pas nulis ttg dia. Takut jatohnya pamer

    Srg sebel kl ada temen yg udah merit hobinya masukin dapur orang laen dan blg 'kayak aku dong, istri paling beruntung dinikahin dia. Aku orang paling bhgia'
    Ya tuhan, kalo sama2 cinta ya pasti nganggep dirinya 'orang paling beruntung' lah

    Duh smoga kita nggak bablas ya mbakk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin... I feel you.

      Meskipun susah ya kalau udah cinta, dlm hati pasti deh si dia yg paling kece sejagad raya, yg penting nggak jumawa, itu aja :)

      Hapus
  14. Mama nura.. Tulisannya keren sekali.. Aku seneng banyak isi positif dan membangun.. Memang mbak kdang kita sulit juga mengendalikan orang yang seperti itu.. Yang penting kita sedikit demi sedikit merubah diri untuk menjadi orang yanv lebih baik..
    Semangat selalu mama nuraa menjadi low profile !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat! Aku nulis sekalian buat reminder diri sendiri supaya gak kebablasan pamer pasangan :)

      Hapus
  15. Mama Nuraa... aku suka sekalii sama tulisannyaaa.... so deep.. setuju bangeet.. jadi awalnya aku yang pengen foto agak mesra sama suami, tapi dianya suka ngga mau, katanya takut bikin iri yang lain yang belum nikah. Hehehe.. ternyata bener juga mesra di sosmed belum tentu langgeng dan longlast. Yang paling bikin aku ketawa geli itu "karena sosmed bukanlah buku diary tempat kita menuliskan semua rasa dan rahasia, kecuali kita alay" hahaha setuju bangeeet *tepok tangan* Iya suka gemes ada aja loh udah suami istri yang lagi ada masalah rumah tangga malah update status berantem di sosmed, haduuuh.. jadi tontonan publik... (amit amit) Itu dia suamiku juga selalu mendidiku yang namanya udah nikah itu kalau ada masalah rumah tangga diseleseikan bersama aja jangan bocor ke orang lain kayak ortu atau mertua. Kelaar itu maah apalagi di sosmed... hihi Thanks for sharing ya mbak.. Smoga rumah tangga kita selalu ideal dan langgeng di mata Allah yaa yang paling penting. Amiiin :)

    www.inkaparamita.com

    BalasHapus

Halo, selamat datang di Blog mama Nuuran. (^^)v

Tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya,jangan lupa sertakan link supaya kita bisa saling mengunjungi~

Terimakasih sudah mampir.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature