Sabtu, Agustus 13, 2016

Cerita Nikah Muda : (Ternyata) Jadi Pengantin Remaja


Cerita Nikah Muda
– Setiap pasangan punya cerita masing-masing gimana mereka yang awalnya orang asing satu sama lain, seiring waktu tiba-tiba jadi jatuh cinta. Ada pepatah, dari mata turun kehati. atau seperti quotes dari negeri jawadwipa “Witing tresno jalaran soko kulino” atau istilah cinlok alias suka karena sering bertemu. Hal-hal seperti itu memang terjadi disekitar kita.
Setidaknya, dalam pernikahanku, itu yang terjadi.
Serius ini mah, bukan naskah sinetron. HAHAHA



Berprofesi sebagai drugs seller sehari-hari membuatku bertemu banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari orang awam yang bener-bener nggak tahu obat-obatan, kecuali betadine dan apitamol (tablet parasetamol yang diiklanin sampe sekarang di radio lokal), bidan, perawat, analis kesehatan, ahli gizi, rekam medis, radiographer, dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, dokter sub spesialis dan lain-lain.
Intinya, banyak orang dari banyak lapisan.
singkatnya, saya bisa dipanggil ‘tukang obat’.  Tapi jangan bayangin saya jualan dipinggir jalan sambil menghampar kulit buaya sama minyak bulus yahh. bukan.

Dari sekian orang pembeli… siapa yang tahu, ada satu orang disana yang bakalan jadi jodoh? Siapa yang tau kamu bakalan nikah muda? Gak ada yang tau. Gak pernah ada orang yang bisa menduga. Yup, yang namanya rahasia Tuhan emang mantab banaaa...



Mau beli minyak bulus?
sumber
Banyak pertanyaan dari orang sekitaran sesudah kami menikah.
salah satunya adalah “ketemu dimana?” maka jawabannya adalah Apotek.

Here the story begin…

Selepas lulus dari salah satu SMK Kesehatan, aku (yang saat itu) ingin melanjutkan kejenjang berikutnya alias Apoteker mendapatkan syarat dari mamake. Katanya beliau mau nvgeliat progresku dulu gimana selama satu taon, baru beliau ngasih izin buat kuliah keluar.
fyi, universitas yang menjadi impianku dulu adalah Ahmad Dahlan, tapi berhubung jarak yang jauh dan biaya yang mahal nggak nguatin, maka target tujuan berikutnya adalah UMS.
Dan gak main-main, riset standar nilai masuk, tanggal perkiraan pendaftaran masuk gelombang I, gelombang II dan gelombang asmara, gimana jenis soalnya, tips serta trik dari kakak-kakal mantan senior di SMK pun kupelajari. Bahkan perkiraan biaya hidup sampai mau ngekos dimana sudah aku tulis dicatatan khusus. Semua data kuperoleh dari hasil browsing serta informasi dari teman-teman yang sudah lebih dulu kuliah disana.

Some kind of ambisius?

Pokoknya saat itu kuakui diriku on fire. Darah muda bergejolak, ibarat kata mungkin sudah macam Cat Women lagi PMS, protes dikit sama cita-citaku bakalan kucakarin tuh orang. Tapi mau gimana lagi, ternyata sesudah ‘diaudisi’ Bunda tetap gak kasih restu, beliau bilang disini aja. Di Kalimantan. Nemenin beliau. Mama gak mau gue pergi kuliah jauh-jauh sampai ke Jawa sana.

simply, my mom worried how her stupid girl will survive this cruel world.

Dan aku saat itu berusaha menerima, Manut dengan orang tua adalah kewajiban dasar seorang anak. Meskipun jujur, sedih.
Namanya juga impian, ada yang kesampaian dan ada juga yang nggak.

Bahkan Benzitta pun bisa menangis.
sumber
Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit. -Ali bin Abi Thalib-".

Yup, 
siapa yang menyangka (bahkan aku sendiri) bahwa disinilah aku akan bertemu dengan calon suami (sekarang udah resmi suami yesss). Sesudah kekecewaan yang ku alami karena gagal kuliah impian, aku mulai menata diri kembali dan ternyata ngggak begitu sulit, akupun searching di internet beberapa kampus yang bisa jadi alternatif tempat kuliah di Banjarmasin dan… sesudah menimbang plus minus, fix akhirnya akupun mendaftar di salah satu Akademi di Banjarmasin.

Hari pendaftaran tiba, sesudah meminta restu sang Bunda dan pamit pada orang-orang dirumah, aku berangkat ke Banjarmasin seorang diri, dengan satu niat : KULIAH. 

Aku berangkat pagi-pagi karena ternyata jadwalku masuk kerja hari itu shift malam pukul 6 sore. Sesampainya di Banjarmasin, aku langsung menuju kampus, daftar dan ngurus segala-gala-gala yang perlu diurus. Bismillah, moga lulus! Ngambil jalur ekstensi emang gak begitu mudah karena lumayan banyak peminatnya. Tapi Alhamdulillah, namanya rezeki ada di kampus sini ya ternyata aku lulus.



Lulus test masuk kuliah
sumber
Saatnya pulang…
Taksi yang kutumpangi berhenti tepat didepan tempat kerja. Aku langsung bayar dan berlarian a la sprinter karena jam sudah menunjukkan jam 6:30 dan adzan maghrib bahkan sudah berkumandang di salah satu mesjid dekat sini. 

“Bang, maaf telat. Baru datang dari banjar”

“Iya gapapa cepet masuk”

Well, partner kerja hari ini lumayan kooperatif, raut wajahnya saat aku telat datar-datar aja. Kalian harus tahu, dia orang paling sangar disini. Vokal dan sering mengeluarkan kata-kata sepedas Bon Cabe level 15 dipadukan Basreng Maicih. Tapi hari ini matanya teduh, seteduh Sirup Marjan cocopandan ditengah bulan Ramadhan.

Dan malam itu, kami kerja seperti biasa. dengan pasien yang tidak seperti biasanya. Buanyak macam orang jualan pisang goreng. Kami kewalahan, apalagi aku yang siangnya sudah terkuras perjalanan bolak-balik Rantau-bjm dan ngurusin ini itu soal kuliah. Hulk juga bisa ngidam bantal kalo kaya gini. hahaha

Sampai jam menunjukkan pukul 9:15 para pembeli masih berdatangan dengan tiada ampun, kami mulai klenger. sampai akhirnya pasien mulai sepi…

“tutup yok, sudah malam”

Akhirnya! hahahahahha
sumber
ALhamdulillaaaaaaah…. kata-kata yang ditunggu akhirnya keluar.

“Oke kak” jawabku (pura-pura) kalem sambil membayangkan empuknya bantal dirumah.

Baru aja mulai beresin sisa-sisa ‘peperangan’ ternyata datang sebuah mobil berplat merah, kami berdua pun beradu pandang sambil tersenyum hambar saat mengetahui siapa yang datang.
siapa emang? jadi yang datang ini adalah salah satu pelanggan setia kami which is… lumayan cerewet.hehehe
tapi beliau kalau lagi ‘shopping’ pasti berjeti-jeti, jadi pelayanannya mesti maksimal...
Yup. kalau kata pedagang, pembeli adalah raja.

Ternyata, tak lama sesudah sang juragan pertama datang, datanglah juragan kedua.
Sama-sama mengendarai mobil berplat merah. Keduanya pun mempunyai spesifikasi yang sama.
Fix sudah, buyar khayalan buat cepet-cepet bertemu bantal dirumah…

Akhirnya sesudah bersibuk-ria memenuhi pesanan para agan-aganwati  itu, mobil-mobil berplat merah itu berangkat dari parkiran apotek. Pas lihat jam tahu-tahu udah hampir jam 10 malam.
larut malam banget ini maks. Mesti cepat pulang… maklum, ane gak pernah pulang malam-malam kalau gak izin duluan, orang rumah pasti khawatir.

And here we meet…
tetiba sebuah motor mampir, seorang lelaki ganteng berwajah teduh dan imut melepaskan helm dengan dramatis seperti potongan film india dengan background musik suara desahan seksi.
ok, aku lebay, 
sebenarnya biasa aja. dia lepas helm, dan langsung menuju kedepan apotek.

gambar sekedar ilustrasi, suami gue lebih ganteng plis,
sumber
Percakapan

“Ada jual obat hepatoprotektor lah?”

Ada mas, beli saja aku. aku akan melindungi hatimu.
Becanda, bukan itu jawabannya. karena pertama, aku gak dibeli. aku dilamar. Apa pula lah ini. skip…

“Adanya Cuma Curcuma tablet ka”

“ mmmm….Beli lima strip ya…”

“Nggih, xxx ribu ka”

“Makasih…”

“sama-sama”

udah. gitu aja. sederhana ya…
ngomong-ngomong ini bukan pertemuan pertama, karena dia sering mampir beli obat kesini. Tapi yah, malam itu segalanya terasa begitu spesial. tanpa ada martabak diantara kami.
who knows, he will be father of my childrens.

***
Singkatnya, alur berjalan sesuai dengan ketentuan…

Singkat kata, kami bertemu. Berbicara serius.
Dia bilang dia gak mau pacaran, dia menginginkan level yang lebih tinggi.
Pernikahan. Dia mau langsung melamar.
And stupid me, I reject his proposal.

bego ya? saat itu, ya.

Seorang gadis 18 tahun menolak untuk menikah. Dia pengen mengenal lebih dalam. Saat itu dia benar-benar terseret arus Jahiliyah.
Penolakan ajakan nikah saat itu adalah salah satu keputusan yang paling buruk sepanjang hidupku. Salah satu ya. hehehe. Kalau aku disuruh lagi memutuskan jawaban pertanyaan itu sekarang, sesudah mengenal dia luar dan dalam. tentu saja jawabannya adalah:

ABSOLUTELYYY, YESSS I DOOOOOOO.



semangat ngetiknya nih, capslock sampai jebol. hahaha…

Setelah bertahun-tahun mengenal dia, aku sangat yakin karena aku tahu pasti, dia adalah pria terbaik didunia selain ayahku. Semoga dia baca ini dan besok ngasih kado tas hermes original bersertifikat, aamin.

Dan begitulah, sesudah satu tahun menjalani hubungan yang berstatus haram, yaitu berpacaran. (Ya, aku sangat menyesal kenapa mesti pacaran, sangat menyesal karena itu adalah awal yang gak varokah).
Tepat pada 10 Juni 2014, Aku resmi dilamar diusia yang ke-19 tahun. 
Ngomong-ngomong 10 Juni, ditanggal yang sama tahun depannya ternyata dapat kado dari Allah, yaitu kelahiran anak pertama! Qodarullah yang indah banget. Alhamdulillah :D

Lalu, aku yang saat itu berstatus mahasiswi-semester-tiga pun memutuskan untuk menikah. 

Yup, kayak judul filmnya Wim Umboh zaman emaknya ini emak masih bocah, Pengantin Remadja.


Tsaahhhh!! Nyomot potonya yamada taro bahaha
sumber
Kok kayanya buru-buru? kalau kalian membaca postingan ini dari awal tentu tahu, kami tidak terburu-buru, kami sudah lama mengenal dan keluarga sudah saling tahu dan memberi restu.
Salah satu pertanyaan yang lucu dan menggelitik dari pernikahan saat masih duduk dibangku kuliahpun sempat terlontar secara tersirat, yang kalau diterjemahkan to the point kira-kira begini :

“kalian nggak married by accident kan?”

Jlebb.
Pertanyaan gitu langsung menancap ibarat panah Lars Andersen. Tapi nggak keren sih kaya doski karena terlalu ngawur.
Ya menurut ngana? Pas nikah perut saya emang gede karena banyak lemaknya. tapi…
Silakan hitung lagi deh jarak dari bulan saya nikah kebulan saya melahirkan. Nggak MBA kok pak, bu.

Setelah aku dilamar, akupun kawin, tak lama kemudian hamil, dan bahagia selamanya.

Tapi tunggu. Kawin bukan berarti kisahnya habis dengan happy-ending, kalau kata JYJ itu hanyalah “New Beginning”.

Ibaratnya keputusan untuk menikah muda saat itu adalah baru pergi  kepelabuhan, beli tiket, tahu jadwal keberangkatan dan naik kapal buat menuju destinasi berikutnya. Perjalanan masih panjang. yang semoga, dengan izin Allah, suatu saat nanti bakalan sampai berdua dengan selamat.

Hanya sebuah permulaan kecil,
sumber
Jadi… Pelajaran moralnya yang bisa diambil adalah
  • Hormati orang tuamu. Ibu dan Bapak dirumah adalah pintu rezeki dan surga. Anggap orang tuamu adalah raja, jadi titahnya pasti ada ‘imbalan’-nya kok. minimal ya dapat pahala…
  • Jangan pacaran, nikah aja.Dengan catatan… yang lelaki bisa ngasih nafkah lahir bathin, yang istri tahu tugasnya. Noh liat Larissa Chou sama Alvin. Adem kan kalo bisa kaya gitu.
  • Menikah saat kuliah itu gak salah. Selama kamu tanggung jawab dengan segala konsekwensihnyah.
  • Sebelum mencari imam, jadilah makmum yang baik.
  • Menikahlah karena Allah, Bukan cinta doang. Bijak banget ya kata-katanya, hahaha.tapi percaya aja deh…
    sesuatu yang diniatkan mencari ridha Allah itu gak bakalan ngecewain.
  • Niat baik, cara baik, Insya Allah berhasil baik. Trust me, its work kalau kata L-Men.
Yes.
sumber

Mengutip quotes dari Lulu El-Hasbu, “suamiku hadiah Allah”. 
Saya selalu percaya suami yang baik untuk istri yang baik, kebetulan saya dikasih Allah yang baik, artinya adalah saya harus memperbaiki diri saya sampai sama baiknya. Gitu sih menurutku.

Ngomong-ngomong aku gak masuk team #AyoNikahMuda yahh, meskipun sendirinya nikah umur 19 taon HAHAHA.. tapi aku masuk team #NikahKalauMapan sama #KalauSiapNikahJanganDitunda.
wkwkwkwkwk

Karena apa? Jika semua syarat kejenjang selanjutnya udah oke, ngapain nunda lagi?


Wassalam
2 komentar on "Cerita Nikah Muda : (Ternyata) Jadi Pengantin Remaja"
  1. Alhamdulillah jika jodoh datang cepat dengan laki-laki yang bertanggung jawab ya. Yang penting si perempuan sudah ikhlas menerima, orangtua senang & Allah meridhoi.

    BalasHapus
  2. Benar sekali itu mak, udah lengkap semua syaratnya kalau Allah udah meridhoi :D

    BalasHapus

Halo, selamat datang di Blog mama Nuuran. (^^)v

Tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya,jangan lupa sertakan link supaya kita bisa saling mengunjungi~

Terimakasih sudah mampir.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature